
Mike menatap wajah Keyla yang terlihat pucat dan menyentuh dahinya..
"Bagaimana kalau kita ke dokter saja Keyla."? tatap Mike cemas..
"Tidak Mike aku baik-baik saja, bisakah kita mampir ke ke apotik, aku harus membeli vitamin." ucap Keyla dengan wajah yang pucat.
"Baiklah sayang." Ucap Mike lalu membimbing Keyla keluar kamar....
Keduanya keluar dari lift dengan langkah yang sejajar. Mike meraih tangan Keyla untuk memegang lengannya. Mike tak merasa risih atau menjaga imeg di hadapaan para pegawai yang menatap iri pada Keyla secara terbuka. ia benar-benar telah melupakan dendamnya dan ingin menjadikan Keyla wanita satu-satunya di dakam hidupnya. Mike telah jatuh cinta pada Keyla, dan menyerahkan hidupnya pada wanitanya.
Mereka melangkah beriringan menuju pintu keluar,
membuka pintu mobil lalu Keyla masuk kedalamnya di ikuti Mike.....
💖💖
Wilard turun dari mobilnya dengan wajah gusar, ia baru saja mengunjungi Damar di rumah sakit dan merasa terkejut karna Damar terluka sangat parah di bagian wajah dan harus memperbaiki hidungnya yang patah akibat pukulan Mike, juga luka di pelipis dan bibirnya yang mengalami luka cukup serius.
Wilard sungguh merasa kesal dan marah pada Mike, ia semakin gencar ingin memisahkan Mike dan Keyla..pria itu mengepalkan tangannya dengan kuat...
Tari yang melihat kedatangan Wilard tersenyum, mereka sudah berbaikan dengan Wilard yang setuju membiarkan Keyla memilih sendiri sesuai pilihan hatinya, antara Mike atau Damar....
"Sayang....kau sudah pulang."
Wilard menyambut tubuh Tari dan memeluknya dengan erat, dan memberi ciuman di bibir istrinya dengan singkat...
"Aku sangat lelah sayang." bisik Wilard membiarkan Tari menuntunnya ke tempat duduk...
"Kau harus lebih rilex sayang, jangan terlalu memaksakan diri bekerja." ucap Tari mengambil segelas air untuk suaminya. itu adalah kebiasaan Wilard setiap pulang kantor ia harus minum segelas air dari istrinya.....
Wilard menatap Tari dan tersenyum......dan meminum segelas air di tangannya...
"Aku pikir kita berdua butuh liburan sebentar." ucap Wilard..
__ADS_1
"Liburan."?
"Yah...bagaimana kalau kita ke pulau saja."?
Tari tersenyum ia juga sudah rindu dengan pulaunya yang menyimpan banyak kenangan bagi kisah mereka berdua...
"Hmmm......akan kupikirkan Wilard."
"Aku ingin kita berbulan madu lagi..."
"Bagimana dengan Keyla..apakah dia juga ikut."?
Wilard tersenyum...
"Kau lupa dia harus ke kota K untuk kuliah...aku ingin dia mulai mandiri, karna tanggung jawab perusahaan akan ku alihkan kepadanya, aku sudah tua Tari."
Tari terkekeh mendengar Wilard yang mengakui dirinya sudah tua, yah...Keyla semakin dewasa dan mereka menjadi semakin tua. namun Wilard tetaplah pria tampannya, meski rambutnya sudah sedikit memutih...
"Apa kau yakin akan melepas Keyla sendirian di kota K...dia bahkan tidak bisa mengurus dirinya sendiri...kau memang pria tuaku yang tampan." bisik Tari menyandarkan tubuhnya di bahu suaminya..
"Dia sudah 18 tahun dan kita akan mengawasinya dari jarak jauh, bibi Meri akan ikut dengannya disana..dan orang kita akan menjaga Keyla disana."
"Bagaimana kalau kita meminta Mike menjaga Keyla."? ucap Tari membuat wajah Wilard berubah tajam, namun ia segera membungkusnya dalam senyuman....
