
Angell menatap mata Alex dengan tajam...
"Aku ingin bicara kepadamu sekligus memberi peringatan." liriknya tajam.
"Katakan..."Alex menyadarkan tubuhnya di mobil.
"Ini pertemuan kalian yang pertama jadi kendalikan dirimu Alex, aku tak tau apa maksudmu sebenarnya tapi aku tidak akan membiarkan kau merebut posisi Wili di hati anakku." Angell berseru dengan ekspresi tidak terima.
Alex menegakan tubuhnya, ia sudah cukup sabar menghadapi Angell namun kesabarannya mulai menipis. Angell masih saja egois mengenai Wili. tidak cukupkah pengorbanannya melepaskan Mike bersama dengan Angell dulu, tak bisakah Angell sedikit mengerti perasaannya sebagai seorang ayah ketika menatap darah dagingnya untuk pertama kalinya. mengapa bahkan ketika Wili sudah meninggalpun mereka harus bersaing..mengapa hanya dirinya yang selalu mengalah.? dulu ya dia mengalah namun sekarang tidak lagi....
Alex mendekat hingga mereka kemali saling menatap tajam.
"Sepertinya kau senang sekali menguji kesabaranku Angell."
"Itulah kenyataannya Alex, kau selalu bertindak semaumu."
"Aku cukup sabar untuk menahan mulutku dan tidak mengatakan kebenaran pada Mike, dan seharusya kau bersyukur Angell."
Angell menggelengkan keaalanya gerah...
"Kau memang menahan mulutmu tapi tidak semua tindakannmu, kau merebut perhatian Mike agar melupakan Wili." ucap Angel dengan nada tak suka.
"Dia anakku."
"Anak Wili juga karna Wili yang merawatnya.."
"Oya..itu karna aku terlalu mencintaimu dan menjadi lemah membiarkan kau dan anakku menjadi milikknya, tapi sekarang berbeda..Wili telah meninggal dan Mike adalah anakku dan aku akan menjadikan diriku sebagai ayah satu-satunya bagi Mike dan untuk kau...Angell..jika sekali saja kau mengujiku lagi maka aku tak akan segan-segan untuk menghukummu." ancam Alex dengan nada yang tegas...
Alex memutar tubuhnya dan segera masuk ke dalam mobil. kemudian melaju dengan kecepatan tinggi hingga Angell hanya menghela nafas. matanya berkaca-kaca. ia tak bisa membiarkan Mike melupakan Wili apalagi jika Mike tau kalau Alex adalah ayah kandungnya. bagaimana kalau Mike menerima Alex dan melupakan Wili. bagaimana jika Mike akan menolak pergi ke makam lagi ketika mengetahui Wili bukan papa kandungnya...Angell menjadi pucat dan begitu terkejut sendiri....apa yang harus dilakukannya.?
"Bunda...." sapa Mike di belakangnya membawa keranjang berisi bunga untuk di bawa ke makam.
Angell menoleh dan tertegun, melihat Mike dengan patuhnya membawa bunga untuk menemui papanya di makam. tidak...Angell sungguh tidak rela jika Mike harus melupakan Wili tidak...Oh Wili apa yang harus dilakukannya sekarang..bagaimana melindungi Mike dari Alex.? Angell memijit dahinya yang terasa sakit.
💖💖
Hari pentas drama tiba.....
Mike tampak bersemangad hari ini karna bunda dan paman Alex berjanji untuk hadir, Mike bahkan telah terlanjur bicara dengan teman-temannya jika bundanya akan datang ke pertunjukan dramanya untuk pertama kalinya. Mike tak berhenti tersenyum pagi itu bahkan ketika temannya Mikha menghampirinya Mike selalu menyunggingkan senyumnya.
"Kau senang sekali hari ini."
__ADS_1
"Yah..bunda akan datang melihat pertunjukanku." ucap Mike dengan senyum tampannya.
"Bundamu sangat cantik." puji Mikha.
"Yah...terimakasih Mikha." ucap Mike melanjutkan memakai kostum seorang pangeran.
Mikha menganggukan kepalanya dan meninggalkan Mike untuk memakai kostum putri salju.
Keduanyapun bersiap-siap, karna sebentar lagi drama akan segera di mulai.
💚💚
Alex menutup labtobnya dengan senyuman puas. ia telah menyelesaikan penandatanganan dokumen penting. melorik jam di tangannya Alex tersenyum. ia meraih earphone dan menghubungi sekertarisnya.
