
Wajah Mike menampakan senyum lega ketika layar tv itu menampilkan wajah Keyla secara Close Up dan tampak sangat dekat dengannya. Mike masih menatapnya penuh kerinduan, Keylanya masih sangat cantik..di usia mudanya.
"Tuan....saya akan mencari informasi tentang gadis ini."
Mike menatap dengan tajam.....
"Berapa lama kau bisa menemukannya."?
"Paling lambat besok." ucap Martin menunduk hormat.
"Besok."? ulang Mike seolah tidak percaya, ia menatap Martin dengan sangat puas. pria yang bisa di andalkan..
"Tuan..saya akan membawa nona Keyla ke hadapan tuan dengan segera."
"Tidak...tidak..kau..tidak perlu membawanya, aku hanya ingin kau mencari tau dimana posisinya tinggal, bagaimana keadaannya...dan aku sendiri yang akan mengejutkan dirinya." ucap Mike tersenyum misterius..
Martin menundukan kepala dengan hormat, lalu meninggalkan Mike sendiri.. sementara Mike memandang layar Tv dengan tatapan beku..
"Keyla...aku akan segera mendatangimu dengan segera, bersiaplah untukku sayang." ucap Mike dengan tatapan tajam.....
Mike kembali menyandarkan tubuhnya di sofa dengan hati yang benar-benar lega...matanya tajam dengan senyum yang penuh rindu, menggapai bayangan Keyla dan memeluknya kuat.. cintanya terlalu besar dan Keyla harus menjadi milikknya ketika mereka bertemu nanti.
💖💖
Wilard dan Tari keluar dari rumah mewah mereka ingin masuk ke dalam mobil namun terdiam ketika sebuah mobil dari arah gerbang memasuki halaman, mereka saling menatap...itu mobil milik Alex Sebastian, batin Wilard. pria itu kembali menutup pintu mobil dan menunggu mobil berhenti,
Sesaat kemudian sepasang suami istri itu keluar dari dalam mobil dan mendekati Wilard dan Tari..
senyum Tari merekah ketika memandang Angell, mereka berdua menganggukan kepala dengan arti yang hanya bisa di mengerti keduanya..
"Selamat siang Alex, dan Angell,...senang sekali kalian bisa datang kerumah kami." ucap Wilard basa-basi, padahal dalam hatinya ia sangat malas berurusan dengan keluarga Alex, apalagi ditambah Keyla, putri kebanggaannya hilang dan sampai saat ini belum juga di temukan.
Alex tersenyum dan ,mengangguk walau ia tau Wilard tak sepenuh hati, namun ia memilih mengabaikannya karna hidup dan cinta putranya lebih penting, dari egonya.
"Mari silahkan duduk dulu, Kak Alex dan kak Angell." ucap Tari menunjuk ke arah taman untuk mereka bicara.
__ADS_1
Mereka berempat pun duduk di taman itu dan saling memandang dengan tatapan beku..
"Kami berdua kesini ingin melamar Keyla untuk Mike." ucap Angell menatap mata Wilard..
Wilard sangat terkejut, ia tak menyangka jika Angell akan mengatakan hal itu, bahkan putrinya belum di temukan....
"Aku tidak mengerti maksudmu Angell, aku menghormati kalian berdua sungguh..tapi apakah ini tidak keterlaluan...putriku masih belum di temukan, bagaimana mungkin kalian datang dan melamarnya, apakah kalian sedang mengejekku." ucap Wilard berdecak kesal...
Angell mulai tak sabar,..pria ini memang keras kepala dan susah di ajak bicara baik-baik..oh..kalau saja bukan suami Tari entah apa yang akan dilakukan Angell pada Wilard, mungkin menamparnya...
Tari yang melihat betapa kesalnya kak Angell hanya tersenyum dan ketika Angell menatapnya Tari pura-pura melihat ke arah lain...
"Wilard..tenangkan dirimu, aku tau bagi seorang ayah ini sangat berat bagimu..tapi aku yakin sekali kau tau alasan Keyla meninggalkan rumah dan kenyamanan yang kalian berdua berikan karna apa...dia tidak mendapat kebebasan untuk mengikuti kata hatinya."
"Apa maksudmu."? ucap Wilard tajam..
