Mendadak Istri 2

Mendadak Istri 2
Part 79


__ADS_3

Ken mengantarkan Gitta sampai ke butik. Selama perjalanan, mood Ken masih buruk karena perkataan Gitta. Gitta benar-benar merasa tidak enak hati. Dia belum turun dari mobil Ken sebelum berhasil menenangkan sang suami.


Gitta memutar tubuhnya hingga kini menghadap Ken yang masih berada di balik kemudi.


"Mas, aku minta maaf. Jangan ngambek lagi, dong." Gitta mengusap-usap pipi sang suami dengan lembut.


Ken masih mengerucutkan bibirnya. Gitta yang sudah hafal dengan hal itu, langsung mendekatkan wajahnya. Gitta meraih wajah Ken dan memberikan kecupan.


Cup. Cup. Cup.


Gitta menggoda Ken dengan kecupan bertubi-tubi pada pipi kiri dan kanan Ken. Dia sengaja melewatkan bibir sang suami untuk melihat reaksi Ken yang pasti akan merengek.


Dan, benar saja. Ken langsung menarik pinggang Gitta saat dia hendak beranjak. Dengan wajah 'ngalem', Ken merengek kepada Gitta, persis seperti Zee.


"Kenapa hanya pipi, bibirnya belum, Yang."


Gitta yang sudah menyadari panggilan sayang Ken, langsung menyunggingkan senyumannya. 


"Memangnya mau cium di bibir? Bukannya tadi bibir ini sedang 'njabrut' ya?" Gitta menggoda sang suami.

__ADS_1


Ken menggeram mendengar godaan Gitta. Grep. Dia langsung menarik pinggang Gitta dan menempelkan bibirnya pada bibir sang istri. Tangan kirinya menekan tengkuk Gitta sehingga membuatnya tidak bisa bergerak dengan bebas dan hanya bisa menuruti keinginan sang suami.


Cukup lama Ken dan Gitta bertukar saliva. Hingga membuat napas mereka ngos-ngosan. Ken melepaskan pagu*tannya dan menempelkan keningnya dengan kening sang istri.


"Jangan membuatku merasakan kekhawatiran lagi, Yang. Aku tidak akan sanggup." Ken menatap manik Gitta dengan tatapan sendunya. Gitta yang melihat hal itu, bisa mengerti apa yang dirasakan sang suami. 


Gitta menganggukkan kepala sambil mengusap pipi Ken. Dia tersenyum hangat sambil meninggalkan sebuah kecupan pada bibir sang suami.


"Maafkan aku, Mas. Maaf aku tidak bisa memahami apa yang kamu rasakan."


Ken meraih tangan Gitta dan mengecup punggung tangan tersebut berkali-kali.


Gitta menganggukkan kepala sambil tersenyum. Dia bisa melihat wajah sedih sang suami. Ya, Gitta memang tahu bagaimana khawatirnya Ken saat dirinya mengalami keguguran beberapa bulan setelah Khanza sadar. 


Saat itu, baik Ken dan Gitta sama sekali tidak menyadari jika Gitta tengah berbadan dua. Usia kehamilan Gitta saat itu hampir lima minggu. Hal itu baru diketahui saat Gitta mengalami kejadian tidak mengenaskan saat menghadiri sebuah acara dengan Ken. Sejak peristiwa keguguran saat itu, Ken langsung melarang Gitta untuk hamil. Dia benar-benar trauma saat melihat dua orang yang disayanginya mengalami peristiwa yang tak terduga saat hamil muda.


Saat Ken dan Gitta masih berada di dalam mobil, terdengar suara ketukan pintu di belakang Gitta. Sontak saja Ken dan Gitta melepaskan pelukan mereka. Terlihat mommy Retta sudah berdiri di dekat pintu mobil. Gitta yang melihat hal itu buru-buru merapikan penampilannya dan segera keluar dari kendaraan.


Mommy Retta menatap Ken dan Gitta bergantian. Mommy mencebikkan bibir sambil menyilangkan kedua tangannya di depan da*da.

__ADS_1


"Kalian ini benar-benar, ya. Nggak di rumah, nggak di kantor. Eh, sekarang malah di depan butik. Masih belum cukup juga, Ken?" Mommy mendelik tajam sambil menatap wajah sang putra.


"Hehehe, masih kurang, Mom. Aku nggak akan pernah kenyang jika masalah itu." Ken menjawab perkataan sang mommy sambil nyengir.


"Dasar, Geraldy!"


***


Sementara di sekolah, Zee sudah mulai pelajarannya. Hari pertama sekolah, wali kelas satu meminta seluruh siswa untuk memperkenalkan diri dan kedua orang tuanya. Kini, giliran Zee yang mendapat kesempatan. Dia berjalan menuju depan. Dan mulai memperkenalkan diri.


"Hallo, teman-teman. Namaku Zoey Alexander. Umurku enam. Aku suka bermain mobil-mobilan," ucap Zee.


Bu Devia, wali kelas satu, memberikan tepuk tangan untuk Zee.


"Bagus sekali, Sayang. Sekarang, coba perkenalkan nama papa dan mamanya"


Zee pun mengangguk. "Nama Daddyku…,"


\=\=\=

__ADS_1


Hayo, ada yang masih ingat siapa nama lengkap Ken dan Gitta?


__ADS_2