Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Belum saatnya


__ADS_3

Martin menatap Mike dengan senyuman kecil, sesaat ia kembali menatap ke arah Mikha yang sedang bicara pada Keyla dan tersenyum menatap bayi-bayi menggemaskan itu hatinya terasa hangat, namun...belum sanya ia menujukan dirinya, sebelum ia yakin cinta Mikha memang sejati untuknya..


Pandangan Martin kembali berfokus pada Mike...


"Belum saatnya tuan Mike, aku akan menunjukannya nanti." ucap Mikha tersenyum..


"Tentu saja..aku tau kau memikirkannya dengan matang Martin, aku senang melihat kalian bersama...jika dia sudah jatuh cinta padamu maka dia akan menjadi wanita yang setia dan akan terus mengikutimu kemanapun..bersiaplah Martin." Mike menaikan alisnya..


"Benarkah tuan Mike aku...sudah tidak sabar lagi."


"Aku terganggu dengan panggilan tuan, kau dan ayah berutang padaku karna kalian berdua menyembunyikan identitasmu dariku sejak lama." Mike menggeleng jengkel.


"Maaf....Mike, kami memang merencanakan ini sejak lama dan paman ingi1n ini semua menjadi kejutan."


"Aku sangat terkejut."


"Aku lega kau tidak membunuhku Mike."


"Mana mungkin aku membunuhmu...itu sama saja membunuhku."


Keduanya tertawa dengan santai,


💝💝


"Bagaimana rasanya punya 4 bayi Keyla." Mikha bergumam sambil tersenyum ke arah 4 bayi lucu dan menggemaskan itu yang sedang tertidur."


Keyal mendesah........


"Boleh aku jujur, ini sudah seminggu aku melahirkan..aku sangat bahagia namun sangat lelah, mereka haus sepanjang hari."


Mikha mengangguk dan mengerti, punya satu bayi saja sudah merepotkan apalagi 4 bayi.. tapi ini adalah anugrah, tak semua orang bisa merasakannya...


"Jika mereka besar nanti kau akan merasa bangga dan senang Keyla."


"Yah...tentu saja..."


"Mereka sangat cantik dan tampan.." seru Mikha senang..


"Apa kau dan Martin tidak berencana menikah dan punya bayi."?


Mikha membeku.....ia tak punya jawaban atas pertanyaan Keyla...Martin..ia tidak yakin dengan perasaannya, hubungan mereka terbentuk dari kebencian lalu kesepakatan dan juga saling memanfaatkan...ia tak tau masa depan, namun bagi Mikha....ia akan hati-hati memilih pria yang akan menjadi kekasihnya.


"Masih terlalu awal bagi hubungan kami Keyla, tapi aku berharap bisa bahagia sepertimu dan juga Mike."


"Aku mendoakanmu Mikha..aku berharap kau bisa menemukan cinta sejati dalam hidupmu..dan aku harap Martin adalah orangnya.."


"Terimakasih Keyla...dan maaf atas masa lalu kita." ucap Mikha dengan hati yang tulus..


Keyla menyentuh jemari Mikha dan menggenggamnya...


"Masa lalu adalah kenangan, ayo kita melupakannya dan menatap masa depan kita bersama." ucap Keyla lembut.


"Baiklah kita akan sama-sama bahagia di masa depan Keyla...terimakasih."

__ADS_1


"Tentu saja Mikha."


Kedua wanita cantik itu saling memandang dengan keharuan yang menguar...Mikha merasa lega untuk melangkah karna sudah berdamai dengan masa lalu.


💞💞


Sepanjang perjalanan pulang Mikha terus diam saja hingga Martin menoleh padanya..


"Bagaimana perasaanmu setelah bertemu Mike dan Keyla."?


"Aku lega..terimakasih Martin."


"Mulai sekarang kita bersahabat baik dengan mereka Keyla."


"Yah..."


"Apakah kau tidak bekerja lagi pada Mike."? tanya Mikha ingin tau...


"Tidak...aku sedang merintis usaha kecil-kecilan, tidak mungkin selamanya menjadi pengawal Mike."


Mikha menganggukan kepala...


"Bagus.."


"Aku ingin menikah dan bisa punya anak seperti yang mereka alami." ucap Martin penuh harapan..


Mikha terdiam...ia tak tau harus menjawab Martin...tentu saja ia tak tau masa depan mereka, namun menikah dengan bekas pengawal jauh dari standarnya.. yang ia belum bisa terima jika ia harus bersanding dengan anak buah Mike. Wanita itu tertunduk lahi seolah tenggelam dengan pikirannya sendiri, mengabaikan Martin yang sedang menatapnya begitu dalam, pria itu kemudian menghela nafas.....


