
Keyla memandang laptobnya dengan malas, hari sudah mulai siang dan pekerjaan yang menumpuk membuat otaknya stres dan butuh penyegaran. yah..ini pertama kalinya Keyla menghadapi pekerjaan berat yang menguras tenaganya, membuat laporan keuangan, membuat surat dan dokumen lainnya. Mike menuntutnya bekerja cepat dan itu membuat Keyla stres..
Keyla melirik Mike yang tengah sibuk di depan labtopnya dan berdehem....
"Aku lapar dan bolehkan aku makan siang dulu."?
"Aku telah memesan makanan sehingga tak ada alasan bagimu untuk keluar." ucap Mike tanpa menoleh pada Keyla...
Dasar gunung es, jika ia lama magang disini maka ia akan berubah menjadi wanita tua sebelum waktunya. gadis itu menunduk meraih ponselnya dan mengetik pesan pada Jason. saat ini hanya Jason yang bisa menolongnya, tak ada yang lain..
Keyla..
Jason, tolong selamatkan aku dari kakakmu yang kejam ini, dia sedang menyiksaku sekarang..aku menunggu dan jangan terlambat.
Keyla menekan tombol kirim dan sesaat kemudian ia tersenyum, hanya Jason yang akan mendengarkan dirinya, memanjakannya dan juga..mengikuti semua kemauannya, jelas saja usia Jason hanya lebih tua dua tahun darinya. Jason sudah lebih dulu lulus darinya dan saat ini sedang mengambil kuliah sekaligus juga bekerja di perusahaan Mike sambil belajar, ruangannya tepat berada di sebelah ruangan Mike dan Keyla akan memanfaatkannya dengan baik. Keyla kembali melirik Mike....dan menggeleng..
Mike astaga, pria itu duduk seperti patung di hadapan labtob dan tidak bergerak dengan posisinya. usianya sudah 32 tahun dan terlihat seperti 40 tahun saja. Keyla tertawa kecil hingga ia mendapat tatapan tajam dari Mike. pria itu meletakan kacamatanya dan mengerang....
"Aku lelah jadi istirhat sedikit, memang tidak bolehkah."?lirik Keyla melirik kesal.
"Jika kau tidak bisa menyelesaikan laporan keungan itu maka kau..tak akn kubiarkan pulang tepat waktu." ucap Mike tajam.
"Paman Mike...tidak bisa begitu.."
"Panggil aku kakak Mike dan jangan menyebutku paman, atau aku akan menambah pekerjaan kepadamu." ucap Mike.
"Bagaimana kalau Gunung es...masih boleh kan, itu panggilan sayangku padamu...dan aku akan memanggilnya ketika kita sedang berdua saja, Keyla mengedipkan matanya dan membuat Mike mengeraskan rahangnya..
"Aku bukan salah satu pengaggum bodohmu jadi jangan coba menggodaku atau kau akan kehilangan matamu."
"Dasar psikopat.." desis Keyla memalingkan wajahnya dan Mike hanya menggeleng..
Tak berapa lama kemudian pintu di ketuk dan Jason masuk, ia menatap ke arah Mike yang juga menatapnya, pria itu tersenyum salah tingkah, Mike tau arti kedatangan Jason itu pasti ulah Keyla, bahkan ia tau jika dari kecil Jason sudah tergila-gila pada Keyla, gadis ini sangat licik dengan memanfaatkan adikknya.
"Apa kau kekurangan pekerjaan di ruanganmu hingga kau kesini."? tatap Mike menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan menatap Jason yang berdiri sambil melirik ke arah Keyla.
"Aku datang untuk menjemputnya karna bunda,...ingin makan siang dengan Keyla." ucap Jason yang membuat Keyla tersenyum senang.
__ADS_1
"Benarkah."?
"Yah...kalau kakak tidak percaya coba kaka telp saja." ucap Jason bersedekap dengan wajah serius, karna Mike menatapnya seolah ingin membelah hatinya untuk tau, dia berbohong atau tidak....
Mike menatap ke arah Keyla sebentar dan menilai reaksi keduanya yang sangat aneh. pria itu hanya menggeleng sambil tersenyum tipis..
"Baiklah...pergilah."
Keyla berdiri dan menatap dengan wajah senang....ia keluar dari tempat duduknya yang bagai penyiksaan itu lalu meraih tasnya dengan cepat sementara Mike hanya terdiam memperhatikan senyum keduanya yang begitu lebar....
