Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Rumah kita


__ADS_3

Helikopter mendarat dengan sempurna di sebuah atap Mansion rumah Alex. liburan sudah berakhir dan saatnya kembali ke rumah. Alex langsung membawa istri dan anakknya menuju rumahnya dan menginap disana, walau tampaknya Angell masih belum rela melepas mansion kenangannya bersama Wili dulu. karna itu Alex memberinya kesempatan untuk mengunjungi rumah itu sebelum melepasnya. Alex ingin mereka hidup baru dan Angell harus bisa melepas bayang-bayang Wili dalam kehidupan mereka.


Beberapa pengawal dan anak buah menunduk hormat ketika mereka turun dari helikopter, sementara beberapa pelayan perempuan juga siap menunggu perintah.


Mike tersenyum senang menyadari mansion ayahnya lebih besar dan megah. ia sangat bahagia saaat ini.


Alex memeluk punggung Angell dengan penuh cjnta dan sebelah tangannya menggenggam jemaei putrna dengan sayang.


Kita sudah sampai dirumah kita sendiri." ucap Alex dengan sumringah disambut senyuman bahagia oleh Angell dan juga Mike.


"Ayah kamarku luas kan..aku ingin game terbaru ada disna." ucap Mike ketika mereka memasuki halaman Mansion..


"Tentu saja tampan, ayah telah menyiapkan yang terbaik untukmu...segala fasilitas lengkap ada tinggal kau memilih mana yang kau suka."


Angell hanya menggeleng....Alex terlalu memanjakannya namun, Angell tidak berani membantah, ia mengerti selama 11 tahun Alex merindukan putranya, dan semua yang dilakukannya sekarang adalah bentuk cintanya..dan Angell memutuskan tidak akan ikut campur dalam cara Alex memanjakan Mike.


Memasuki ruang tamu, Angell di sambut oleh sebuah foto yang pernah ia kirimkan untuk Alex dulu. dalam foto itu Angell tengah tersenyum menggendong Mike kecil ketika berusia 7 bulan. Angell tertegun karna foto itu tergantung di posisi ruang tamu dengan ukuran yang besar dan mencolok. lalu ada foto pernikahan mereka dan putranya Mike yang juga tergantung dalam ukuran besar.


"Alex...ini..."


"Aku mencintaimu sayang." bisik Alex tersenyum.


Mike juga tampak sangat senang karna fotonya berukuran besar, ia tampak sangat tampan dalam balutan jas..


"Aku sangat tampan ya." ucap Mike yang membuat Angell dan Alex tertawa..


"Kau memang sangat tampan seperti ayah." ucap Alex menyetuh bahu putranya dengan pelan.


"Yah...kalian berdua sangat tampan dan mirip." ucap Angell memuji.


"Ayo..ayah akan menunjukan kamarmu dan kau akan suka." ucap Alex dengan antusias...


"Ayo ayah..aku tidak sabar lagi." ucap Mike menarik tangan kedua orangtuanya dengan tidak sabarnya.


Mereka bertiga menaiki lift dan masuk kedalamnya, lalu keluar dari sana dengan cepat.


Sebuah kamar berukuran besar tampak menyambut mereka dengan begitu terpukau..


Mike melebarkan matanya dengan ekspresi tidak percaya jika kamarnya begitu luas dan mewah, memang dikamarnya yang dulu juga mewah namun disini Alex benar-benar memberinya segala fasilitas canggih dan dilengkapi ruang permainan khusus untuk bermain game.

__ADS_1


"Alex ini terlalu berlebihan." ucap Angell mencoba mencoba protes.


Namun Alex menggeleng...


"Dia akan bertanggung jawab sayang, kita liat bagaimana prestasinya nanti." ucap Alex mendekati Mike yang sedang menyentuh game barunya dengan mata yang tajam..


Apa kau senang."?


"Yah.." balas Mike dengan mata berbinar.


"Apa aku bisa membawa teman-temanku kesini."? sambung Mike tak sabar ingin memamerkan isi kamarnya pada teman-temannya.


"Tentu, tapi ingat..ayah dan bunda tak ingin nilai sekolahmu turun karna sering bermain game..kau harus bertanggung jawab Mike." ucap Alex memberi peringatan...


"Aku berjanji pada ayah dan bunda." ucap Mike dengan cepat.


