Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Dia Kekasihku..Milikku


__ADS_3

"Kekasihmu.."? ulang Stela dengan mata tajam menyala-nyala, ia menatap pelukan Mikha pada Martin yang membuatnya gila...


Tidak, ia tak akan bisa melupakan Martin sejak saat itu..ketika Martin menolongnya dari kekasihnya yang memukulnya di sebuah club di luar negri 2 tahun lalu. kala itu Martin datang tanpa rasa takut dan menghajar kekasihnya hingga babak belur. lalu mengantarnya dengan selamat kembali ke apartement lalu pulang dengan kesopanan yang begitu membekas di hati Stela.


Stela berusaha mencari informasi tentang Martin dan akhirnya berhasil mendapatkannya...yah, dan sejak saat itu Stela semakin jatuh cinta pada Martin....ia berhasil menemui Martin yang saat itu sedang berada di sebuah restoran mewah, lalu mereka akhirnya bisa saling mengenal dan menjadi dekat namun hanya sebatas teman, karna Martin selalu bersikap hati-hati dan cenderung bersikap dingin terhadap perasaan Stela. walaupun sekuat apapun Stela menggodanya ia tetap tidak tergoda sedikitpun.


Apakah semua ini karna Mikha...apakah kelebihan Mikha darinya, tubuhnya bahkan lebih baik dari adiknya ini..Stela mengepalkan tangannya dengan kuat melihat betapa cara Martin menatap Mikha sungguh membuatnya murka. hatinya sakit sekali menyadari ia sudah jatuh cinta terlalu dalam pada Martin dan tak bisa melepasnya dari ingatan...


"Stela...itu semua benar, Mikha adalah kekasihku sekarang dan aku kemari untuk menjemputnya." ucap Martin begitu bahagia melihat sikap manis Mikha padanya yang entah mengapa begitu indah..meski Martin sadar mungkin saja Mikha sedang memanfaatkannya....


"Martin...mengapa harus adikku." airmata Stela menetes ia sungguh terluka dengan kenyataan ini...


"Cinta tak bisa memilih Stela, maafkan aku."


Mikha yang melihat pembicaraan Stela dan Martin yang terus menyambung menjadi panas..ia benci dengan kedekatan mereka...


"Sayang, ayo kita pulang..." bisik Mikha dengan manja di telinga Martin.


Martin menoleh dan mendapat tatapan tajam dari Mikha yang menuntut..


"Baiklah sayang...ayo."


Martin menggenggam jemari Mikha dan menatap Stela dengan tatapan minta maaf...


"Maaf....kami harus pergi."


Stela menatap Mikha dengan tajam yang tersenyum penuh kemenangan, ia mengangkat sebelah alisnya dengan isyarat mencibir....lalu Mikha mendekati Stela dan membisikan sesuatu yang mampu membuat Stela meradang....


"Martin adalah kekasihku..milikku...skor kita 1-0 kakakku sayang." Mikha tertawa kecil lalu melambaikan tangannya pada Stela yang begitu marah....


"Sampai jumpa.." Mikha menyeret tubuh Martin menjauh dari Stela..


"Kekasihmu yah.....tidak Mikha...aku akan merebut semua milikmu." desah Stela dengan menggertakan giginya...


💞💞


"Mengapa kau menjemputku di kantor sih.." ucap Mikha cemberut..


"Tapi aku liat kau senang sekali melihat kakakmu cemburu." Martin menatap ke arah jalan...


Mikha menghela nafas......


"Soal kakak...aku ingin kau menjadi kekasihku di hadapannya." ucap Mikha dengan tajam...

__ADS_1


"Kau mau memanfaatkanku."? Martin menoleh dengan penasaran..


"Mungkin lebih kepada....kau telah mengambil segalanya dariku Martin, dan saat ini anggaplah aku akan memaafkanmu jika kau menurutiku." ucap Mikha tajam...


Martin mengangguk...


"Bagaimana kalau kesempatan.."? tawar Martin...


"Kesempatan."? ulang Mikha dengan suara yang parau.....


"Yah.....beri aku kesempatan untuk bisa mendapatkan hatimu." ucap Martin dengan serius..


"Bukankah kau terlalu serakah."? ucap Mikha kesal..


"Kesempatan atau tidak sama sekali." ucap Martin keras..


Mikha memejamkan mata..jika ia menolak Martin maka bisa di pastikan jika kakaknya Stela akan menang darinya, dan Mikha tak akan membiarkannya..yah mungkin ia harus menyetujui permintaan Martin sampai semua berakhir dan ia bisa mengalahkan Stela. Mikha melirik Martin dari arah samping yang sedang fokus menyetir,


Pria ini lumayan juga..dia tampan dan terlihat keren. dan juga memiliki rahang yang tegas....ia pria tampan yang sempurna..namun sayang dia bukan berasal dari kelas atas...