Keyla menatap ke arah Mike dan tersenyum senang...
"Terimakasih kakak, kau sungguh sangat baik."
"Kakak."? ucap Jason yang heran dengan panggilan Keyla yang terdengar begit manis, sejak kepan mereka jadi mesra begini..apakah, sesuatu telah terjadi pada hubungan keduanya..?
Mike menganggukkan kepala...
"Pergilah maka ini hari terakhirmu berada di ruanganku Keyla Pearl." ucap Mike menatap dengan tajam.
"Maaf, sepertinya..aku sedang banyak pekerjaan Keyla sayang.."
Jason langsung berlari menuju pintu dan.....Bye...dia pergi dan menghilang tanpa jejak hingga Keyla menjadi sangat marah..ia mengepalkan tangannya dengan sangat kuat, naluri membunuhnya menguar, ia menatap ke arah Mike yang begitu santai seolah menikmati rasa kecewa dan sakitnya.
"Aku rasa kau sedang bermasalah dengan kejiwaanmu Gunung es."
Mike menegakan tubuhnya menatap serius..ia tampak tersinggung...
"Menghadapi anak kecil sepertimu harus bersikap seperti anak kecil juga..yah...jiwaku bermasalah melihat sikap malasmu dan juga pembangkangmu Keyla....kau sama saja seperti papamu...."kata-kata Mike terputus....
Keyla menaikan alisnya penasaran..
'Apa maksudmu."?
Mike segera sadar dengan kata-katanya lalu terdiam, seolah kehilangan kata...sedangkan Keyla mendekatinya dengan mata berkaca-kaca..
"Mengapa kau menyinggung papa, ada apa."?
__ADS_1
Mike menatap mata Keyla yang tampak bagai kaca yang retak sedikit saja ia menyentuhnya maka akan hancur. dan entah mengapa Mike tidak sanggup mengatakan yang sebenarnya, dan melukai Keyla..walau sebenarnya ia benci setengah mati pada Keyla dan papanya.
"Bukankah kau anak Wilard Pearl yang tidak terkalahkan, pembisnis handal yang bahkan hampir tidak pernah lelah untuk bekerja..dia pria gagah yang pekerja keras..tidak pernah merengek seperti yang kau lakukan, apa kau tidak malu mengaku bahwa kau adalah anakknya.'? ucap Mike dengan tajam...
Kata-kata Mike mampu mendiamkan Keyla, segala ingatan pujian yang sering di lontarkan papanya membuat Keyla sontak merasa bersalah..
***Apa dia putrimu.....
Yah...dia putriku namanya Keyla Pearl suatu saat dia akan menggantikanku meneruskan memimpin perusahaan kami***............
Keyla memejamkan matanya kemudian, airmatanya menetes tanpa bisa di cegah...ia menundukan wajahnya dalam-dalam, yah...seharusnya ia bisa seperti papa..seharusnya ia bisa membanggakan papanya......
"Keyla.." Mike mulai bingung ketika gadis ini malah menangis...
Perempuan memang sangat rumit dan tidak bisa dimengerti.....
Mike melihat perubahan wajah Keyla dari tertawa, lalu marah dan saat ini menangis, dan...apa yang harus dia lakukan sekarang......bagaimana cara membujuk Keyla...?
Mike akhirnya bangkit dari tempat duduknya dan mendekati Keyla, menyentuh kepalanya dengan maksud menenangkan gadis itu namun tanpa di duganya, Keyla berdiri dan langsung menghabur kepelukan Mike hingga pria itu tertegun, bahkan tubuh Keyla bergetar di dalam pelukannya..
"Keyla.."
"Maafkan aku kak....kau benar jika aku terlalu cengeng dan bersikap manja yang berlebihan, aku tak ingin papa kecewa padaku..aku sangat mencintainya..."
Mike membeku.........
"Keyla....itu...."
Keyla melepaskan pelukannya dan tersenyum seraya menghapus airmatanya dan menatap Mike...
"Aku akan serius mulai sekarang kakak, Gunung es.."
"Kau.....benar-benar."
Keyla langsung melepaskan diri dari Mike yang kesal padanya lalu ia berlari menjauh kembali ke tempat duduknya, Mike tertawa...dan itu untuk pertama kalinya......
❤❤❤❤
__ADS_1