
Mike menyandarkan tubuhnya di sofa dan menatap Martin dengan senyuman puas...
"Bagaimana keadaannya Martin..dimana kau menemukannya dan dengan siapa dia tinggal...apakah dia baik-baik saja."? ucap Mike tak sabar...
Lalu Martin kembali tersenyum mengerti akan perasaan tuannya yang tampak tidak sabar.
"Nona Keyla tinggal di perumahan Dahlia Biru, dan tuan sangat beruntung karna rumah tuan berada tepat di sebelah rumah Nona Keyla." ucap Martin menundukan kepalanya lagi....
"Rumahmu dikota itu nanti, tinggalah disana dan nantikan kejutan indah untukmu Mike, berjuanglah putraku tersayang." bisik Angell dengan misterius..
Mike tersenyum ketika mengingat perkataan bundanya Angell kemarin, apakah bunda sudah tau keberadaan Keyla dan lebih memilih membiarkannya mencari...?
"Mike...ayah yakin kau akan mendapatkan keuntungan ganda."
Ayah dan bunda, rupanya mereka sudah lebih dulu tau tentang Keyla di banding dirinya..astaga, mengapa Mike tidak menyadarinya.?
Mike meraih ponselnya segera bangun dari sana.....
"Tuan Mike..ada yang harus saya sampaikan." ucap Martin menunduk lagi..
"Ada apa.."? Mike mengerutkan keningnya mendapati wajah Martin menjadi serius...
"Nona Keyla sedang dekat dengan seorang dosen bernama Roland."
"Apa maksudmu..siapa pria itu, beraninya mendekati milikku..... sebenarnya apa yang terjadi Martin."?
"Saya akan menyelidiki hubungan mereka sebenarnya tuan, saat ini mereka sedang dekat."
"Baiklah...awasi pria itu untukku, segalanya....aku ingin tau semua tentangnya...."
"Baik tuan Mike."
💝💝
Mike menatap pemandangan rumah di hadapannya dan tertegun dari sana, tak berapa lama kemudian tampak sosok Keyla yang begitu ia rindukan muncul dari balik pintu. dengan membawa kantung plastik di tangannya sambil melangkah kecil ia keluar dari rumah bercat putih itu menuju tempat sampah dan membuangnya..
Keyla menghentikan langkahnya ketika merasa ada yang memperhatikan dirinya, ia terdiam dan mengawasi kiri dan kanannya namun ia tidak melihat seorangpun tak ada yang aneh, namun mengapa ia merasa sedang di ikuti.?
Keyla menghela nafas...mungkin itu hanya perasaanya, beberapa hari ini setelah ia bertemu Mike di swalayan ia tak bisa tidur dibuatnya, Keyla terus menerus di bayangi wajah Mike..
Mungkin karna dia sedang hamil jadi ia jadi lebih rindu akan Mike..yah...bagaimanapun, dia sedang mengandung anak dari Mike dan pasti anaknya yang merindukan Mike bukan dirinya. Keyla mengelak.....
Ia membalikan tubuhnya dan terkejut...melihat seorang gadis mendekatinya, usianya sekitar 15 tahun..
"Kakak..kau cantik sekali."
"Terimakasih..siapa namamu...apakah kau tinggal di daerah sini."? tanya Keyla penasaran...
"Yah..aku tinggal di sekitar sini, aku adalah anak dari pemilik toko di ujung perumahan itu." tunjuk gadis itu tersenyum...
"Siapa namamu."?
"Wiwit..."
__ADS_1
"Wiwit...kau cantik sekali." puji Keyla..
"Terimakasih kakak."
"Ada yang bisa kakak bantu."? tanya Keyla bersikap ramah.
"Kakak..aku mengirim sebuah hadiah untukmu dari seseorang."
Wiwit memberikan kado berwarna biru itu pada Keyla..
"Siapa yang memberikannya padamu."?
"Seorang kakak yang sangat tampan, dia menitipkan ini padaku..katanya dia teman kakak."
"Teman..."? ulang Keyla bingung, namun ia menerimanya dengan penuh senyum...
"Terimakasih Wiwit."
"Baiklah kakak...aku harus pergi sekarang." ucap Wiwit tersenyum...
"Baiklah terimakasih."ucap Keyla masih memeluk kado itu...
Setelah Wiwit pergi..Keyla pun masih menatap kotak kado berwarna biru itu dengan kerutan di keningnya......
Siapa yang memberikan ini...?
💗💗
Pria itu lalu membaringkan tubuhnya di ranjang empuknya..yah...malam ini ia akan mengejutkan Keyla dikamarnya....
"Keyla...tunggulah aku sayang.."
Suara ketukan di pintu mengejutkan Mike, pria itu bangkit dan segera membukanya....
