
Angell menghempas pegangan Alex padanya, ia menatap kesal....
"Apa lagi kesalahanku kali ini."? ucap Alex mendesah...
"Kau lihat cara Aksana memeluk Lusi, mereka terlihat mesra..."
Alex hanya diam sambil menatap Angell yang terus mengoceh dan protes...Alex hanya tersenyum sembari memeluk bahu istrinya menuju mobil..lalu membuka pintu dan membimbing Angell masuk. lalu kemudian iapun masuk..
Alex menghidupkan mesin mobil..ia memandang Angell yang masih saja cemberut..
"Sayang, maafkan aku..apakah menurutmu aku kurang menunjukan perasaanku di permukaan."?
"Yah....kau tidak punya waktu belakangan ini."
"Maafkan aku sayang, katakan lagi apa yang kurang dariku, aku janji akan memperbaiki segalanya."
"Kau..sangat sibuk Alex, kau tau..anak-anak kita sudah sibuk dengan rumah tangganya masing-masing..dan kau selalu sibuk dengan pekerjaan di kantor..
Alex mendesah...sambil mengemudikan mobil ia menatap ke arah jalan....
"Jason akan kembali dan aku sudah menyiapkan posisiku untukknya, aku harus mempersiapkan segalanya sebelum aku mundur...mengertilah sayang." ucap Alex membelai wajah istri cantiknya....
"Kau akan....mengundurkan diri dari perusahaan."? tanya Angell mengerutkan kening...
"Yah...setelah Jason pulang maka aku akan memberikan semua kepadanya dan kita akan punya lebih banyak waktu bersama."
"Aku menantikannya Alex, kau tau jika aku slalu merindukan saat kita bersama, aku juga sudah menyerahkan butik pada Mikha dan kita akan bebas." ucap Angell dengan senyuman...
"Itu bagus sayang..aku berjanji jika aku akan menyerahkan hidupku, waktuku hanya untukkmu sayang."
"Tak ada lagi pekerjazn."?
"Tentu...kita akan berkeliling dunia berdua."
"Jangan berbohong." bisik Angell menaikan alisnya..
"Aku janji..." ucap Alex mengangguk secara berulang...
Angell akhirnya mengangguk dan tersenyum...membiarkan Alex mengecup punggung tangannya penuh cinta, mobil itu mengarah menuju rumah Mike dan Keyla mereka sudah rindu dengan cucu mereka...
🥰🥰
Wilard terbangun tengah malam dan mengusap wajahnya,
Mimpi yang sangat buruk,
Diliriknya lagi tubuh Tari yang tertidur pulas di sampingnya, ia pun tersenyum lagi...lalu kembali berbaring sembari matanya menatap tajam ke arah langit-langit kamar....
Mengapa ia bermimpi tentang Sean...mengapa....mungkin hanya perasaanya saja....Sean sudah lama menghilang dan tak akan mungkin muncul lagi....
Pria itu memejamkan matanya berusaha untuk tertidur, sementara Tari hanya merasa suaminya bergerak-gerak gelisah di dalam tidurnya....
iapun menoleh......
"Wilard....mengapa bangun, apa yang terjadi..."? desahnya dengan suara yang masih mengantuk..
__ADS_1
"Aku...bermimpi sangat buruk sayang, tapi tidak mengapa..aku baik-baik saja," ucap Wilard memejamkan matanya...
Tari mendekat dan memeluk Wilard seraya menenagkan suaminya....
"Jangan berpikir tentang Sean lagi..dia sudah meinkah sekarang dan sudah hidup bahagia.."
Wilard menatap Tari...
"Dia sudah menikah."?
"Yah..bukankah kau sudah tau...mengapa masih saja bertanya."? bisik Tari semakin memeluk suaminya dengan sedih....
Akhir-akhir ini Wilard sering kehilangan sebagian ingatannya tiba-tiba..kadang dia ingat namun sebentar kemudian ia kembali lupa..Tari tak pernah lelah untuk terus menndampingi suaminya..
Wilard mengangguk menggenggam jemari Tari seakan begitu takut kehilangannya, ia memejamkan mata dan menjadi lega...yah...Sean tidak akan merebut Tari darinya labi..pria itu sudah menikah dan Wilard tak perlu cemas....
"Aku sangat mencintaimu Tari...jangan tinggalkan aku demi orang lain."? pinta Wilard...
Tari memejamkan matanya dengan airmata yang tumpah, sungguh ia sedih sekali dengan keadaan Wilard, namun....sebagai istri ia akan terus setia dan menjaga Wilard dengan seluruh jiwanya....
