
Menjelang petang, Ken dan Gitta baru sampai di rumah. Hari ini, banyak sekali pekerjaan yang harus Gitta tangani. Ken bahkan harus menunggu sang istri hingga pekerjaannya selesai.
Ken dan Gitta langsung bergegas membersihkan diri. Seharian di luar rumah, membuat mereka benar-benar harus menjaga kebersihan saat memasuki rumah. Hal itu karena ada bayi yang masih berusia kurang dari satu bulan di rumah. Siapa lagi jika bukan Gen.
Begitu selesai membersihkan diri, Gitta langsung berjalan menghampiri Zee yang saat itu tengah menggendong Gen di ruang tengah. Selama seharian, Gitta merasa kangen karena tidak bertemu dengan cucunya tersebut.
Gitta langsung mengambil alih Gen dari gendongan Zee. Dia menimang-nimang cucunya yang masih membuka kedua matanya tersebut.
"Dimana Kia, Zee?" tanya Gitta sambil berjalan kesana kemari untuk menimang Gen.
"Di kamar, Mom. Tadi masih beresin baju Gen."
Gitta hanya mengangguk-anggukkan kepala sambil menciumi pipi gembul sang cucu. Wangi bayi selalu membuat Gitta gemas.
Tak berapa lama kemudian, Ken terlihat menuruni tangga dan berjalan menghampiri istri dan putranya. Dia juga langsung ikut menciumi pipi gembul Gen yang berada di dalam gendongan Gitta. Tentu saja ciuman itu juga merembet pada pipi si penggendong Gen, alias Gitta. 😪
"Cckkk, apaan sih, Mas?" Gitta langsung protes dengan tindakan sang suami.
"Sedikit saja, Yang," jawab Ken tanpa dosa.
Zee yang melihat hal itu hanya bisa mendesahkan napas berat. Sepertinya, dia akan melihat lagi live show yang akan ditunjukkan oleh orang tuanya setelah tadi melihat live show mama dan papanya.
Ken yang sudah duduk di sofa depan Zee, menoleh ke arah putranya tersebut.
"Tadi El jadi kesini, Zee?" tanya Ken.
"Eh, iya. Jadi, Dad. Kok Daddt bisa tau jika El kesini?" tanya Zee bingung.
__ADS_1
"Oh, itu. Tadi sebenarnya El menghubungimu tapi tidak diangkat. Jadi, dia menghubungi Daddy untuk menanyakan keberadaan kamu."
Zee mengangguk mengerti.
"Tumben El kesini? Ada apa?" tanya Gitta penasaran.
"Oh, itu Mom. Dia mau bilang jika akan melanjut kuliah S2 nya ke luar negeri."
"Eh, mau lanjut ke luar negeri?"
"Iya, Mom. El bilang, dia akan berangkat setelah wisuda."
"Waahh, sebentar lagi, dong berarti."
"Iya, Mom."
Zee menggelengkan kepala. Dia sudah yakin dengan keputusannya untuk menunda S2 nya. Zee akan memverikan kesempatan kepada Kiara untuk kuliah lebih dulu. Setidaknya, sampai Gen sudah lebih besar.
"Nggak, Dad. Aku mau kasih kesempatan Kia kuliah dulu. Setidaknya, nanti ada salah satu dari kami yang bisa jagain, Gen. Aku nggak mau putraku kurang mendapat kasih sayang dan perhatian dari kami karena terlalu sibuk dengan tugas kuliah."
Baik Ken dan Gitta merasa bangga dengan pemikiran sang putra.
"Bagus. Daddy setuju dengan hal itu, Zee."
"Iya, Dad," jawab Zee. Setelah itu, dia mulai memikirkan ucapan El tadi siang. Zee ingin menanyakan sesuatu kepada orang tuanya. Terlebih, kepada Gitta, sang mommy.
"Ehm, misalnya nanti Kia sudah lulus kuliah, apa aku boleh melanjutkan kuliah S2 ke luar negeri juga, Mom?" tanya Zee sambil menatap ke arah Gitta.
__ADS_1
Gitta berbalik dan menatap wajah putranya lekat-lekat sebelum menjawab.
"Boleh. Kamu bisa lanjut S2 bahkan S3 ke luar negeri, Zee. Tapi Gen dan Kia nggak boleh ikut. Mereka harus di rumah nemenin Mommy. Terutama Gen," jawab Gitta sambil menciumi pipi Gen dengan gemas.
Hhhmm, sudah kudugong jawabannya akan seperti ini, batin Zee.
Namun, belum sempat Zee menyahuti ucapan sang mommy, Ken sudah lebih dulu bersuara.
"Tapi Daddy yakin kamu tidak akan sanggup melanjutkan kuliah di luar negeri, Zee."
"Eh, kenapa?" Zee mengerutkan kening ke arah sang daddy. Zee berpikir jika daddynya itu meremehkan kemampuan otaknyaÂ
"Daddy yakin baterai kamu pasti tidak akan sanggup bertahan lama. Apalagi, kamu kan nggak boleh bawa 'charger'. Hahaha."
\=\=\=
Eh, sudah ada jatah vote nih. Tinggalkan satu vote untuk Zee ya. Biar tambah semangat othor up.
Mau tanya nih, dari pasangan cerita othor yang on going ini, mana nih yang paling ditunggu kisahnya?
a. Â Zee dan Kiara (Mendadak Istri 2)
b. Adrian dan Kinan (The CEO's Proposal)
c. Rainer dan Nayra (Tetangga Kamar)
Kasih alasan di komen ya.. 🤗
__ADS_1