Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Hampir saja


__ADS_3

Pesawat pribadi milik Mike mendarat mulus di bandara kota kecil itu. sore yang cerah dengan jarak tempuh 8 jam perjalanan. Mike turun dari pesawat dengan beberapa anak buahnya.


"Tuan Mike...apakah tuan akan lansung meninjau lokasi proyek ataukah tuan mau menuju Hotel untuk istirahat." ucap salah satu anak buahnya.


"Aku ingin ke Swalayan sebentar lalu ke hotel dan istirahat disana." ucap Mike lalu melangkah menuju mobil.


"Baik tuan."


Mobil itu meninggalkan bandara dan langsung menuju swalayan yang dimaksud.


***^^***


Keyla menuju mobilnya di antar oleh Roland, pria itu membuka pintu mobil dan mempersilahkan Keyla masuk kemudian ia pun ikut masuk kedalam mobil. dan menyalakan mesin mobil...


"Apa kau tidak ada kelas hari ini Roland."? ucap Keyla merasa tidak enak, dia sudah sering merepotkan Roland.


"Aku punya asisten di kelas Keyla jangan khawatir, dia bisa mengatasi kelas jika aku tidak ada..lagi pula..di masa kehamilanmu kau..tidak boleh sendiri.'


Keyla menatap Roland semakin tidak enak...


"Apakah kau sedang kasihan padaku.'?


Pria tampan itu tersenyum.....


"Aku perduli padamu Keyla..dan aku tulus, aku juga sangat menyukaimu." ucap Roland terus terang.


"Menyukaiku."?


"Ya...tidakkah kau merasakannya."


"Tidak..aku tidak merasa ada yang aneh." Keyla mengelak..


Tanpa di duga pria itu tertawa...


"Aku...merasa sedikit sedih..kau tidak mengerti perasaanku...tapi jangan khawatir Keyla, kita masih punya banyak waktu untuk mengenal satu sama lain."


"Roland..kau tau kan jika aku tidak ingin menjanjikan apapun kepadamu termasuk sebuah status dalam hubungan."?

__ADS_1


"Aku tau Keyla, tapi ayolah...kau butuh seseorang berada di sampingmu, untuk menjadi teman bicaramu, memelukmu setiap kau menangis dan menjadi pahlawanmu ketika kau sedang butuh perlindungan...."


"Roland....."


Roland menggenggam jemari Keyla dengan erat....


"Kau tau bukan kalau aku tidak memaksamu Keyla...aku...akan menunggu sampai kau mau menerimaku, selama itu kau tetap bisa menjadikan aku apapun...dan aku siap." ucap Roland dengan sopan.


Keyla sangat terharu..sungguh kata-kata Roland sangat menyejukan hatinya. matanya sampai basah...


"Terimakasih Roland..jika bukan karna kau...."


"Ssstt.....jangan menangis, kau akan semakin cantik jika menangis." ucap Roland menghapus airmatanya..


"Kau..adalah penolongku Roland, trimakasih...kau benar-benar pria yang baik." ucap Keyla dengan senyuman.


"Bagaimana kalau kita makan di sini dan kau mentraktirku sebagai ucapan terimakasih."? ucap Roland menatap ke arah swalayan.


"Baiklah..tapi jangan mahal-mahal yah..aku baru saja bekerja di Hotel jadi aku tidak punya uang banyak." ucap Keyla membujuk.


"Baiklah...ayo." ajak Roland membuka pintu mobil, merekapun keluar dari sana dan berjalan bersama.


Roland dengan setia menemani Keyla untuk membeli kebutuhan dapurnya dan juga barang-barang pribadi Keyla. mereka berkeliling hingga Keyla sudah lelah, di kehamilannya ini ia harus berjalan pelan dan hati-hati, bahkan Roland terus menasehatinya sepanjang jalan.


Mereka mampir di sebuah tempat makanan siap saji yang tersedia di dalam swalayan tersebut.


dan mulai memesan makanan...


Keyla mulai duduk dan mengambil nafas....


"Apa kau mulai mempersiapkan cutimu di Hotel..bukankah kau sedang hamil...bekerja di Hotel akan sangat melelahkan." ucap Roland tidak tega,


Keyla terlihat seperti seorang nona besar yang tak bisa mengerjakan pekerjaan yang berat apapun dalam hidupnya.


ia ingat ketika pertama kali menemukan Keyla duduk di bandara seorang diri tampak bingung. saat itu Roland sedang ke pusat kota untuk pertemuan para dosen, dan ketika hendak pulang ia menemukan Keyla lalu mengajaknya untuk pergi bersama karna Keyla tidak punya siapapun. gadis malang ini mengaku jika dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan saat itu lari dari rumah majikannya karna perlakuan kasar mereka padanya.


