Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Derrell vs Damian


__ADS_3

Mikha menatap wajah Derrell di cermin, tubuhnyq mqsih di peluk dengan posesif hingga walau Mikha meronta namun tak juga mampu melepaskan pelukannya, masih bertatapan tajam Mikha menyerah...


"Aku ingin menyisir rambutku, lepaskan aku dulu.." ucap Mikha geram..


"Biarkan aku melakukannya..."Ucap Derrell tegas..


Akhirnya Mikha mengalah, ia menganggukan kepala dan membiarkan Derrell melakukannya, Derrell menarik kursi dan membiarkan Mikha duduk, lalu mengambil sisir dan menyisir rambut istrinya dengan perlahan...


Mikha menahan nafas...walaupun ingin bersikap tenang, dan berusaha menerima jika Derrell adalah suaminya namun sulit bagi Mikha, tatapan Derrell terlalu tajam dan menekan hingga rasanya sangat sulit bagi Mikha bersikap sewajarnya..walau tak bisa di pungkiri kalau Derrell sangat tampan, seperti Damian namun Derrell lebih dingin dan tidak tersentuh...


"Rambutmu bagus." bisik Derrell bersikap tenang...


Walau pernyataan itu di sampainkan dengan nada lembut, namun bagi Mikha itu terdemgar sangat mengerikan, apakah ini ciri psikopat yang ia liat di film yang di tonton, mengapa otaknya tak bisa berhenti berpikir hal buruk tentang Derrell, mengapa ia masih saja takut.?


"Yah....aku merawatnya dengan baik.."


"Bagus...aku suka rambut panjang ini, tetaplah biarkan seperti ini Mikha sayang.."


Mau tak mau Mikha tersenyum, ketika melihat pria ini menunjukan sedikit keramahan di wajah bekunya..


"Aku ingin bertemu Dion, apakah dia sudah makan...dimana kamarnya."?


Wajah Derrell menggelap ketika nama Dion di sebut, sisiran rambut di kepala Mikha terhenti...keduanya bertatapan melalui cermin....wajah pria itu mendekat ke telinga Mikha walau matanya masih memenjara mata Mikha..


"Kau tau jika...aku gampang kesal dengan permintaan seolah kau tidak nyaman bersamaku dan ingin pergi secepatnya...anak itu sedang bersama pengasuhnya dan jangan mengganggu." bisik Derrell mulai menajamkan tatapannya..


Mikha menghela nafas......


"Bukankah kau bilang aku boleh bertemu dengannya setelah kita menikah."tanya Mikha..


"Aku memang berjanji tapi aku tidak menentukan itu kapan....kau akan bertemu dengannya tenang saja.."


Derrell meletakan sisir di atas meja rias dan menarik tubuh Mikha berdiri.....hingga keduanya saling bertatapan tajam...


"Tak bisakah kau memikirkan aku saja..mengapa memikirkan Dion..masih terlalu pagi..." desis Derrel mendekatkan wajahnya,


Mencium aroma tubuh Mikha membuatnya menggila...ia ingin terus tenggelam dalam kenikmatan panjang bersama istrinya ini...wanita yang paling ia inginkan selama ini..wanita yang mencuri hatinya sejak pertama kalii bertemu...Derrell ingin wanita ini memikirkan dirinya..hanya dirinya saja...dan bukan orang lain....walau itu Dion....


"Jangan naif Derrell aku tak bisa berbohong untuk menyenangkanmu...selama ini aku mengenal Damian dan bukan kau...kita tak pernah bertemu, tidak pernah...jadi jangan meminta hal yang menurutku itu tak wajar...karna itu tak mungkin...."

__ADS_1


"Aku bahkan jauh lebih mengenalmu daripada yang kau bayangkan...."


Hening...Mikha membeku dengan pernyataan Derrell, mereka pernah bertemu dimana...dia tidak sedang lupa ingatan bukan...batin Mikha kesal...


"Benarkah..coba jelaskan padaku kapan...."? tantang Mikha..


"Belum saatnya kau tau sayang."


Derrell mengecup bibir Mikha seringan bulu....lalu tersenyum,


"Mulai sekarang kau harus memikirkan aku, cara menyenangkanku dan hanya aku...yang kau pikirkan...Mikhayla." desis Derrell tegas tak terbantahkan....


Mikha meringis...apakah pria ini akan tetap bersikap manis, jika tau dia hanya wanita cacat yang tak bisa memiliki anak...? apakah pria ini akan tetap bersikap manis ketika tau dia hanya punya tubuh yang tidak berguna..memikirkan itu saja mmou membuat emosi Mikha langsung menguasainya...airmatanya menetes, dan langsung membuat Derrell bereaksi.....