Alex menegakan tubuhnya.....


"Baiklah Mike, kamar ayah dan bunda ada di sebelah kamarmu apa kau mau ikut."?


Mike menggeleng enggan..


"Baiklah...telp jika kau butuh sesuatu anakku." ucap Alex kemudian memeluk Angell dengan penuh cinta. mereka pun keluar kamar.


Alex membuka pintu kamar mereka dan tertegun, kamar yang begitu luas dan mewah..di ranjang berukuran besar sudah dipenuhi taburan kelopak bunga mawar merah dengan bentuk Love, kembali foto berukuran besar tergantung di tengah ruangan kamar...


Angell tersenyum dan menatap Alex yang sedang menatapnya.


"Berapa lama kau mempersiapkan ini semua."? tanya Angell ingin tau...


"Maksudmu keseluruhan mansion ini."


"Ya."


"Aku mempersiapkannya selama 11 tahun." ucap Alex dengan tatapan sungguh-sungguh.


"11 tahun."? ulang Angell seakan tak percaya. matanya berkaca-kaca membayangkan Alex dengan gigihnya melakukan ini semua demi dirinya dan putranya. entah hati pria ini terbuat dari apa. rasanya Angell kehilangan kata. ia sangat terpesona dan penuh ucapan terimakasih pada Alex karna cintanya yang begitu besar.


Angell mendekati Alex dan memeluk pria itu airmatanya menetes di wajahnya..

__ADS_1


"Terimakasih Alex..kau sangat baik dan mencintai kami."


Alex membalas pelukan Angell dengan mata yang terpejam..tubuhnya bergetar dalam tangisan haru yang menggetarkan hatinya..


"Kau ingat kata-kataku kalau aku sangat mencintaimu, akan selalu mencintaimu dalam keadaan apapun." ucap Alex semakin mempererat pelukannya.


"Aku akan melakukan yang terbaik untukkmu Alex, aku akan selalu memberimu yang terbaik dariku" ucap Angell dengan senyuman haru.


Alex melepaskan pelukannya walau masih menahan tubuh Angell..matanya menyipit dengan ekspresi menilai..


"Aku hanya ingjn cintamu Angell, seperti cintaku kepadamu..tapi aku akan menunggu sampai hari dimana kau akan menerimaku secara untuh."


Angell menganggukan kepala dan kemudian ia mendekati wajah Alex yang tampak mengeras dan sesaat kemudian kembali melum** bibir pria itu dengan begitu dalam hingga Alex tertegun, biasanya ia yang sellau memulai semuanya namun kini Angell yang memulai menggodanya dan Alex tentu tak bisa menolaknya.. Angell terlalu indah..


Pria itu melepaskan ciuman mereka dengan tatapan membara menyentuh wajah Angell yang memerah malu.


"Aku senang kau memulai ini dengan indah...apa kau sudah siap dengan resikonya." tatap Alex dengan nakal, jemarinya sudah naik dan melepaskan kancing atasan Angell denga gemas...


"Aku siap dan akan selalu siap untukmu suamiku." bisik Angell mendekatkan tubuhnya......


❤❤


Aku adalah kau dan kau adalah aku..kita pernah berbagi perasaan, menangis bersama namun...demi dirinya demi cintanya kau telah membuang ikatan yang lebih kuat itu..kau tidak pantas hidup...semua kenanganmu akan menjadi milikku..semua masa lalumu akan ku injak di kakiku mulai dari sekarang...........


W


Di sebuah makam yang bertuliskan nama Wiliam Pearl berdiri seorang pria berjas hitam. matanya tajam menatap makam, memakai kaca mata hitam pria itu menyembunyikan amarahnya....


"Kau sudah mati." seringainya dengan tajam.


Lalu sesaat ia menikmati terpaan angin yang menyapa tubuhnya. pria itu memejamkan matanya dengan rapat...


"Saatnya kita memulai permainan." desisnya tajam..


Pria itu membalikan tubuhnya dan melangkah menuju mobil berwarna hitam pekatnya dan tenggelam disana dengan seorang pria yang membuka pintu mobil dan memberi hormat.


Mobil itu meluncur pergi meninggalkan area pemakaman dengan cepat...


❤❤

__ADS_1


__ADS_2