"Ada apa dengan wajahmu."


"Mengapa terlihat berpikir keras.."?


Mikha menoleh dan tersenyum...


"Aku sedang memikirkan tentang desain Hotel yang akan dibangun papa, aku dan Stela berlomba untuk membuat karya yang paling bagus."


Martin mengangguk.....


"Baiklah...aku akan membantumu mencari ide." ucap Martin tersenyum..


"Mana mungkin kau Martin, kau kan hanya pengawal Mike sebelumnya mana bisw mengerti tentang desain Hotel."?


"Aku punya teman sesama pengawal, dan bossnya adalah seorang arsitek, aku bisa meminta saran darinya" ucap Martin merendah...


Mikha hanya mengangguk walau tidak yakin, ia memilih untuk meng-iyakan ucapan Martin agar yidak membuat pria ini kecewa. sungguh.. secara tak sadar Mikha mulai memikirkan perasaan orang lain...


"Baiklah..aku menunggu kabar darimu." ucap Mikha tersenyum...


"Bagus."


"Sekarang antarkan aku ke apartement Martin aku sangat lelah."


"Mau aku temani."?

__ADS_1


"Tidak...terimakasih." Mikha melirik dengan penuh peringatan hingga Martin hanya tertawa kecil..


Mobil itu melaju menuju apartement Mikha....


💖💖


"Apa maksudnya ini papa."? tanya Mikha dengan pandangan sedikit kesal...


ia menatap beberapa foto wajah pria yang di berikan papanya, saatini ia seprti sedang di sidang oleh orangtuanya..dan tak lupa ada Stela disana dengan tatapan tajam..


"Papa akan menjodohkanmu Mikha, cepat pilih salah satu dari pria ini..mereka dari keluarga kaya raa seperti kita."


Jemari Mikha bergetar menahan rasa sakit, mengapa orangtuanya terus menjodohkannya sementara Stela yang lebih tua darinya tidak berani mereka jodohkan.?


"Mengapa papa dan mama ingin menjodohkanku."?


"Karna ini saatnya kau menikah Mikha." ucap sang mama sedikit keras..


"Bagaimana dengan kak Stela."? tanya Mikha dengan tatapan tajam..


"Mengapa kau malah menyinggung kakakmu."?


"Kakak lebih tua dariku mama, lebih baik jika kak Stela yang di jodohkan.,aku bisa......."


"Paccckkkkkkkkkk............"


Mikha begitu terkejut mendapat sebuah tamparan keras kali ini dari sang mama....


Ruangan seketika menjadi hening......


Suara Mikha tercekat, seolah ia kehilangan nafas, tetes airmata mengalir di wajahnya pertanda ia sangat terluka.....memandang mata sang mama Mikha menahan dirinya untuk tidak menangis histeris....mengapa mama tega menamparnya hanya karna ia bertanya..?


"Mengapa..."? ucap Mikha dengan suara gemetar....


"Aku sudah lelah mengurusmu Mikha, kau tau betapa susahnya ketika aku melahirkanmu dulu...kau selalu pembangkang, kau selalu membantahku Mikha....aku ibumu aku melahirkanmu mengapa kau selalu protes atas setiap yang mama lakukan." jerit wanita yang mempunyai wajah nyaris kembar dengannya itu semakin membuat lubang besar di hati Mikha...


"Aku menyakiti mama hanya dengan sebuah pertanyaan Mah."? ucap Mikha sedih...


Tuan Aksana dan Stela menjadi kesal....


"Mikha...papa ingin kau menikah duluan karna apa..kakakmu sering sakit-sakitan tak ada satu keluarga pun yang mau menerima menantu sepertinya." ucap tuan Aksana dengan tajam...


Mikha menoleh ke arah papanya lalu ke arah Stela yang bersedekap.....


"Mengapa kalian sangat jahat padaku."? ucap Mikha dengan suara yang tercekat di tenggorokannya...


"Papa..dia menolak perjodohan dengan mereka karna ingin bersama pria rendahan bernama Martin dan papa tau siapa dia."? desis Stela menghasut..


Tuan Aksana menoleh pada Stela....


"Dia adalah pengawal Mike Sebastian..dia seorang pembantu dirumah Mike." ucap Stela kemudian melemparkan tatapan membunuh ke arah Mikha.....


Mikha mengepalkan tangannya dengan kuat......

__ADS_1


"Apa katamu."? seru tuan Aksana dengan murka........


__ADS_2