
Zee membawa Kiara menuju kamar tidur mereka. Saat itu, Zee menggendong Kiara di depan tubuhnya seperti koala. Kiara juga menyilangkan kedua kakinya pada pinggang Zee. Sementara kedua tangannya, melingkar pada belakang leher sang suami.
Wajah Kiara langsung memerah saat tatapan mata Zee tak lepas dari wajahnya. Kiara benar-benar merasa malu.
Begitu memasuki kamar tidur mereka, Zee langsung berjalan menuju kamar mandi. Rupanya, dia tidak langsung membawa Kiara bergumul di atas tempat tidur. Menyadari hal itu, Kiara langsung mengernyitkan kening.
"Ke-kenapa ke kamar mandi?" tanya Kiara bingung.
"Mandi. Tadi kan belum sempat mandi dengan benar."
Wajah Kiara semakin terasa panas saat otaknya mulai membayangkan sesuatu yang akan terjadi di dalam kamar mandi. "Be-berdua?"
Zee mengerutkan kening. Namun, setelah itu dia menganggukkan kepala. Lagi-lagi, Kiara mendadak panik. Apalagi, saat itu mereka sudah memasuki kamar mandi. Zee menurunkan Kiara di atas lantai kamar mandi. Tatapan mata Zee masih menelisik sekujur tubuh Kiara. Dan, hal itu tentu langsung membuat si empunya kegerahan dan salah tingkah.
Kedua mata Zee tak lepas dari bagian depan tubuh Kiara. Baju renang berwarna baby blue tersebut, benar-benar membuat sekujur tubuh Zee berontak dengan keras.
"Kamu benar-benar sengaja menggodaku, ya?"
__ADS_1
Kiara menggelengkan kepala. "Ti-tidak. Aku mana berani melakukannya, Mas?"
Zee berusaha mengatur napasnya yang terasa memburu sebelum berbicara. "Lalu, kenapa kamu tidak pakai apa-apa di balik baju renang itu?"
"Ehm, i-itu, kata Mommy, model seperti ini memang tidak pakai apa-apa di dalamnya, Mas." Kiara masih menundukkan kepala. Dia benar-benar takut jika Zee kecewa.
Yaelah, mana ada Zee kecewa? Yang ada dia pasti sudah jingkrak-jingkrak kegirangan sambil teriak-teriak. Buka! Buka! Buka! 😩
"Jika tidak menggoda, lalu kenapa memakai pakaian seperti ini? Tuh lihat, baju renang itu tanpa kancing. Tapi, saat basah begini, jadi terlihat dua kancing berwarna coklat kehitaman di depan itu," Zee masih tidak mengalihkan pandangannya dari bagian depan tubuh Kiara.
Kiara buru-buru menyilangkan kedua tangannya di depan dada untuk menyembunyikan 'kancing' yang dimaksudkan oleh Zee. Namun, tangan Zee segera mengurainya. Belum sempat Kiara bertanya, tiba-tiba Zee sudah menyalakan shower hingga membuat tubuh mereka basah.
Hal itu tentu saja membuat tubuh Kiara terpampang nyata di depan Zee. Meskipun Kiara memakai baju renang, namun itu sama sekali tidak berguna. Rupanya, baju renang yang dipakai Kiara tersebut bukan terbuat dari bahan yang biasanya dipakai untuk membuat baju renang. Namun, bahan baju tersebut akan langsung menempel di kulit dan terlihat seperti transparan.
Zee berulang kali meneguk salivanya dengan keras. Kini, dia benar-benar melihat tubuh sang istri terpampang jelas di depannya.
"Di buka saja baju renangnya, toh sudah tidak menutupi apa-apa juga. Kasih, kamu nanti malah masuk angin."Â
__ADS_1
Eh, gimana-gimana? Masuk angin? 🤔
Entah apa yang dipikirkan Kiara, dia hanya bisa mengangguk mengiyakan. Dengan wajah malu-malu, Kiara berbalik memunggungi Zee. Setelah itu, dengan perlahan-lahan Kiara mulai melepaskan baju renang yang sudah 'nyrimpeti' mata Zee sejak tadi.
Begitu penutup yang sudah tidak berguna itu terlepas, Zee langsung memeluk tubuh sang istri dari belakang.
Grep.
Kiara cukup terkejut saat mendapati tindakan tiba-tiba sang suami.
"Ma-mass?"
\=\=\=
Dijawab apa?
Bantu dukung othor dengan menggerakkan jempol tangan ke kiri layar ponsel ya. Klik like sebanyak-banyaknya, biar Zee semangat open housenya.
__ADS_1