Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku

Mencuri Hidupmu Untuk Aku Dan Anakku
Tidak tenang


__ADS_3

Angell menjatuhkan ponsel itu dengan sangat ketakutan, airmatanya mengalir deras dan jantungnya berdegup kencang. ponsel itu bahkan masih menyala itu berarti dia masih ada disana dan tidak mematikan telp. Angell memejamkan matanya berusaha untuk tenang dan tidak panik apalagi berteriak ia bisa membuat Alex curiga, ini bahkan malam pengantin mereka, Angell tak ingin mengacaukannya dengan cerita yang tidak masuk akal...Alex akan sangat marah.


Apakah seseorang sedang mengerjainya..? apakah seseorang sedang merencanakan sesuatu, tapi siapa..dan mengapa suaranya terdengar sama.?


Angell menatap lagi ponsel itu dengan gugup, mengapa ia harus takut...


Jemarinya kembali bergetar ketika mengangkat ponsel itu dan mendengarnya.


Angell: Halo...siapa kau.?


Nomor tidak dikenal: Angell....kau tidak mengenalku.?


Kali ini suara Angell tercekat di tenggorokannya...


"Wili..."? jerit Angell dengan suara yang gemetar.


Angell menggeleng dengan ekspresi tidak percaya..dia pasti sudah gila dan mungkin sedang ber halusinasi. sekejap saja Angell menghancurkan ponselnya dengan kuat hingga menimbulkan bunyi yang keras di lantai. airmatanya menetes..tidak..ini tidak mungkin....


Alex membuka pintu kamar dengan cepat ketika mendengar suara dari kamar. ia menatap wajah Angell yang terlihat gugup dan cemas. pria itu mendekati Angell dengan wajah cemas...memegang kedua jemari Angell dan menggenggamnya menyalurkan kekuatan....


"Apa yang terjadi padamu sayang." bisik Alex menyadari ponsel yang hancur dilantai..


Angell menatap mata Alex yang begitu tajam dan waspada, harus bagaimana dia..harus melakukan apa? bagaimana kalau ia memberi tau Alex saja, tapi...Alex tidak akan percaya kepadanya.


Willi..ia mendengar dengan sangat jelas suara Wili. dan mungkin ia hanya terlalu rindu pada Wili sehingga mulai berhalusinasi. tidak..ia tidak akan jujur pada Alex sekarang...


"Aku mendengar suara aneh dan aku ketakutan Alex, kau lama sekali." desis Angell langsung menghambur kepelukan Alex dengan gemetar..


Alex menyadari betapa takutnya Angell saat ini, yah, mereka sedang di pulau dan wajar Angell merasa takut sendirian.


"Maafkan aku meninggalkanmu lama sayang." ucap Alex lalu mengusap punggung Angell dengan pelan.


"Ponselmu..aku akan menggantinya dengan yang baru." ucap Alex dengan senyuman.


"Yah...tidak perlu buru-buru, saat kita pulang saja baru kau membelikannya untukku." ucap Angell dengan gugup.


"Kau tidak butuh ponselmu...biasanya kau justru tidak mau jauh dari ponselmu sayang."ucap Alex sedikit heran..


Angell menghela nafas........


"Aku ingin menikmati waktu kebersamaan kita dengan indah dan tanpa gangguan apapun entah masalah butiik dan masalah tidak terduga lainnya." ucap Angell memberi alasan.


Alex mengangguk dan membimbing istrinya untuk naik ke ranjang..

__ADS_1


Dan membaringkannya di ranjang untuk kemudian tidur sambil memeluk Angell dengan erat. kepala Angell bersandar di lengannya, begini saja sudah membuat Alex sangat bahagia, sudah lama ia memimpikan malam ini. tidur berpelukan dengan istri tercintanya..


"Alex..."


"Hm..."


"Malam ini pengantin kita..kau tidak mau melakukannya."?


Alex tersenyum...


"Aku selalu ingin menyentuhmu setiap malam Angell."


"Lalu...mengapa kau malah menahan diri."?


"Ini adalah malam pertama bagi kita tidur dengan santai, sebagai suami istri dan saling berpelukan..kau sudah menjadi istriku dan aku bisa melakukan kegiatan bercinta denganmu setiap saat tak perduli waktu, kita akan melakukannya nanti.." ucapan Alex membuat Angell mengangguk seraya membenamkan wajahnya dalam-dalam di pelukan posesif Alex.


