Mendadak Istri 2

Mendadak Istri 2
Part 173


__ADS_3

"Dad?" 


Wajah Zee langsung panik saat menyadari sang daddy tengah berada di rumah sakit. Tak tampak wajah sang mommy di sana. Rupanya, Ken melakukan panggilan video dengan menggunakan ponsel Gitta.


"Daddy kenapa? Daddy di rumah sakit? Kenapa, Dad? Sakit apa? Kenapa tidak ada yang memberitahuku?" Zee langsung melancarkan pertanyaan bertubi-tubi saat melihat sang daddy hanya tersenyum di seberang sana.


"Daddy nggak apa-apa, Zee. I'm okay." Ken berusaha menjelaskan agar sang putra tidak terlalu khawatir. Kiara yang sempat penasaran pun ikut bergabung di samping Zee.


"Daddy bohong! Jika Daddy baik-baik saja, kenapa bisa ada di rumah sakit? Aku bukan anak kecil yang bisa Daddy bohongi. Aku sudah dewasa, Dad. Sudah bisa buat anak juga," ucap Zee.


Ken yang mendengar ucapan sang putra hanya bisa mencebikkan bibir. Belum sempat Ken menjawab pertanyaan Zee, ponsel tersebut sudah diambil alih oleh Gitta yang ternyata sedang berdiri di samping Ken.


"Daddy kamu terkena usus buntu, Zee. Kemarin sempat pingsan sebelum di operasi," jelas Gitta.


Lagi-lagi berita tersebut cukup mengejutkan Zee. Selama ini, sang daddy memang tidak pernah mengeluh tentang kesehatannya. Namun, Zee juga tidak menyangka jika daddynya tersebut mempunyai usus buntu. Zee tidak pernah mendengar Ken mengeluh tentang kesehatannya. 


"Usus buntu? Kok bisa, Mom?" 

__ADS_1


Gitta tampak mendesahkan napas berat ke udara sebelum menjawab pertanyaan sang putra. "Entahlah, Zee. Mommy juga tidak tahu. Selama ini Daddy kamu tidak pernah mengeluh aneh-aneh. Hanya saja, beberapa hari terakhir, Daddy kamu sering sakit perut. Dan, puncaknya kemarin siang. Daddy kamu pingsan di kantor."


Zee tampak mengangguk-anggukkan kepala mengerti. Gitta juga kembali memberikan ponselnya kepada Ken.


"Lalu, bagaimana keadaan Daddy sekarang?" tanya Zee.


"Sudah lebih baik, kok. Ini tinggal pemulihan pasca operasi."


"Yakin sudah baik-baik saja?" Zee masih terlihat khawatir. Meskipun Zee sering berdebat dengan sang daddy, namun rasa sayangnya kepada orang tua melebihi apapun. Dia pasti akan sangat cemas jika ada salah satu dari keluarganya yang sakit atau terluka.


"Daddy sudah nggak apa-apa, Zee. Ini masih menunggu pemeriksaan dokter apakah Daddy sudah diperbolehkan pulang atau belum."


"Kenapa? Daddy nggak betah di rumah sakit, Zee. Bau obat. Mana tangan Daddy di tusuk jarum lagi," Ken menatap tangannya yang diinfus sambil mendengus kesal.


"Cckkk, baru jarum sebesar itu saja Daddy sudah protes. Apa kabar Mommy yang selalu ditusuk jarum sebesar itu." Zee tak kalah sengitnya menjawab ucapan Ken.


Kiara yang berdiri di samping Zee, langsung memukul bahunya. Kia merasa malu saat mendengar ucapan Zee yang terlalu horor menurutnya.

__ADS_1


"Ada apa sih, Yang?" Zee menoleh ke arah Kiara sambil meringis.


"Ngomongnya dijaga, Mas. Malu tau."


"Malu sama siapa? Orang sama Daddy ini."


Kiara hanya bisa mendesahkan napas berat ke udara. Dia sudah cukup hafal dengan ucapan sang suami. Setelah itu, Kiara ikut bergabung dalam obrolan tersebut. Hingga sekitar lima belas menit kemudian, panggilan video tersebut terputus. 


Ken dan Gitta sudah meyakinkan Zee jika kondisi Ken sudah lebih baik. Mereka juga melarang Zee saat hendak menyusul ke Singapura. Gitta tidak mau Zee meninggalkan Kiara terlalu sering saat hamil muda seperti ini.


Setelah panggilan video tersebut terputus, Zee menoleh ke arah Kiara yang sedang menyiapkan sarapan. Tiba-tiba saja Zee ingin makan bebek panggang dengan sambal ijo yang super pedas. Zee langsung mendekat ke arah meja makan untuk menghampiri sang istri.


"Buat sarapan apa?" tanya Zee sambil menciumi pipi Kiara dari samping.


"Biasa, Mas. Ada oseng-oseng jamur dan sosis, ayam kecap, sama omelet. Kamu mau dibuatkan apa, Mas?" Kiara menoleh sambil menatap wajah sang suami.


"Aku mau bebek panggang, Yang. Eh, bukan bebek sih, tepatnya angsa panggang. Aku mau makan lehernya." Zee senyum-senyum sendiri sementara Kiara tampak terkejut mendengar jawaban Zee.

__ADS_1


Gek esuk-esuk golek banyak (angsa) nek endi to Zee? 🤧


__ADS_2