Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Tekanan


__ADS_3

Tari meremas kedua jemarinya dan berusaha menekan rasa gugupnya. ia mendekati Wilard yang terlihat stress..yah...ia tau kalau Wilard sudah sangat merindukan putrinya Keyla setengah mati. hingga suaminya itu terlihat selalu terbawa emosi ketika tersulut sedikit saja, suaminya berubah menjadi sosok yang kasar...mereka akhir-akhir ini sering bertengkar karna hal yang kecil.


"Ehem...aku..ingin pergi ke rumah bibi karna dia sedang sakit."


Bibi yang dimaksud Tari adalah saudara jauh dirinya dan kak Zefanya....tempat tinggalnya berada di luar kota.


Wilard menatap tajam ke arah Tari...


"Baiklah...Keyla sudah meninggalkan aku dan sekarang kau melakukan hal yang sama Tari."


Tari memejamkan matanya...mencoba menahan semua perasaannya...


"Sayang...aku hanya.."


"Pergilah.....kau juga tak ada gunanya dirumah ini Tari, kau selalu membantah semua perkataanku dan sering memihak Mike....entah dimana putriku sekarang..aku benar-benar muak padamu." lirik Wilard tajam...


Tari meremas jemarinya dengan kuat........


"Wilard..percayalah putri kita baik-baik saja, aku yakin kau akan bertemu dengannya sebentar lagi.." ucap Tari membujuk...


"Benarkah...kapankah itu...kalau aku menemukan putriku maka aku akan membawanya pergi agar Mike atau siapapun tidak akan bisa menemuinya."


"Wilard...kau tidak bisa bicara begitu...mengapa kau keras kepala sekali soal Keyla, biarkan dia memilih."


"Tidak...aku tidak akan mengijinkan dia pergi dariku...dia tak akan bisa bersatu dengan Mike....selama aku masih hidup Tari...kau dengar itu."? teriak Wilard meninggalkan Tari yang hanya tertunduk lelah.....


Memegang gagang koper ia pun melangkah meninggalkan kediaman mereka dengan hati yang benar-benar sedih. ia tak tahu harus melakukan apa, di satu sisi ia ingin sekali Wilard mengerti jika pria itu menahan sedikit saja egonya mungkin semuanya tak akan terjadi seperti ini. sedangkan di sisi yang lain...entah bagaimana caranya Keyla bisa ada bersama Sean. pria itu...entah apa maunya lagi, yang pasti Tari tau jika Sean pasti menginginkan sesuatu darinya. Tari akan menghadapi Sean...demi putrinya.


💝💝


Tari menatap sebuah bandara kecil dari atas pesawat yang di naikinya. jantungnya berdebar ketika ia merasakan kegugupan luar biasa. yah..kedua jemarinya saling bertautan...bagaimanapun saat ini ia berada jauh dari negaranya dan putrinya berada di bawah kekuasaan Sean...


"Silahkan turun nyonya...mobil sudah menunggu anda." ucap salah seorang pramugari kepadanya.


"Baiklah...terimakasih." Tari tersenyum dengan terpaksa....


Para pengawal Sean berjumlah 5 orang termasuk supir, ada 2 mobil yang akan mengawal mobilnya dari belakang.


Tari memijit pelipisnya sedikit cemas..apakah yang ia lakukan ini sudah benar..apakah keputusann dia ke negara ini akan membuatnya bertemu putrinya..?


Tari tertegun ketika mobil berhenti di sebuah Hotel yang tinggi menjulang di hadapannya...


"Nyonya...tuan Sean sudah menunggu anda di kamar 1313."ucap supir sekali lagi menunduk ke arahnya..

__ADS_1


"Baiklah.." Tari kemudian turun dan melangkah menuju lobi Hotel.


Sudah ada seorang pegawai Hotel yang menunggunya dan siap mengantar...


"Lewat sebelah sini nyonya, kita akan naik lift khusus." ucap pegawai Hotel itu penuh hormat..


Tari melonggarkan tenggorokannya......lalu melangkah mengikutinya. melalui lift pribadi akhirnya Tari masuk...hatinya sungguh berdebar..mengapa harus di Hotel..mengapa tidak di luar saja...mengapa Sean melakukan ini..apa lagi yang ia inginkan.?


"Ting......"


Pegawai itu lebih dahulu keluar untuk menunjukan jalan kepadanya. hanya ada satu kamar yang ada di lantai 40 ini dan Tari semakin menguatkan genggamannya pada tas kecilnya...


Pegawai itu lalu mengonfirmasi kedatangannya dan sesaat kemudian pintu terbuka, ia pun melirik ke arah Tari...


