
Angell begitu terkejut ketika matanya dibuka, ada keluarganya dan teman-temannya yang sudah menunggunya di pulau ini. bagaimana bisa.
Alex menyentuh jemari Angell sekaligus menyadarkan wanita itu bahwa Alex masih berlutut dan menunggu jawabannya..
"Katakan jawabanmu Angell." bisik Alex tak membiarkan Angell berpikir, ia tau jika melamar Angell sendiri akan memakan waktu lama, sedangkan ia sudah tak bisa menunggu. hanya dengan cara iji Angell tak bisa lari darinya, rencana tuan Rusell sangat brilian, dan Alex bersyukur dengan bantuan calon mertuanya itu yang mendukungnya.
Mereka bertatapan dengan tajam...Alex bisa merasakan jemari Angell gemetar di dalam genggamannya, pria itu tersenyum, ia tau Angell sedang bingung sekarang dan pasti tidak akan bisa mengelak dari lamarannya kali ini.
Terdengar bunyi tepuk tangan dan suara siulan dari teman-temannya bersama orangtua, dan Rafael yang memberi semangat pada Angell agar segera menjawab
"Ya" pada Alex...
"Apa yang kau lakukan ini Alex." seru Angell pelan yang hanya di dengar oleh keduanya..
"Janagn kecewakan aku dan anak kita Angel..tolong, terima lamaranku..kakiku sudah mulai kram." bisik Alex pura-pura mengeluh.
"Kau harus menyetujui beberapa syarat dariku."ucap Angell masih mencoba menawar..
"Akan kukakukan semua yang mau sayang, tapi setelah kau menerimaku." ucap Alex dengan cepat.
"Jangan berbohong." tatap Angell sungguh-sungguh.
"Yah..aku janji." balas Alex menganggukan kepalanya.
Angell tersenyum lega dan kemudian mengangguk..
"Ya....aku bersedia Alex." ucapnya dengan senyuman yang begitu manis..
Semua yang ada di tempat itu sangat bahagia mendengarnya terdengar tepuk tangan yang meriah dari semua keluarga yang memang menanti momen penting ini.
Alex berdiri dengan lega lalu kemudian memakaikan cincin di jemari Angell dan memeluknya..
"Aku mencintaimu Angell sayangku." ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Angell membeku, apakah keputusannya sudah benar..apakah dia masih bisa membagi hatinya untuk Alex...
"Aku..."
Alex menyadari suara keraguan yang kentara di suara Angell dan mengabaikannya, yang terpenting adalah Angell akan menjadi istrinya.
"Aku ingin kau mengganti bajumu sekarang karna kita akan menikah hari ini juga." ucap Alex mengeraskan tatapannya.
"Apa...menikah sekarang."?
Angell sangat terkejut karna mengetahui hari ini juga mereka akan menikah, ia bahkan tidak siap. Alex melepaskan pelukannya membiarkan Angell dengan pikirannya sendiri. pria itu kemudian menghampiri Rusell dan berbicara.
Angell mengepalkan tangannya, bisa-bisanya Alex menjebaknya lagi dan lagi...
Angell ingin menemui Alex dan mungkin membatalkan pernikahan, ia tak akan pernah membiarka pria itu menang darinya. namun langkahnya terhenti ketika lengannya di sentuh oleh sang mama dan putranya.
"Mama....Mike.."?
Livia menggandeng lengan Angell dengan senyuman bahagia.
"Mama senang sekali, kau akan menikah dengan ayah kandung Mike...dengar anakku, janan kecewakan kami yah...Alex sangat mencintaimu dan kau...akan bahagia."
__ADS_1
"Mama...." mata Angell berkaca-kaca dan memang benar anggapan Alex jika Angell akan melemah djd epan keluarganya terutama sang mama.
"Mama merestuimu nak, jadilah istri dan ibu yang baik bagi Alex dan juga Mike." ucap Livia sambil menuntun Angell ke ruang ganti.
Sementara Mike menatapnya dengan bahagia yang benar-benar terlihat dimmatanya..
"Bunda...aku akan mempunyai keluarga yang lengkap." ucap Mike dengan mata berkaca-kaca.
Angell kehilangan semua perlawanan di dalam dirinya hingga ia menatap wajah puteranya dengan penuh cinta, sedikit menunduk Angell menyentuh wajah Mike..
"Apa kau sangat senang punya ayah lagi."
"Tentu saja...aku leibh dari senang bunda, inilah yang paling aku inginkan sekarang."
Angell mengangguk mengerti...
"Kau juga harus memakai jasmu dan tampil tampan mendampingi bunda okey."? ucap Angell dengan senyuman haru.