"Baiklah....aku setuju." ucap Mikha..


Martin tersenyum......


"Selama menjadi kekasih maka kita akan bersikap seperti kekasih..aku tidak ingin kau hanya memanfaatkanku di hadapan Stela.."


"Aku ingin kita benar-benar menjadi sepasang kekasih selama kau setuju untuk hubungan sementara ini."


"Baiklah puas." Mikha memijit dahinya yang sedikit nyeri..ia terjebak dengan Martin sekarang, dengan permainannya sendiri.


"Bagus syg..." ucap Martin menancapkan pedal gas......


❤❤


"Aaaaaaaaacccchhhhh.........."


Stela masuk ke kamarnya dan memecahkan semua barang yang ada di atas meja riasnya, beberapa pajangan keramik juga tak luput dari kemarahan Stela yang membabi buta, seprang pelayan setianya hanya menatapnya dengan iba...


"Nona Stela..."


"Apa kekuranganku dari Mikha..katakan apa kekuranganku."jerit Stela dengan suara yang lantang....


Pelayan setianya menunduk hormat..

__ADS_1


"Nona Stela adalah yang paling cantik, dan sempurna,..jangan pernah membiarkan hanya semilir angin lalu menjatuhkanmu nona...jangan, bisik wanita pertengahan 40 an itu menatap pada Stela dengan tajam..


"Apa maksudmu Hana."?


Wanita itu mendekat dan menyentuh bahu Stela dan membisikan sesuatu..


"Bermain cantik nona, seperti yang biasa nona lakukan..hancurkan siapapun myang menghalangimu meski dia adik kandungmu sendiri,"


"Aku..menghancurkan Mikha."?


"Yah.....bukankah dia merebut pria yang nona suka tanpa memandang kalau nona adalah kakak kandungnya."? mata Hana bersinar...


Stela mengangguk...yah.....Hana benar, Mikha...gadis itu merebut semua darinya..Mikha...harus disingkirkan agar dialah satu-satunya pewaris tunggal orang tuanya, dengan begitu...Martin akan menjadi milikknya....


"Yah..kau benar Hana, aku harus menyingkirkan Mikha dan semua akan menjadi milikku." desis Stela penuh dendam.....


Stela berubah menjadi tenang, dan lebih menguasai dirinya sendiri, Hana benar-benar penolongnya, ketika pintu kamar terbuka ia pun tersenyum ketika kedua orangtuanya masuk dan begitu terkejut melihatnya berdiri di antara pecahan keramik dan hiasan kamar yang telah hancur....


"Ada apa denganmu Stela."? tuan Aksana Menatap tajam..


Stela meredupkan matanya penuh permintaan maaf, ia mendekati papa dan mamanya lalu menjatuhkan tubuhnya...


"Hana tidak sengaja menjatuhkannya, dan aku sedikit marah lalu memecahkan semuanya..papa dan mama tidak marah kan padaku."? ucap Stela dengan suaranya yang lembut...


"Tentu tidak sayang, apalah arti semua ini di banding dirimu nak...kami hanya ingin kau tidak terluka." ucap sanga mama membelai rambut Stela..


"Aku baik-baik mama..aku akan hati-hati." ucap Stela bersikap manis..


"Kau putriku yang berharga, jangan sampai terluka." ucap tuan Aksana mengecup kening putrinya...


Stela memejamkan matanya, semuanya akan menjadi milikknya......semakin besar hasratnya ingin menghabisi Mikha......


💗💗


"Yang benar saja...aku tidak mau..."desis Mikha dengan ekpresi geli ketika Martin berhenti di sebuah gerai makanan di pinggir jalan..


"Ayolah sayang..kau harus mencoba, aku yakin kau akan suka."


"Aku bisa sakit kalau makan makanan kotor, dan berhenti memanggilku sayang, aku merasa mual." Mikha berseru kesal...


Martin menggenggam jemari Mikha....


"Aku senang kau marasa mual..mungkin saja kau sedang hamil anakku."

__ADS_1


"Aku lapar..." ucap Mikha melepaskan genggaman tangan Martin dengan wajah memerah....


Martin hanya terkekeh melihat wajah Mikha yang pucat...betapa ia sudah jatuh cinta pada Mikha.......pria itupun membuka pintu mobil dan menyusul Mikha....


__ADS_2