Dan Roland pun membawanya kesini dan memberinya tempat tinggal.

__ADS_1


Sebuah perumahan paling bagus di kota kecil ini, hanya ada 3 rumah disitu kebetulan Roland punya dua perumahan disana, jadi Keyla menempati rumah yang berada di samping rumah Roland, dan ada sebuah rumah besar di paling ujung yang masih kosong. Roland hanya tau pemilikknya adalah seorang pengusaha sebuah Hotel mewah di kota ini.


"Mungkin beberapa bulan lagi Roland, aku tak mungkin cuti..aku adalah pegawai baru disini, bisa-bisa aku di pecat." seru Keyla tertawa....


Roland mengangguk mengerti...ia sangat sedih melihat Keyla sedikit menderita untuk sekedar bertahan hidup. Keyla sering menolak jika Roland ingin membantunya dalam hal keuangan. Roland punya gaji yang cukup besar sebagai dosen dan dia juga anak pengusaha terkenal di kota sebelumnya, namun karna mengikuti panggilan hati Roland lebih memilih menjadi seorang dosen dari pada seorang pengusaha.


"Baiklah...jangan memaksakan diri jika kau memang sudah tidak sanggup bekerja, ingatlah ada anak yang harus kau jaga Keyla..kau bisa meminjam uang padaku dan mencicilnya nanti, atau kau bisa memasukannya di dalam hutang hadiah pernikahan kita nanti." Roland mengedipkan sebelah matanya hingga Keyla terkekeh...


"Astaga kau lucu sekali."


Pesanan mereka pun datang.....


Roland dan Keyla pun menikmati makanan siap saji berupa ayam dan kentang goreng yang tampak lezat itu,Keyla sangat senang dengan makanan itu lalu melahapnya dengan sedikit lebih berselera.


"Disini ramai ya.." ucap Keyal melirik pengunjung..


"Dikota ini masih dalam tahap pembangunan, dan swalayan ini adalah satu-satunya walau aku tau jika akan di bangun sebuah Mall di sini."


"Benarkah sebuah Mall, aku senang sekali...aku pasti akan menjadi pengunjung pertama."seru Keyla tidak sabar..


Keduanya tertawa, dan Roland hanya meng-iyakan kata-kata Keyla.


Sebuah rombongan beberapa orang berpakaian rapi menarik perhatian pengunjung termasuk Keyla dan Roland...Keyla membuang muka dan tak sengaja melihat wajah itu..wajah pria dingin yang terlihat dewasa namun tidak tersentuh. pria itu masuk dari pintu depan dan di sebelahnya tampak seorang wanita cantik tengah berbicara dan menjelaskan sesuatu...


"Mike........" desah Keyla dengan mata berkaca-kaca...airmatanya hampir menetes di wajah cantik Keyla yang akhir-akhir ini sering menangis. Keyla mengerutkan kening, mengapa tubuh Mike sedikit lebih kurus, walau tetap tampan namun...ada yang berbeda, untuk apa Mike ada di kota ini...


Mike..bagaimana kabarmu...apakah kau sudah menikahi Mikha..apakah kau sudah bahagia dan melupakan aku.?


"Keyla...aku harus ke toilet." bisik Roland.


"Baiklah." balas Keyla...


Keyla kembali memalingkan wajahnya ketika rombongan itu akan melintas dari arah samping. Keyla begitu panik hingga meraih tasnya, dan mengeluarkan kacamatanya dan segera memakainya, gadis itu juga meraih syallnya dan menutupi rambut panjangnya....


Keyla memejamkan matanya ketika Mike dan rombongannya melintas di sebelahnya..tubuh Keyla bahkan sampai gemetar, mengucap doa agar Mike tidak menoleh ke arahnya......


Mike menghentikan langkahnya ketika jantungnya berdebar entah mengapa.....pria itu terdiam....

__ADS_1


Mengapa aku....merasakan bau Keyla di sekitar sini, yah...Keyla selalu menggunakan parfum khusus yang menunjukan jati dirinya..mengapa bau parfum itu sangat kuat disekitar sini..apakah hanya kebetulan semata...?


Keyla,.........mengapa aku merasakanmu disini, apakah itu artinya aku sudah menjadi gila karnamu...batin Mike gusar....


__ADS_2