"Aku akan pergi sekarang, batalkan semua janjiku hari ini." ucap Alex dengan penuh penekanan. usai berkata Alex berdiri meraih jassnya dan segera keluar ruangan.
💙💙
Angell menatap makam Wili dan anakknya dengan airmata yang jatuh, semalam ia bermimpi sangat buruk bahwa Alex membawa dirinya dan Mike pergi dari sisi Wili hingga suaminya itu sangat sedih. bahkan anaknya yang lain juga menangis...dan Angell terbangun dan tak bisa memejamkan matanya lagi.
dan pagi harinya ia sudah datang ke makam untuk mencurahkan semua perasaannya. Angell merasa lega jika sudah berada di makam dan berbicara dengan Wili seakan suaminya masih ada disini dan mendengarkan dirinya.
"Aku tidak akan membiarkan Alex merebut anak kita Wili aku tidak akan membiarkannya." ucap Angell dengan kesedihan yang dalam....
Angell menjatuhkan tubuhnya di atas makam..dan merenung disana.
❤❤
Alex sampai di sekolah Mike dan segera masuk, ia bisa melihat Mike sangat tampan memakai kostum pangeran, dia seperti seorang pangeran. Alex mendekati Mike dan tersenyum..Mike tampak begitu senang karna paman Alex datang dan menepati janjinya.
"Kau sudah siap."?
"Ya paman...apakah aku tampan."?
"Kau sangat tampan Mike."
Mike tersenyum tipis namun kemudian matanya mencari-cari karna tidak menemukan sosok Bunda yang begitu ia harapkan.
ia menatap mata Alex dengan mata berkaca-kaca, ia takut jika bunda kembali mengingkari janjinya. kali ini Mike akan sangat kecewa.
"Paman...mana bunda."? tanya Mike dengan wajah penasaran..
__ADS_1
"Paman langsung datang dari kantor, apakah bunda belum sampai juga."? ucap Alex mengerutkan dahinya
"Yah..."Wajah Mike terlihat sungguh kecewa...
Alex menghela nafas, bagaimana bisa Angell lupa..bahkan mereka serumah, apakah Angell tidak diingatkan Oleh Mike.?
"Apakah kau tidak mengingatkan bunda pagi ini, mungkin saja ia lupa..bunda pasti sangat sibuk.." Alex mencoba menenangkan.
Mike menggeleng lagi...
"Bunda sudah tidak ada ketika aku bangun tidur..bunda pasti ke makam papa lagi." ucap Mike hampir meneteskan airmatanya.
Betapa ia ingin menunjukan kemampuannya di hadapan bunda, betapa Mike ingin membanggakan bundanya di hadapan teman-temannya namun sepertinya ia harus menelan rasa kecewanya lagi dan lagi.
Alex mengepalkan tangannya, entah apa yang Anell pikirkan hingga mampu membiarkan anaknya menunggu dan menunggu...
"Mike, paman akan menemui bunda dan membawanya kesini." ucap Alex hendak pergi..
"Jangan pergi paman." suara Mike berubah menjadi serak... hati Alex seperti di remas dengan kuat..ia mendekati Mike yang begitu terlihat kecewa.
"Mengapa..bukankah kau mau bunda."?
"Sebentar lagi drama akan di mulai, jika bunda mencintaiku dia akan datang tapi sepertinya papa lebih berarti dariku..aku mengerti." Mike seolah menyimpan kemarahan di dalam dirinya.
"Bisakah paman tetap tinggal dan menonton pergunjukan dramaku."? pinta Mike lirih.
Alex memejamkan matanya ikut merasa sakit, sudah berapa lama putranya menderita begini, mengapa Anell buta dan tidak merasa bersalah menyakiti Mike.?
Alex memeluk tubuh Mike dan seketika itu pecahlah airmata Mike, entah mengapa ia begitu nyaman di pelukan Paman Alex, yah...selama ini dia selalu menangis sendiri, mengapa pelukan ini begitu nyaman.??
"Paman akan ada disini dan menonton pertunjukan dramamu sampai selesai." ucap Alex berjanji.
Mike mengangguk dengan sorot mata yang begitu beku.....
💝💝
Angell keluar dari area makam dan terkejut ketika melihat ada pesan masuk di ponselnya...
Alex
"Kau melupakan janjimu Angell, datang sekarang atau kau...akan kehilangan Mike untuk selamanya."
__ADS_1
Angell begitu terkejut.....
"Bagaimana bisa aku melupakan pertunjukan drama Mike." Angell menggeleng marah pada dirinya sendiri.. dengan cepat ia menghampiri mobil dan melanju menuju sekolah Mike.