"Mereka belum datang pada kita dan meminta restu sayang, bagaimana aku bisa menyerahkan putriku pada pria yang bahkan belum berani berkata ia mencintai Keyla di hadapanku."ucap Wilard tegas...
Tari hanya mengangguk...kali ini Wilard benar, meski Mike sudah jujur tentang perasaannya pada Tari, namun ia belum berkata apapun pada Wilard sebagai papa Keyla, jadi saat ini Tari hanya berharap Mike segera jujur dengan perasaannya.
Suara mobil memasuki gerbang depan membuat Wilard dan Tari saling memandang...itu mobil Mike dan Wilard sudah tidak tahan lagi...Mike adalah pria yang kejam bahkan mampu membuat Damar sekarat, bagaimana bisa ia menyerahkan Keyla..putrinya yang berharga pada pria ini.?
Mobil berhenti dan mereka berdua keluar dari sana,..dan menghampiri keduanya.....
"Papa...mama,...." jerit Keyla yang manja, ia langsung menghambur ke pelukan papa dan mamanya...
__ADS_1
"Putriku..kau sudah pulang." Wilard mencium kening Keyla dengan penuh kasih sayang...
"Selamat sore, paman dan bibi." ucap Mike menunduk sopan....
"Terimakasih Mike kau sudah mengantar Keyla.."ucap Wilard tersenyum dengan ramah hingga Tari terkejut...jika Wilard bersikap terlalu ramah itu berarti suasana hatinya menunjukan kalau ia membenci Mike..yah..sudah hampir 19 tahun mereka bersama dan Tari sangat hafal semua sikap Wilard. Tari menatap suaminya dengan tatapan tajam..apakah Wilard sedang merencanakan sesuatu di belakangnya...?
"Aku ingin bicara dengan paman dan juga bibi." ucap Mike dengan wajah yang serius..
Sementara Keyla menjadi gugup, berulangkali ia mengirim isyarat agar Mike mengurungkan niatnya namun....pria itu tak bereaksi sedikitpun.....
"Keyla...masuk dan mandilah sayang setelah itu baru makan, biarkan papa dan mama bicara dengan Mike." ucap Tari pada putrinya....
Keyla mengangguk...
"Baiklah mama." sesaat ia menatap ke arah Mike yang juga menatapnya dengan senyuman yang menggambarkan bahwa Keyla tak usah cemas, semua baik-baik saja.
Keyla tersenyum seolah tau arti tatapan Mike lalu melangkah menuju rumahnya...ia juga harus memastikan sesuatu dan semoga saja hasilnya keliru, hamil di usia muda sangat mengerikan, batin Keyla...
Keyla melompat dengan wajah yang sumringah, ia senang jika Mike berani menghadapi orang tuanya demi dirinya...
Astaga..ini bahkan belum setengah dari 30 hari waktu yang ia janjikan....Keyla merasa bahagia, ketika hatinya berdebar....
Keyla masuk ke dalam kamarnya dan melempar tasnya sembarangan, namun ia langsung masuk ke dalam kamar mandinya dan mengunci dirinya disana...jemarinya gemetar tanda ia sangat gugup.
Keyla tertegun menunggu hasil tespek dengan wajah cemas.....sesaat kemudian muncul dua garis yang menunjukan jika dirinya positif...Keyla menjatuhkan alat tespek di tangannya dengan dramatis, ie menggeleng seakan tidak percaya dengan pandangan matanya sendiri...
"Hamil..."? desah Keyla dengan wajah yang pucat...
"Hamil.......aku...Hamill."? air matanya menetes ketakutan.
Bagaimana ini...apa yang harus ia lakukan, bagaimana jika orangtuanya tau, Keyla harus bagaimana....mengapa ini terjadi kepadanya.....
Tidak....ia harus memberitau Mike tentang kehamilannya..agar Mike menolongnya, ia tak tau harus bicara pada siapa lagi......
__ADS_1
Keyla segera keluar dari kamar mandi dan ingin menemui Mike..........