"Silahkan masuk Nyonya..."ucapnya sopan lalu melangkah meninggalkan Tari yang masih mematung di depan pintu....


Astaga...apakah dia sudah gila, dia seperti wanita bayaran yang sedang di panggil ke Hotell untuk melayani...


Tari hanya menghela nafas lalu melangkah masuk.......


💔💔


Tari tertegun ketika ia menatap ke arah sosok seorang pria yang sedang menunggunya.....


"Apa kabar Tari." Sean tersenyum penuh rencana.......


💞💞


Keyla menatap pemandangan ikan di kolam dengan mengutak atik ponselnya..di rumah paman Sean sungguh indah, semua kebutuhannya sudah tersedia ia tidak perlu keluar rumah, dan tentu saja ini persembunyian yang aman baginya dan juga anakknya....


Keyla mendesah.......ia akhrinya bisa merasa bebas dan tidak ada tekanan di dalam hidupnya. baik tekanan dari papa atau Mike yang hanya kenyakitinya. disini paman Sean bersikap seperti ayah yang perhatian padanya, ia selalu mengijinkan Keyla melakukan apapun asal tidak berbahaya bagi kendungannya....


Keyla mengusap perutnya......kemarin ia sudah mendengar detak jantung anakknya hatinya berdebar senang. yah....bayinya tumbuh di dalam sana dengan sehat....Keyla sudah tidak sabar untuk bertemu kembali....di saat-saat seperti ini ia merindukan sosok Mama...Keyla bahkan rindu jika mama ada di saaat ia melahirkan nanti...Keyla sangt berharap keajaiban jika mungkin ia bisa bertemu mama lagi.


"Nona Keyla selamat pagi.." Keyla membeku mendengar suara yang begitu familiar di telinganya.......ia pun menoleh dan begitu terkejut.....


"Roland."? jeritnya dengan senang..ia pun berdiri dan Roland langsung memeluk tubuhnya....


"Apa kabar Keyla." bisiknya senang..


Mereka lalu melepas pelukan............


"Aku baik-baik saja Roland tapi bagaimana bisa kau ada disini..kau dan paman Sean..."

__ADS_1


"Dia pamanku..adik dari ibuku Keyla."


"Hah.."? Keyla membeku mendengar penjelasan Roland..


Roland hanya tersenyum melihat kebingungan di wajah cantik milik Keyla..pria tampan itu lalu membimbing Keyla untuk duduk.....


"Aku akan menceritakan segalanya agar kau tidak bingung lagi."


"Tentu saja..kau harus melakukannya."


Merekapun duduk....


"Jadi sebenarnya paman Sean mengirimku ke kota itu untuk menjagamu."


"Menjagaku...tapi mengapa."?


"Paman...dia pernah mengenal ibumu Keyla mereka sangat dekat dulu dan dia hanya bermaksud melindungimu..lalu aku kesana dan kita bertemu."


Keyla menghela nafas....apa yang terjadi sebenarnya...


"Lalu apakah kau...benar-benar seorang dosen.?


Roland tertawa...


"Aku pemilik perusahaan di kota ini, alasan satu-satunya aku ke kota itu hanya untuk menjagamu."


"Hanya untuk menjagaku kau tidak berbohong Roland."?


Roland mengangguk meraih jemari Keyla dan menggenggamnya.......


"Aku tidak berbohong Keyla..kau tau betapa aku sangat marah ketika Mike menyakitimu dan kau hampir keguguran, aku bisa saja membunuhnya namun....aku tidak melakukannya mendahuluimu Keyla...aku memberimu kesempatan jika kau mungkin masih mencintainya dan kalian akan bersatu tapi kau malah ingin pergi dan kau menghubungi paman....bagiku secara tidak langsung kau sudah memilihku."


Keyla menyandarkan tubuhnya...mengapa jadi begini....lepas dari kandang harimau malah ia sekarang terjebak di kandang buaya..astaga..Keyla memejamkan matanya dengan bingung.....ia bahkan tak mampu menjawab kata-kata Roland.


💝💝


"Ada apa Sean...mengapa kau memintaku menemuimu di Hotel..mengapa tidak....." kata-kata Tari terutus ketika Sean meraihnya untuk jatuh kedalam pelukannya...mereka saling bertatapan tajam...


Pria itu tersenyum puas.........


"Kau tau berapa lama aku harus menahan rasa sakitku memendam perasaanku...hampir 19 tahun Tari..waktu yang sangat lama......"


"Sean...sadarlah aku....."

__ADS_1


"Kau seharusnya menjadi milikku dari dulu Tari dan bukan milikknya..." desis Sean dengan mata yang begitu tajam..........


__ADS_2