
Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar daddy Vanno meski sudah hampir dua minggu sejak kepergian Oma Nadia. Saat ini, daddy Vanno dan juga Ken sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. Zee juga sudah menempati rumah barunya sejak dua hari yang lalu.
Malam itu, daddy Vanno, Ken, dan juga Zee sudah berkumpul di ruang kerja daddy Vanno di rumahnya. Meskipun sudah memutuskan untuk menyerahkan semua urusan kantor kepada Ken, namun daddy Vanno masih sering turun tangan sendiri jika ada urusan kantor yang memang membutuhkannya untuk turun tangan secara langsung.
Seperti saat ini, mereka bertiga sedang berdiskusi tentang GC dan jaringan bisnisnya. Sepeninggal Opa Evan dan Oma Nadia, saham GC menurun dengan drastis. Dan hal itu tidak hanya terjadi di Indonesia, namun di seluruh negara. Bahkan, perusahaan yang ada di Dubai pun mengalami krisis. Kali ini, daddy Vanno harus turun tangan sendiri untuk menyelesaikannya.
"Kita hanya punya waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikan semua permasalahan ini Ken, Zee." Daddy Vanno mulai menjelaskan persoalan yang sedang dihadapi GC.
"Lebih baik kita bagi tugas, Dad. Zee, biar urus yang di Bali ada di Jawa Timur. Aku akan handle yang di Jakarta, Singapura, Jepang, dan LA. Apa Daddy, bisa handle yang di Dubai?" tanya Ken.
Daddy Vanno mengangguk-anggukkan kepala. "Bisa, Ken. Daddy yang handle di Dubai, Spanyol dan German," jawab daddy Vanno.
Ken menoleh ke arah sang putra. "Bagaimana, Zee? Apa kamu sanggup menghandle yang di Jawa Timur dan Bali?"
Zee mengangguk mantap. "Iya, Dad. Aku bisa."
__ADS_1
"Bagus. Kita harus bertindak secepatnya. Untuk yang di daerah lain, kita bisa handle dari jarak jauh. Malam ini kita harus segera bersiap. Besok pagi, kita harus berangkat untuk menyelesaikan semuanya dengan baik." Daddy Vanno sudah mengeluarkan aura seperti biasanya. Jika sudah seperti itu, perkataannya akan sangat sulit di bantah.
Ken dan Zee mengangguk bersamaan. Setelah itu, mereka bertiga segera bersiap. Kepergian mereka kali ini, tentu saja akan mengajak para istri masing-masing. Terutama Zee. Ini pertama kalinya Zee mengajak Kiara untuk urusan pekerjaan.
Setelah semua pembicaraan selesai, Ken dan Zee mengajak Gitta dan Kiara pulang ke rumah masing-masing. Malam itu, mereka juga ikut ke rumah daddy Vanno.
Sesampainya di rumah, Zee meminta Kiara untuk mulai mempacking baju untuk mereka. Tanpa banyak bertanya, Kiara langsung mulai menyusun baju-baju yang diperlukan, sedangkan Zee mulai meminta Alan, asisten sang Daddy yang sering mendampinginya jika bekerja, untuk menyiapkan keberangkatan dan keperluannya selama di Surabaya dan Bali.
Menjelang pukul satu malam, Kiara sudah selesai. Dia keluar kamar dan mencari keberadaan sang suami yang ternyata sedang memeriksa email di ruang tengah. Kiara berjalan menghampiri Zee.
Zee menolehkan kepala menatap wajah sang istri. "Sudah hampir jam satu? Kenapa aku nggak sadar, ya? Ya sudah, kita istirahat dulu," ucap Zee sambil mulai metapikan pekerjaannya.
Kiara segera beranjak untuk menyiapkan baju ganti sang suami. Malam itu, mereka langsung terlelap. Setelah bulan madu singkat kemarin, Kiara dan Zee memang baru beberapa kali melakukan aktivitas 'masak-memasak' kembali. Hal itu disebabkan karena suasana duka yang menyelimuti keluarga besar Geraldy.
Keesokan hari, seluruh keluarga Zee sudah berada di bandara. Mereka akan berangkat menuju tujuannya masing-masing. Daddy Vanno dan mommy Retta akan langsung ke Dubai. Ken dan Gitta akan ke Jepang, sedangkan Zee dan Kiara ke Bali.
__ADS_1
Menjelang makan siang, Zee dan Kiara sudah sampai di salah satu villa keluarganya yang ada di Bali.
"Ini villa Papa. Biasanya jika ke Denpasar, kita akan menginap disini." Zee menjelaskan kepada Kiara saat mulai memasuki villa tersebut.
Kiara mengangguk-anggukkan kepala. "Iya, Mas. Ehm, tapi ini sepertinya bersih. Apa ada yang menempati?"
"Ada asisten rumah tangga dan satpam yang tinggal di paviliun belakang. Mereka yang menjaga tempat ini."
Lagi-lagi Kiara menganggukkan kepala. Setelah itu, dia mulai membereskan pakaian kedalam lemari. Sementara itu, Zee langsung mulai membuka laptop dan menelepon sana sini untuk berkoordinasi dengan beberapa pihak.
Kiara juga langsung berkenalan dengan asisten rumah tangga dan juga penjaga di villa tersebut. Mulai hari ini hingga sekitar satu minggu kedepan, Kiara dan Zee akan tinggal di sana.
\=\=\=
Sudah hari senin, minta dukungan vote buat keluarga Geraldy's ya. 🤗
__ADS_1
Jangan lupa jempol dan komen juga banyak-banyak. 🤭