Mendadak Istri 2

Mendadak Istri 2
Part 253 - Alasan Kiara


__ADS_3

Zee masih menatap tajam ke arah Kiara. Tatapan kesal sangat jelas terlihat pada wajah Zee. Dan, tentu saja Kiara sudah sangat hafal dengan hal itu. Zee sedang marah dan juga kesal.


Tak mau membuat suaminya semakin kesal, Kiara berjalan mendekat ke arah Zee. Ya, dia sedikit banyak sudah tahu dengan apa yang bisa dilakukannya untuk meredakan api yang tengah berkobar di dalam hati suaminya tersebut. 


Dengan cara apa? Tentu saja dengan cara dipadamkan oleh resep ajaib Kiara yang hanya mampu dilakukan oleh Kiara.


Maaf, Gen. Mommy pinjam dulu pabrik nutrisi kamu untuk daddy. Jika dibiarkan lebih lama, daddy kamu bakal meledak-ledak. Mommy hanya khawatir ledakannya bisa membuat tulang mommy semakin remuk, batin Kiara sambil berjalan mendekati Zee.


"Bukan begitu, Mas. Tadi, aku hanya bingung kok bisa Mr. Edward tahu jika aku menikah dengan Mas Zee," ucap Kiara sambil mengusap-usap dada bidang suaminya tersebut. Tentu saja Kiara yang sudah sangat hafal melakukannya dengan gerakan menggoda.


Dan, benar saja. Napas Zee sudah mulai tidak teratur. Kedua matanya juga sudah mulai tidak fokus pada Kiara.

__ADS_1


"Tadi siang dia datang ke kantor. Katanya, dia dapat informasi dari seseorang jika suami kamu adalah Geraldy. Dan, dia diminta datang ke GC untuk memastikan kebenaran berita itu." Zee masih menatap gerakan Kiara.


Brukk. Kiara langsung mendorong tubuh Zee hingga jatuh terduduk pada sofa yang berada di belakangnya. Secepat kilat, Kiara langsung melompat duduk di atas pangkuan Zee.


"Terus, apa yang terjadi selanjutnya?" tanya Kiara sambil masih menjalankan aksinya. 


Memang itu salah satu cara yang bisa dilakukan oleh Kiara untuk meredam emosi Zee. Dia harus berusaha membagi perhatian Zee agar tidak terlalu fokus oada emosinya. Dan, salah satu cara yang cukup ampuh adalah dengan menggoda Zee.


"Tentu saja aku mengatakan hal yang sebenarnya. Kamu kira aku rela apa membiarkan istriku dilirik laki-laki lain? Enak saja. Lagipula, kenapa kamu nggak pernah cerita jika ada dosen yang naksir kamu? Kamu sengaja menyembunyikan hal itu dariku?" Emosi Zee masih meledak-ledak.


"Jangan marah-marah, nanti capek." Kiara masih berusaha untuk menenangkan emosi Zee. Kali ini, dia berusaha membuka kancing kemeja Zee sambil mulai berbicara. 

__ADS_1


"Sebelumnya, aku minta maaf karena tidak menceritakan hal itu kepada Mas Zee. Alasan pertama, karena aku memang tidak menanggapi apa yang dilakukan oleh Mr.Edward. aku tidak menganggap apa-apa perhatiannya dan perlakuannya yang sedikit beda. Aku akui jika Mr.Edward sedikit aneh terhadapku. Tapi, karena aku berpikir tidak menanggapinya, ya aku hanya diam saja, Mas." Kiara berhasil melepas dua kancing kemeja Zee.


"Alasan kedua, mengapa aku tidak menceritakannya, aki tidak mau membuat kamu cemas, khawatir, dan kepikiran dengan hal tidak penting seperti ini, Mas. Banyak hal yang perlu kamu perhatikan dari pada urusan seperti ini. Toh, aku juga tidak menanggapinya ya, kan?" 


Kali ini, Kiara berhasil melepaskan seluruh kancing kemeja Zee. Hingga kini, kemeja tersebut sudah terbuka lebar di bagian depannya. Dengan sekali gerakan, Kiara berhasil menarik kemeja tersebut hingga lepas dari kedua lengan Zee.


Apa yang dilakukan oleh Zee? Tentu saja dia hanya bisa pasrah dengan ulah sang istri.


"Dan, alasan yang ketiga, dia cukup tua untukku, Mas. Mana mungkin aku tertarik dengan Mr. Edward sementara aku sudah punya yang jauh lebih muda, lebih kuat, dan jauh lebih…," Kiara tidak menyelesaikan ucapannya. Namun, tangan kirinya sudah berhasil menyusup ke dalam celana Zee dan menemukan apa yang dicarinya.


"Ssshhhhh, Ya-yaangg!"

__ADS_1


•••


Kira-kira si singa akan tetap jadi singa atau berubah jadi kucing ya? 🤔


__ADS_2