Memegang wajah Mikha untuk mendongak padanya, mereka saling menatap tajam.....


"Apa arti airmatamu Mikha."?


"Sebenarnya apa yang kau inginkan dariku Derrell."?


Derrell membeku disana.....tentu saja ia ingin bersama cintanya, membuat Mikha hamil dan melahirkan anak untukknya lalu hidup bahagia..sesimpel itu, ia ingin Mikha terus ada di sampingnya dengan sukarela, ia ingin wanita ini memberikan segalanya dengan patuh...tubuh, hati dan perasaan..Derrell menginginkan itu dengan serakah.....


"Aku menginginkan segalanya darimu Mikha..aku ingin kau..hanya memikirkan aku saja dan bukan orang lain, aku adalah pria paling cemburu dan...aku bisa marah jika sesuatu milikku berhianat..atau di sukai orang lain..aku bisa membun*h."ucap Derrell jujur..


"Ku pikir kau keliru memilihku Derrell, aku tak seperti yang kau bayangkan."


Derrell mendekat hingga mereka berdiri saling menatap...Mikha sekali lagi meneteskan airmatanya...


"Katakan apa maksudmu."


"Lepaskan aku saja Derrell..toh kau sudah mendapatkanku." ucap Mikha dengan suara yang tegas keluar dari mulutnya....


Wajah Derrell berubah beku,


"Apa kau sengaja membuatku marah sepagi ini..apakah kau sengaja ingin mengujiku Mikha.."


"Yah...kau tau hidupku beberapa waktu terakhir ini sangat menyedihkan, dan aku belajar untuk menerima keadaanku aku....belajar untuk tidak percaya cinta, atau pernikahan...aku sangat menghindarinya sampai kau datang dan memaksaku menikah......"


"Mikha....." suara Derrell meninggi...bersiap mencekal Mikha dan menyadarkan wanita ini namun langkahnya terhenti....

__ADS_1


"Aku tidak akan bisa hamil, rahimku sudah di angkat....aku...hanya seorang wanita yang tidak berguna....jadi lepaskan aku saja...." ucap Mikha dengan tatapan pasrah.....


Hening.........


Hening.............


Hening..................


Derrell mengepalkan tangannya, ia tidak menanggapi pernyataan Mikha yang tegas dan tampak berapi-api...pria itu hanya diam....


"Kau boleh bertemu Dion sekarang, tenangkan dirimu dan jangan memikirkan apapun.." ucap Derrell lalu melangkah meninggalkan kamar dengan aura menakutkan yang tertinggal.......


Mikha memejamkan matanya..apa maksud dari tatapan tajam Derrell padanya, apakah pria itu menyesal sekarang karna terlanjur menikahi wanita cacat sepertinya, apakah dia akan di ceraikan...ataukah mungkin pria itu berencana akan membun*hnya...karna dia tidak bisa punya anak..karna itu Derrell menyuruhnya menemui Dion mungkin untuk terakhir kalinya...begitukah...?


Tubuh Mikha melemah seketika itu juga, ia tersungkur di sudut balkon..lama menyembunyikan dirinya..apa yang harus ia lakukan..apa yang harus ia lakukan...apakah ini hari terakhirnya melihat dunia...? Mikha semakin ketakutan...


💖💖


Derrell membuka pintu kamar rahasia..,dan menutup pintu dengan cepat di pegangnya dadanya yang terasa nyeri...yah...kelemahannya ada pada kesedihan Mikha yang dalam dan mempengaruhinya...ia tak boleh melemah karna Mikha atau Damian akan semakin kuat dan menyingkirkannya.....


Derren mendekati cermin dan menatap pantulan dirinya sendiri....ada sosok lain dalam dirinya yang semakin kuat muncul dan menertawainya....


"Aku sudah kembali Derrell, saatnya kau untuk tertidur..." bisik Damian....


Derrell tertawa...


"Well...kau tidur terlalu lama dan melewatkan segalanya Damian.."


"Apa maksudmu."?


"Mikha sudah menjadi milikku..dan itu berarti milikkmu juga.."


"Kau...... "desis Damian terkejut......


"Dia harus menerimaku Damian.."


"Tapi tidak dengan cara paksa..." ucap Damian geram...


"Aku tidak perduli...aku ingin kau menikmati saja...kau tidak bisa lari dari kenyataan bukan..Mikha adalah..milikku dan juga milikmu karna kita adalah satu...hahahahhaha." Derrell tertawa dengan sangat mengerikan...

__ADS_1


"Menyingkirlah Derrell." teriak Damian keras...


Dan seketika itu juga....tubuh pria tampan itu jatuh tersungkur di lantai...........


__ADS_2