Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Bersatu kembali


__ADS_3

Elena terbangun di pagi hari ketika terdengar suara tangisan Radit yang memekakan telinga. Wanita itu bangun dan baru menyadari tubuhnya polos di bawah selimut dan astaga, begitu banyak jejak percintaan yang di tinggalkan Ken pada tubuhnya. ia sangat lelah ketika Ken menyerbunya tanpa henti. Ken bahkan tidak membiarkan dia tertidur.


Ken keluar dari kamar mandi dan tersenyum pada Elena. ia baru selesai mandi dan terlihat puas, tubuhnya jadi lebih segar, segala stres dan pikiran yang selama ini ia memenuhi kepalanya sirna, kehadiran Elena membuat hidupnya semangad lagi. pria itu sungguh bahagia akhirnya bisa memuaskan dahaga ber intanya yang ia tahan selama mereka berpisah.


"Ken..bisakah kau mengendong Radit, biarkan aku mandi dulu."


"Baik Elena." Dengan sigap Ken langsung meraih tubuh kecil Radit dan membawanya menikmati pemandangan laut. mengalihkan Radit pada burung-burung pantai yang beterbangan untuk mencari ikan. ia tersenyum melihat wajah pagi Elena yang terlihat menggairahkan. ia bahagia sungguh bahagia.


Elena keluar dari makar mandi dan segera memakai baju yang ia pakai kemarin. mendekati Radit yang tertawa lebar ketika melihat Elena datang.


"Sayang...mandi yuk..." bisik Elena mengambil alih Radit dari gendongan Ken.


"Dia nyenyak sekali tidurnya semalam." ucap Elena senang.


"Yah,.dia mengerti papa dan mamanya sedang membuat adik untukknya." bisik Ken menggoda.


"Aku akan memandikan Radit dulu." ucap Elena dengan wajah memerah, sedangkan Ken hanya tersenyum kikuk.


Setelah memandikan Radit, Elena lantas menyuapi anakknya, Radit sama sekali tak mau menjauh dari Elena.


Ken hari ini menutup restorannya dan ingin berbicara serius dengan Elena.


"Aku ingin bicara Elena."


"Yqh..baiklah." ucap Elena sambil memberi Radit asi, sambil mengusap rambut anakknya.


"Aku ingin memintamu kembali menjadi istriku Elena."


"Hah."?


"Aku tau..jika aku yang dulu selalu menyakitimu, tapi percayalah..aku sudah berubah sekarang, aku akan bekerja keras demi kau dan anakk kita Elena." tatap Ken serius.


"Ken.."


"Mari kita besarkan Radit bersama-sama." ucap Ken dengan penuh harap.


"Baiklah..aku bersedia Ken."


Kenzo merasa sangat bahagia ia kemudian memeluk Tubuh Elena dengan penuh ucapan syukur, akhirnya ia bisa memberikan Radit keluarga yang utuh.


3 bulan kemudian.....


Roni duduk bersama Aleta di pekarangan rumahnya keduanya masih merindukan Elena, yah..kepergian putrinya 3 bullan lalu menyisakan penyesalan tidak berujung.....


Sebuah mobil mewah memasuk pekarangan dan membuat pasangan suami istri itu saling menoleh, Dan kemudian terkejut ketika melihat Elena keluar dari sana dan melangkah bersama Ken dan juga putra mereka bernama Radit.


"Elena." desah Roni dengan airmata yang menetes.


"Ayah...Ibu," desah Elena dengan airmata yang menetes, memeluk keduanya dengan isakan yang begitu memilukan.


"Kau kemana saja nak...mengapa kau pergi begitu lama meninggalkan kami." isak Aleta dengan tangisan yang dalam.


"Maafkan aku ayah dan ibu."

__ADS_1


Roni menatap ke arah Ken yang menggendong cucunya yang sangat tampan.


"Kenzo..ini cucuku."?


"Iya Ayah namanya Radit."


"Astaga kau sangat tampan." Roni memeluk tubuh keci yang montok itu dan menciumnya begitu juga dengan Aleta.


"Duduklah dulu." ucap Alleta dengan senang hati.


Merekapun duduk dan Radit duduk di pangkuan Roni sambil makan snack.


"Ayah..aku dan Elena, kami memilih bersama kembali."


Roni terdiam....


"Aku tau di masa lalu aku memang bersalah pada Elena, tapi aku sudah berubah Ayah, aku mencintai Elena dan akan membahagiakannya." ucap Kenzo dengan sungguh-sungguh.