Mike kemudian menganggukan kepalanya dan tersenyum..
"Aku sudah menyiapkannya jauh hari bersama Ayah."
"Hah.'? Angell terkejut.
"Ini rahasia para lelaki bunda, dan bunda dilarang ikut campur." ucap Mike persis seperti cara Alex ketika berbicara.
"Baiklah...bunda tidak akan mencaritau rahasia kalian berdua puas."?
"Yah." Mike tersenyum puas.
"Baiklah bunda, aku juga akan melihat ayah, aku tau dia sangat gugup dan butuh dukungan dariku." ucap Mike dengan senyuman pasrah.
Angell dan Livia saling memandang dan tertawa melihat tinggkah Mike yang sudah terlihat seperti orang dewasa.
Livia dan Angel masih berdiri menatap MIke yang menjauh.
"Kau lihat betapa Mike sangat senang dengan pernikahan kalian." ucap LIvia penuh haru.
Angell mengangguk..
"Mama...kau yang paling tau isi hatiku sebenarnya saat ini, kau tau betapa aku.....'
"Apa ini tentang Wili."?
Angell terdiam, ia membenarkan pernyataan mamanya.
"Angell, sudah akan memasuki tahun ke 6 Wili meninggal sayang, cukup bagimu untuk berduka..sudah terlalu lama sayang, dan mama yakin Wili juga tidak akan senang kau menangisinya dengan begitu lama. dia sangat mencintaimu dan mama yakin. tempatnya akan selalu ada dihati kita semua."
"Berat sekali bagiku mama...aku belum rela." airmata Angell menetes lagi..
"Mama hanya bisa menasehatimu Angell, semua keputusan tetap ada di tanganmu."
Angell menatap wajah mama Livia dengan sedih...
"Mama.."
__ADS_1
"Alex dan Mike dipertaruhkan disini sayang, jika kau tak berubah maka kau akan kehialang dua pria yang mencintaimu." ucap Livia penuh penekanan.
Angell melonggarkan tenggorokannya dengan gugup...
"Baiklah mama, aku akan mengingat semua perkataanmu."
"Bagus...ayo mama antar ke ruang rias."
"Baiklah mama."
******^^******
Angell terlihat begitu cantik dengan gaun putih yang begitu pas di tubuhnya dengan gaun potongan Sabrina, wanita itu terlihat sangat menggemaskan.
Pintu ruangan di ketuk dan terlihat 3 pria yang paling ia cintai memasuki kamar pengantin
Rusell, Rafael dan juga Mike tampak berdiri disana dengan setelan jas yang rapi, mereka sangat tampan dan....mirip.
"Bunda cantik sekali seperti putri." ucap Mike memuji.
"Terimakasih sayang." bisik Angell bahagia.
"Kakak sangat cantik sekali, aku tak percaya kau bisa secantik ini." puji Rafael dengan kedipan mata.
Angell hanya menggeleng tak tahan dengan godaan adikknya. ia hanya mengangguk..
"Kau juga sangat tampan adikku sayang."
Rusell mendekati putri satu-satunya yang teramat di cintainya dengan senyuman lega, bagi seorang ayah, tak ada kebahagiaan yang lebih indah dari pada melihat putrinya menikah dan bahagia, sudah lama ia tidak melihat Angell tersenyum, terutama sejak kematian Wili yang menghancurkan hidup Angell. dan hari ini untuk pertama kalinya Rusell bisa merasa lega luar biasa.
Alex..pria yang tepat bagi Angell, bahkan pria itu menunggu dengan setia selama 11 tahun walau mungkin kesempatan untuk mendapatkan wanita lain begitu terbuka lebar, namun Alex tetap mencintai Angell walau ia tau putrinya sudah menikah dengan pria lain.
Alex..adalah cinta sejati untuk Angell, dan Rusell bersyukur untuk itu.
"Kau..hari ini terlihat seperti seorang Livia Wins dulu, sangat cantik."
"Papa...." isak Angell dengan haru..
"Kau tau betapa bahagianya papa hari ini."? ucap Rusell dengan suara yang serak...
Angell mengangguk....
"Papa sangat mencintaimu Angell."
"Aku juga mencintaimu papa." ucap Angell dengan mata yang basah...
Rafaeel dan Mike hanya memalingkan wajahnya tau mereka juga akan menangis.....
Rusell mengulurkan tangannya dengan senyuman....
"Sudah siap menikah hari ini Angell Wins." tatap pria itu tersenyum......
Bagi yang mau liat visual pernikahan Alex dan Angell ke group chat author yah.....❤❤
Jangan lupa Like, Komen, dan Vote...
__ADS_1
Love U All....💝💝💝💝