"Sekarang tidur yah sayang." ucap Tari lembut..
"Jangan pergi ketika aku bangun nanti."? ucap Wilard pelan masih cemas...
"Aku janji tidak akan pergi...." ucap Tari menenangkan suaminya,
❤❤
Wilard menuruni tangga dan tersenyum ketika melihat Tari sedang menyiapkan makanan,
Tari tersenyum ketika menyadari Wilard tampak baik-baik saja..
"Bagaimana tidurmu sayang."?
"Sangat baik...semalam mengapa aku tidur sendirian dimana kau semalam."? tanya Wilard penasaran...
Tari hanya menggeleng.....
"Kau bisa melihat cctv sayang." bisik Tari dengan sabar...
Wilard hanya menganggukan kepala....
"Aku ingin kue dan kopi sayang...aku tunggu di taman." ucapnya melangkah pergi...
Tari menggelengkan kepalanya....lalu tersenyum.....mengambil kue dan kopi lalu membawanya keluar menuju taman...
Mereka sedang berada di pulau, karna Wilard sangat merindukan tempat ini..udara pagi yang menyejukan, dan suara burung laut memanjakan mata di pagi hari..Tari membawakan pesanan yang diminta suaminya,
"Kau cantik sekali sayang." puji Wilard tersenyum...
"Kau juga tampan suamiku..." Tari duduk di samping Wilard dan memberikan Kopi...
"Terimakasih." ucap Wilard menatap istrinya dengan penuh cinta....
"Hmm...Wilard, sebelum kau melupakannya besok...aku ingin bilang kalau aku....akan ulang tahun." ucap Tari pelan..
__ADS_1
"Ulangtahun."? ulang Wilard terkejut....
"Yah....aku ingin kita meniup lilin nanti malam."
"Baiklah....aku akan mengingatnya." ucap Wilard memeluk tubuh istrinya dengan rasa sayang....
❤❤
Tengah malam....
Tari menatap Wilard yang tertidur....ia mendesah...ia pasti lupa lagi..batin Tari sedih, mungkin..ia harus terbiasa..bukan salah suaminya...dirinya hanya sedih saja...Wilardmpasti menderita dibanding rasa sedihnya,...
Setelah berdoa dan mengucap syukuran pada Tuhan atas ulangtahunnya, Tari membawa sebuah lilin kecil....menuju balok kamar ia ingin diam-diam meniup lilinnya.....
Tari menatap ke arah langit malam lalu menutup matanya sembari berbisik pelan....
"Terimakasih Tuhan, aku masih di beri kesempatan untuk hidup...aku masih sehat dan dalam keadaan baik....
Airmata Tari menetes....
Tuhan....bisakah aku meminta sebuah kado kecil di hari ulangtahunku sekarang......
Tari masih menutup mata...
Aku ingin....kesembuhan untuk Wilard suamiku, aku ingin dia berhenti menderita..karna sangat menyakitkan bagiku ketika sadar, dia bahkan melupakanku..dia bahkan melupakan kenangan indah kami.......
Tuhan...kembalikan suamiku seperti dulu, aku sangat mencintainya..aku berjanji..akan terus ada bersamanya...akan terus ada di sampingnya..aku tidak akan meninggalkannya demi apapun juga...."
Tari menangis dengan suara yang serak...hatinya sakit sekali...di pegangnya dadanya dengan sedikit kuat, masih memegang lilin di tangannya bersiap meniupnya....
"Selamat ulangtahun Tari sayang.." ucap seseorang di belakangnya,
Tari membeku.....dan menoleh.......
"Wilard."? desahnya semakin terkejut,
Wilard suaminya berdiri dengan membawa bunga dan Sebuah kotak di tangannya...lalu ada sepotong kue kecil dengan lilin di atasnya..
"Selamat ulang tahun istriku tercinta."bisik Wilard sangat lembut..
"Kau ingat ulang tahunku."? Tari menangis...
"Make a wish dan Tiup dulu lilinnya sayang." pinta Wilard tak sabar..
Tari memejamkan mata....lalu membuka mata,ia tersenyum lalu meniup lilin dengan sukacita...
"Selamat ulang tahun istriku." ucap Wilard mengecup bibir Tadi dan memeluknya dengan erat...
"Terimakasih Wilard kau masih mengingat ulangtahunku." senyum Tari...
"Aku mencintaimu Tari,dan..aku ingin jujur...." ucap Wilard serius....
"Serius...tentang apa."?
"Sebenarnya aku tidak pernah lupa ingatan.."?
__ADS_1
"Apa..."? jerit Tari melotot...........