"Martin."?
"Maaf tuan...saya ingin menyampaikan sesuatu pada tuan dan karna itu saya menemui tuan."
"Masuklah..."ucap Mike lalu duduk di sofa ruang tamu itu.
"Bagaimana Martin...apakah kau mendapat kan informasi lagi."
"Sebenarnya nona Keyla sedang hamil." ucap Martin menundukan kepalanya lagi...
"Hamil."? ulang Mike begitu terkejut,
Keyla hamil...dengan pria itukah..apa yang sebenarnya terjadi, apakah itu salah satu alasan Keyla pergi darinya mengikuti pria itu ke kota kecil ini."?
Mike mengepalkan tangannya dengan sangat kuat, Keyla Pearl..menghianatinya..beraninya dia....beraninya Keyla mampu menggantinya dengan pria lain...
Wajah cerah Mike diganti tatapan tajam, senyumnya menghilang di balik wajah dinginnya...mengapa semua berubah mengapa Keyla tidak setia.?mengapa di saat ia berhasil menemui Keyla malah mendapati Keyla berhianat padanya.
"Tuan Mike untuk usia kehamilan nona Keyla...."
__ADS_1
"Cukup...kau boleh pergi Martin terimakasih atas kerja kerasmu, percayalah..kau mendapatkan sesuatu yang berharga dariku." ucap Mike memejamkan matanya...
"Tuan Mike...bukankah...tuan belum tau usia kehamilannya."?
"Yah....tapi tak ada gunanya bukan...aku tak ingin tau tentang anak itu..aku bahkan tidak perduli sedikitpun, pergilah sekarang juga Martin, aku ingin kau mengawasi pria yang bernama Roland itu dan laporkan padaku, apa latar belakangnya dan aku ingin tau tentang dia." gumam Mike.
"Baik tuan Mike."
Martin mengangguk setuju lalu meninggalkan Mike yang masih terpaku seorang diri...
"Keyla....kau hamil anak dari pria itu..aku tidak akan membiarkannya...kau adalah milikku dan tak akan ada yang bisa menghalangimu dariku, tidak pria itu atau bayimu...aku..tidak akan membiarkan kehamilanmu menggagalkan rencanaku..tidak.." gumam Mike dengan gusar..
Mike berdiri dari tempat duduknya membuka jassnya dan menyisakan kemeja dan bersiap untuk keluar, ia ingin segera mengejutkan Keyla....
Sial.....mengapa Keyla mampu menghianatinya.......
💝💝
Keyla terkejut dari tidurnya ketika mendengar suara ketukan pintu rumahnya. pria itu bergerak bangun dan melangkah mendekati pintu dan membukanya..
"Roland." tatap Keyla tersenyum ketika pria itu memegang kantung belanjaan pesanannya. yah..sejak ia bertemu dengan Mike di swalayan, Keyla memutuskan tidak pergi kemanapun...apalagi keluar rumah sedikit jauh, ia khawatir jika bertemu dengan Mike di jalan dan pria itu akan menangkapnya lagi. Keyla belum siap bertemu....
"Terimakasih..aku merepotkanmu lagi." ucal Keyla bergerak ke kursi santainya di teras dan duduk disana,sedangkan Roland hanya mengikutinya seraya menempatkan tubuhnya duduk di hadapan Keyla..
"Asinan dan buah-buahan segar aku mendapatkannya dari teman dosenku, dia sangat baik Keyla." ucap Roland membantu Keyla mengupas jeruk untuk Keyla...
"Sampaikan salamku pada temanmu Roland...harap dia bisa berbahagia.."
"Yah..Keyla...akan kusampaikan." Roland memberikan jeruk yang sudah ia kupas ke tangan Keyla..
"Bagaimana kandunganmu apakah baik-baik saja."?
"Kami baik-baik saja Roland...lusa adalah jadwal kontrolku."
"Aku ingin sekali menemanimu Keyla tapi...aku harus mengawasi ujian para mahasiswaku, aku sangat kesal."
"Aku akan pergi sendiri Roland jangan khawatir."
"Baiklah..aku harus segera pergi sekarang Keyla, kau juga harus istirahat." ucap Roland pamit.
Keyla mengangguk......menatap pria itu hingga menghilang di balik pintu rumahnya...
Keyla melangkah membuka pintu, namun sangat terkejut ketika tubuhnya di dorong masuk dan pintu langsung tertutup...
Keyla menoleh dengan gusar...ruangan yang remang membuat Keyla tak sadar siapa yang masuk...
"Siapa kau.."? jeritnya ketakutan.....
"Apa kau lupa siapa aku..."?desis Mike tajam.....
Tubuh Keyla melemas saat itu juga....
"Mike....."?
__ADS_1