"Terimakasih kau tidak memaksaku Alex."


"Kau membuatku mengingat ketika aku selalu memaksamu ketika kita akan bercinta.. Angell aku sungguh-sungguh minta maaf." ucap Alex sambil mengecup dahi istrinya dengan lembut...


Angell sungguh tidak percaya mendengar permintaan maaf Alex yang terasa menyentuh hatinya dengan hangat. ia pun menganggukan kepalanya...


"Seorang Alex meminta maaf, aku tersanjung." Angell tertawa...


"Aku senang mendengarnya Alex, aku akan berusaha menjadi istri yang baik dan bunda yang baik untukmu dan anak kita...." ucap Angell dengan tatapan penuh keyakinan.


"Aku tidak sabar lagi menunggu moment ketika kita bertiga tinggal bersama dan ketika kau mengurusku dan putraku setiap hari."


"Akan kulakukan semua yang kau mau Alex, aku akan menyerahkan hidupku kepadamu." bisik Angell dengan suara yang bergetar pelan.


"Oh...Angell..."


Alex semakin memeluk tubuh Angell dengan erat. keduanya tertawa pelan..


"Dimana Mike."? seru Angell pelan..


"Dia sedang dikamar bersama Rafael..


"Astaga dia pasti akan menyulitkan Rafael." ucap Angell dengan senyuman pasrah..


"Biarkan dia bersama Rafaell." ucap Alex pelan


"Baiklah sekarang ayo kita tidur." ucap Angel, dan mulai memejamkan matanya sambil memeluk Alex dan sesaat kemudian iapun tertidur..Alexpun demikian ia tertidur dengan cepat karna kelelahan.

__ADS_1


Tengah malam......


Pria itu terbangun ditengah malam karna haus..meminum segelas air yang sudah tersedia di samping ranjang iapun mendudukan tubuhnya di kepala ranjang...sial, gairahnya bangkit di tengah malam..diliriknya Angell yanng masih tertidur namun tampak gelisah....


"Aaarrrggggghhhh..............." Angell pun terbangun di tengah malam juga..nafasnya naik turun, ketika mimpi buruk itu kembali datang kepadanya..


"Ada apa.."? Alex menyentuh bahu Angell sekaligus merebut perhatiannya, wanita itu menoleh...


"Alex." desah Angell dengan suara yang tercekat..masih berusaha menetralkan debaran jantungnya..


"Kau bermimpi sayang."? ucap Alex memberikan segelas air pada Angell dan ia pun meminumnya sampai habis.


"Yah...."Angell langsung memeluk tubuh Alex dan mendekapnya dengan erat.


Suasana terasa hangat...


Angell kembali gugup ketika Alex menatap matanya begitu tajam dan penuh keinginan..


"Aku..akan berbaring." seru Angell gugup.


Angell merebahkan tubuhnya dengan posisi membelakangi Alex..


"Mengapa kau tidak tidur Alex." ucap Angell masih membelakangi pria yang telah menjadi suaminya itu.


Alex membalikan posisi tubuh Angell hingga Alex menindih tubuhnya dengan senyuman bahagia..


"Aku menarik kembali kata-kataku tentang tidak menyentuhmu saat ini....kau terlalu indah untuk melewatkan malam ini tanpa bercinta Angell." bisik Alex dengan suara yang parau.


Angell terkekeh menyadari Alex sudah menahan diri dari tadi....


"Aku istrimu, lakukanlah dan aku akan siap menyambutmu Alex." balas Angell dengan senyuman tanda setuju.


Alex menganggukan kepalanya dengan senyuman membara...


Lalu.....


Alex mendekatkan bibirnya, lalu melum** bibir Angell dengan perlahan, membelainya dengan penuh cinta yang selama ini terpendam..


Tubuh keduanyapun segera polos dalam hitungan detik dan saling melepaskan hasrat di tengah malam.


💞💞


Disebuah ruangan yang gelap dan remang, seorang pria berbaju hitam terdiam di kursi kebesarannya, sudah hampir pagi namun matanya tidak terpenjam, siang bagaikan malam baginya dan sebaliknya malam adalah siang baginya...

__ADS_1


"Waktunya akan tiba sebentar lagi." desisnya dengan tajam.....


__ADS_2