Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Nasihat Keyla


__ADS_3

Martin menggelengkan kepalanya dengan kuat, ia mencengkram tangan Mikha untuk menahannya....tepat di saat yang sama Mike sekeluarga datang karna rencananya mereka akan makan bersama sambil menentukan tanggal pernikahan...


Mike dan Keyla saling menatap bingung, suasana sangat tegang hingga seperti tercekik saja...


"Ada apa ini..."? Mike membuka suara..


Bibi menatap tajam..


"Pernikahannya batal." ucapnya dengan nada paling dingin...


Martin yang tidak terima menatap mata sang bibi, dadanya bergemuruh tidak terima bibinya ikut campur dan menimpakan kesalahan pada Mikha....ia berdiri dan menatap sang bibi dengan mata tajam...


"Aku minta maaf bibi, tapi aku tidak terima bibi mengatakan hal diluar hak bibi...aku tegaskan sekali lagi kalau aku, akan tetap menikahi Mikha...." suara Martin tegas dan sedikit kasar...


Wanita berusia matang itu bangkit dari tempat duduknya..ia menatap Martin dengan tatapan tajam...


"Jadi kau...membela wanita ini dari pada bibimu sendiri begitu..."?


Mikha yang melihat situasi menjadi panas segera menghempas pegangan Martin yang begitu kuat padanya..lalu menatap semua yang ada termasuk Mike dan Keyla yang datang membawa ke 4 anak mereka,hati Mikha menjadi semakin teriris...


Perasaan tidak berguna sebagai perempuan semakin erat mencengkramnya dan Mikha sudah tidak tahan lagi..ia menunduk, berusaha sekuat tenaga untuk menahan airmatanya...


"Aku minta maaf pada kalian semua terutama padamu Martin, semua sudah berakhir..." ucap Mikha yang menundukan kepalanya dalam-dalam,lalu meninggalkan ruangan itu secepatnya....


Hening yang mencekam........


Airmata di wajah Martin menetes, ia sungguh sakit hati...ia hancur tidak terlihat...yah ia tak bisa mencintai siapapun selain Mikha......Martin menyandarkan tubuhnya dengan tatapan kosong.......ia kehilangan gairah hidup.


Keyla ysng melihat kepergian Mikha, lagsung menyerahkan anak-anaknya pada pengasuh, sementara dirinya mengejar Mikha....


Mikha sampai di parkiran dan segara meraih ponselnya untuk menelfon, airmata sudah tertahan tak mampu lagi di bendung,di permalukan dan di tuduh sebagai wanita yang tak berguna membuat mental Mikha jatuh kedasar jurang...ia tak kuat, ia belum terbiasa...


Bahlan Mikha belum sempat melatih hatinya untuk terbiasa mendengar pernyataan kejam dari orang lain tentang hidupnya,sangat mengerikan untuk di tanggungnya....Mikha mengusap airmatanyasambil menunggu....


"Mikha...." suara lembut itu menyapanya di belakang tubuhnya.....ia tau itu Keyla, mungkin datang untuk membujuknya......


"Aku minta maaf Keyla, aku belum siap untuk menghadapi siapapun..."

__ADS_1


"Kau tidak perlu menyiapkan hatimu Mikha..karna sampai kapanpun kau tidak akan pernah siap....yang penting adalah jujur dan mau menerima dirimu sendiri..."


Kata-kata Keyla membuat Mikha berbalik, ia tersenyum walau airmatanya terus mengalir....


"Mudah bagimu bicara Keyla...kau tidak berada di posisiku...aku tidak akan pernah bisa mempunyai anak...aku wanita yang cacat..aku tidak berguna, bakhan lu tak tau apa alasan Tuhan masih membiarkan aku hidup." ucap Mikha sungguh sedih...


Keyla mendekat, mengikis jarak di antara mereka.....


"Dimana Mikha yang kuat dan keras..."?


"Apa maksudmu Keyla...kau ingin meledekku yah.."


"Lihat saja...kau terus berpikir menggunakan semua penilaianmu sendiri, kau bahkan tidak bisa memaafkan dirimu......"


Mikha terdiam....


"Memangnya kenapa tidak bisa hamil dan melahirkan, semua itu tidak bisa kita pilih.. karna ada Tuhan yang mengatur segalanya, kau tau mengapa ada anak-anak yang lahir tanpa orangtua dengan berbagai alasan...ada yang memang orangtua meninggal setelah melahirkan dan ada juga yang memang sengaja di tinggalkan......kau tau terkadang kita berpikir,


Mengapa Tuhan membiarkan itu terjadi, kelihatan tidak adil bukan......tapi..rencana Tuhan memanglah yang terbaik Mikha, kau akan mengerti ketika kau mau membuka hatimu untuk menerima dirimu sendiri, mengampuni dirimu sendiri..dan menyerahkannya pada Tuhan.....