"Dia mencintai Mike putraku tidakkah kau sadar itu..mereka saling mencintai dan sampai kapan kau memaksakan kehendakmu pada mereka." ucap Alex lantang..
"Keyla adalah putriku dan aku berhak mengaturnya Alex.
Wilard kehilangan kata....
"Keyla ada di luar sana entah bagimana dia sekarang, apakah dia bekerja keras demi mendapatkan makanan, itu pasti Wilard, tidak ada yang gratis di masa sekarang..jika dia setuju keputusanmu Keyla pasti sudah pulang kerumah sekarang..tapi apa..sampai saat ini Keyla tidak juga kembali apa yang kau pikirkan Wilard..apa kau tega putri tunggalmu menderita di luar sana hanya karna egomu."?
Airmata pria itu menetes tanpa ia sadari, Keyla putrinya yang manja..entah bagaimana dia sekarang..bagaimana hidupnya..bagaimana dia mencari makan..apakah bekerja keras, bahkan dirumah ini Wilard tak pernah menginjinkan Keyla menyentuh sesuatu yang berat dan menyakitinya..Keyla di besarkan dengan kemewahan karna dia putri satu-satunya bagi Wilard...bagaimana mungkin Wilard tega membiarkan Keyla menderita di luar sana....
"Aku merindukannya..aku sangat merindukan putriku."ucap Wilard akhirnya menumpahkan rasa sakitnya...
Mereka bertiga saling berpandangan dengan senyum lega....
Angell mendekati Wilard menyentuh bahu pria itu dan membuat Wilard menoleh...
"Semua dendam kita di masa lalu tentang kematian Wili..aku sudah memaafkanmu Wilard, aku sudah memaafkan dirimu..biarkan Wili tenang disana dan kita melanjutkan hidup dengan mengenang kebaikannya saja..bisakah kita berdamai dengan masa lalu Wilard..aku mengampunimu...benar-benar mengampunimu." ucap Angell dengan mata yang basah....
Wilard mengangkat wajahnya dan menatap Angell
__ADS_1
"Aku selalu merasa bersalah dalam hidupku ketika melihat kau dan Mike. aku selalu merasa berdosa...karnanya."
"Lupakan semua itu Wilard, biarkan anak-anak kita bahagia dengan begitu kau bisa menebus kesalahanmu di masa lalu." ucap Angell dengan tenang..
Wilard menatap mata Angell kemudian tersenyum..ia memandang istrinya Tari dan juga Alex yang ikut tersenyum...
"Terimakasih Angell, dan Alex...terimakasih karna kalian menyadarkan aku agar aku tidak semakin terjerumus dan akhirnya kehilangan putriku."
Tari tak tahan lagi dan memeluk suaminya dan menangis...
"Aku mencintaimu sayang..aku sangat mencintaimu." isak Tari dengan senyuman lega...
Wilard menganggukan kepala.....dan merekapun melepaskan pelukan..
Wilard menghela nafas...
"Tapi bahkan aku tak tau dimana Keyla sekarang, dimana aku mencarinya..dimana aku harus mencarinya lagi..." ucap Wilard terlihat sangat putus asa.
Mereka bertiga saling memandang dengan tatapan bersalah namun Alex menggeleng, belum saatnya Wilard tau..biarkan Mike mendapatkan cinta Keyla dan disitulah saatnya Wilard tau, karna ia tau sifat Wilard, jika pria ini tau lebih dahulu maka mungkin ia berubah pikiran dan memisahkan Keyla dan Mike lagi.
Tari dan Angell hanya mengangguk melalui isyarat anggukan kepala.
"Kita akan menemukannya Wilard, aku yakin." ucap Alex menenangkan Wilard yang mengangguk dengan pasrah..
❤❤
Mike berjalan mondar-mandir di kamarnya ia menunggu Martin, sesuai janjinya hari ini Martin akan membawanya berita untukknya..
Pintu di ketuk dan kemudian pria itu masuk dengan senyuman kemenangan..ia menunduk di hadapan Mike....
"Tuan Mike...saya sudah menemukan nona Keyla." ucap Martin dengan senyuman.
Mike mengangguk puas,..ia tertawa, tawa yang lepas......
"Aku tak sabar lagi Martin."
__ADS_1