"Baiklah jika itu yang kalian mau..ayah dan Ibu pasti akan selaku merestui dan mendoakaan kalian berdua.." ucap Roni.


"Terimakasih Ayah dan ibu, kami juga akan menyampaikan kalau Elena sedang hamil anak kedua."?


Tawa bahagia terdengar indah di kediaman Roni. akhirnya kebahagiaan datang juga menghampiri mereka berdua.


"Kalian harus memilih rumah yang ada di dekat sini agar kami bisa bermain bersama cucu kami." ucap Aleta.


"Tentu saja, kami akan membeli mansion yang ada di depan." tunjuk Kenzo.


"Bagus aku senang sekali." tawa Roni beserta istrinya dan sikecil radit yang ikut tertawa.


💞💞


Pintu ruang Operasi


Wili, orangtua Angell, Rafael dan juga Zefanya sedang menunggu kelahiran bayi Angell. sudah 2 jam mereka menanti dan rasanya waktu terasa begitu lama.


Tiba-tiba waktu berlalu dan pintu ruangan operasi terbuka, dokter keluar dari sana dan tersenyum sambil melangkah ke arah mereka.


"Bagaimana dokter." tanya Livia dengan tatapan cemas.


"Selamat..nyonya Angell sudah melahirkan bayinya laki-laki." ucap Dokter ikut bahagia melihat keluarga besar itu bahagia.


"Ow...aku punya cucu laki-laki." jerit Livia memeluk Rusell yang ikut tersenyum senang.


"Selamat Wili."


"Terimakasih papa."


"Selamat kakak." ucap Rafael dan Zefanya yang juga sedang hamil.


"Aku senang sekali." ucap Wili dengan mata berkaca-kaca.


💝💝

__ADS_1


Angell tertegun ketika bayinya di bawa kepadanya untuk di beri asi. airmatanya menetes....


"Anakku." desahnya memejamkan matanya......


Memeluk bayi mungil itu Angell langsung menciumnya dengan hati-hati. ia sedikit bersyukur jika anakknya sangat mirip denganna, hanya saja..mata Putranya sama dengan mata Alex. mungkin akan ada perubahan ketika ia besar nanti. batin Angell...ia harus melupakan Alex.


Pintu terbuka dan seluruh keluarga masuk, mereka mengerubuni Angell dan mengangggumi betapa mampan wajah anakkna. Wili sangat senang ia tidak sedikitpun curiga, ia menciumi bayi kecil itu dengan gemas.


"Anak kita tampan sayang, terimakasih sayang"bisik Wili mencium bibir Angell.


"Yah sayang...berilah ia nama."ucap Angell masih lemah.


"Bagimana kalau "Mike Pearl" aku suka nama itu." ucap Wili dengan sumringah.


"Yah...nama yang bagus."ucap Angell setuju.


Kemudian sang mama dan juga papa menghampirinya dan menciumnya dengan penuh rasa cinta.


"Terimakasih kau sudah memberi kami seorang cucu yang begitu tampan nak." ucap Livia.


"Mama....aku harap kau bisa bahagia dan sabar bermain dengan Mike." tawa Anggel pelan.


"Kami berdua akan mulai melatih kesabaran mulai dari sekarang sayang." bisik papa dengan lirikan pasrah.


"Aku tak sabar melihat Mike merepotkan papa dan mama."


Livia dan Rusell tertawa begitu juga dwngan Wili.


Rafael dan Zefanya juga tak kalah senang...


"Kakak...aku senang sekali, Mike sangat tampan." ucap Rafael.


"Dia sedikit mirip denganmu Rafael." sambung Angell.


"Tentu saja, aku akan m2njadi paman tertampan."


"Ehhm..."Zefanya berdehem hingga Rafael memeluk istrinya.


"Aku jugatampan untukmu dan calon anak kita sayang."Rafael tertawa...


Zefanya hanya menggeleng pasrah ia menatap Angell..


"Kakak...aku menjadi lebih semangad dan kuat setelah melihat kakak sangat kuat, cepat pulih dan...aku tidak sabar lagi untuk segera melahirkan dan Mike bisa punya teman bermain."


"Zefanya...kau juga wanita yang kuat, aku tak sabar lagi menanti keponakanku." bisik Angell...


Semua keluarga bahagia dan mengucap syukur pada Tuhan untuk hari yang bahagia.


TAMAT....


Hai semuanya di bab selanjutnya kita akan masuk ke Season ketiga yah.........tetap dukung Author terus...


Like, Koment, Vote yah..biar Author jadi semangad Up setiap hari...

__ADS_1


Love u all....


__ADS_2