"Aku bisa berbuat apa Mikha...semua jalan terasa begitu terjal di hadapanku..."


"Jika terlalu terjal kau bisa melangkah pelan, dan juba hati-hati jangan memaksakan diri untuk berjalan cepat maka kau akan sampai di tujuan....." ucap Keyla...


"Kau bijak sekali....Keyla."?


"Aku belajar dari mama, bahwa hidup ini tak mudah...Tuhan mengijinkan cobaan terjadi di dalam hidup kita karna sebuah alasan..dan Tuhan tau kita mampu melakukannya, kau kuat Mikha....bukalah hatimu..ada banyak anak-anak tanpa orangtua yang menanti kau menjemput mereka.....saling mengisi dan bahagia..." ucap Keyla menenangkan....


Mikha menatap Keyla dengan mata yang berkaca-kaca.....membiarkan Keyla menggenggam tangannya...


"Ikuti kata hatimu Mikha...jika kau tidak nyaman di satu tempat, maka pergilah dan carilah tempat yang nyaman, hidup hanya sekali...tidakkah kita harus bahagia..."? ucap Keyla dengan penuh arti yang dalam...


Mikha tersenyum untuk pertama kalinya, ia merasa lega......menatap Keyla yang lebih muda darinya namun lihatlah dirinya saat ini...dia sangat dewasa dan bijak, Mikha yakin Mike semakin mencintai Keyla dengan sangat besar...


"Terimakasih Keyla...aku merasa lebih baik."


"Aku sahabatmu Mikha...aku akan selalu ada untukmu..."

__ADS_1


"Terimakasih Keyla....."


Kedua wanita itu saling memeluk menyalurkan kekuatan, ada kelegaan luar biasa yang terbentuk dan Mikha merasa lebih baik setelah bicara dengan Keyla......


❤❤


Suasana tegang masih terasa di dalam restoran, Marrin xama sekali tidak mau melohat sang bibi sementara Mike menjadi bingung...ia tak tau harus bagaimana mencairkan suasanya yang tegang ini....


Langkah kaki Keyla yang masuk menarik perhatian semua orang, ia menunduk hormat pada sang bibi...lalu mengambil tempat untuk duduk di samping Mike...


"Ehm....apakah semua tidak lapar."?


Martin menatap Keyla....


"Bagaimana Mikha..apakah dia baik-baik saja.."?


"Tentu...Mikha sangat kuat..dia mengalami masa yang sulit, jadi aku memohon jangan memaksanya, tak mudah untuk menjadi seperti Mikha saat ini...


Pandangan Keyla terarah pada sang bibi yang masih betah dengan wajah angkuhnya....


"Bibi...aku minta maaf sebelumnya, tapi kata-kata bibi sangat menyakitkan untuk di dengar....."


"Jadi kau menyalahkanku begitu.,astaga dimana sopan santun anak jaman sekadang."


"Aku tidak pernah menyalahkan bibi..tapi cobalah kita menurunkan ego dan berpikir bagaimana jika kita berada di posisi Mikha saat ini....mendapat vonis tak akan bisa menjadi seorang ibu adalah pukulan berat untukknya.....mungkin jika aku yang berada di posisinya aku mungkin tidak akan sekuat itu......" ucap Keyla sedih....


Martin mengangguk, memejamkan matanya hatinya sungguh sakit menyadari Mikha pasti sangat terguncang.....sementar Mike dan bibi terdiam..merenungi perkataan Keyla....


"Aku yakin tak ada seorang wanitapun di dunia yang rela menerima cobaan seperti itu, bukankah kita kita tak bisa memilih....sangat keterlaluan jika kita sengaja menghinanya, bukankah kita merampas hak Tuhan untuk menghakimi.."?


Sekali lagi ruangan itu menjadi hening............


"Akuu bersedia menerimanya Keyla..aku mencintainya...."


"Apa kau yakin tidak akan berubah...? pernikahan itu seumur hidup Martin, apakah kau sanggup menerima Mikha dengan segala kekurangannya, kau sanggup tidak bisa menggendong darah dagingmu sendiri....atau pada akhirnya kau hanya akan semakin menyakitinya....." ucap Keyla dengan telak.....


Martin menghela nafas....menatap Keyla dengan tatapan beku.......

__ADS_1


__ADS_2