Mendadak Istri 2

Mendadak Istri 2
Part 33


__ADS_3

"Ados!" Zee langsung nyeletuk saat melihat sosok laki-laki yang tidak asing baginya. Laki-laki tersebut tengah memasukkan beberapa barang belanjaan ke dalam bagasi mobil. Kening Ken langsung berkerut saat netranya menoleh ke arah yang ditunjukkan oleh Zee.


"Ados? Apa maksudnya, Yang? Zee mau mandi di sana?" tanya Ken kepada Gitta.


Gitta pun menoleh ke arah sang suami sambil mendesahkan napas ke udara. Ken juga segera melajukan mobilnya saat lampu lalu lintas sudah berubah hijau.


"Maksudnya Agus, Mas, laki-laki yang tadi sedang memasukkan belanjaan ke dalam mobil."


Ken masih belum mengerti maksud perkataan Gitta. "Yang tadi? Kok Zee bisa tau namanya Agus?" Ken mulai curiga.


Gitta yang sudah hafal jika sifat rese Ken akan muncul, langsung mencebikkan bibir. "Dia adalah Agustino, kakak tingkatku di kampus. Dia datang ke butik tadi. Dan, kamu tau siapa dia sebenarnya? Si Agus ini adalah calon tunangan Mita. Tadi mereka pesan baju untuk acara pertunangan mereka."


"Jadi, tadi kalian sudah bertemu di butik? Sama Zee juga?" Seneng bisa ketemu kakak tingkat?" Tuh kan, Ken mulai rese lagi.


"Cckkk, apaan sih, Mas. Nggak usah terlalu jauh mikirnya. Kamu tau nggak siapa si Agus ini sebenarnya? Dia adalah salah seorang mahasiswa yang suka sekali membully mahasiswa kurang mampu seperti aku, Mas. Bahkan, dulu ada teman seangkatanku benar-benar di bully sampai di medsosnya. Dia langsung drop. Jadi, jangan berpikiran aneh-aneh."


"Apa tadi dia juga membully kamu?"

__ADS_1


"Ya, begitulah. Namun, setelah dia tau aku menantu pemilik butik, dia langsung kicep."


Ken mengangguk-anggukkan kepala. Dia cukup bisa mengetahui apa yang dirasakan oleh Agus. Ken melirik sang putra yang sudah mulai terlelap dalam pangkuan Gitta. 


Tak berapa lama kemudian, mobil yang dikemudikan Ken sudah memasuki halaman rumah baru orang tua Al. Ya, mereka tengah mengadakan syukuran rumah baru. Rumah lama mereka jaraknya terlalu jauh dengan rumah sakit tempat bekerja Al. Hal itu membuat papanya Al terlalu jauh saat hendak melakukan pemeriksaan kesehatan.


Zee yang sudah bengun pun langsung memgerjab-ngerjabkan kedua matanya. Dia menatap ke sekeliling dan mendapati tempat baru yang belum pernah dikunjunginya. "Ana, Mi? (Dimana, Mom?"


"Ini di rumah Kakek Eyas, Sayang." Zee memanggil Om Andreas, papanya Al dengan sebutan kakek Eyas.


"Akek Eyas?" Zee tampak bingung. Dia sudah lumayan sering berkunjung ke rumah orang tua Al. Jadi, Zee sudah lumayan hafal dengan rumah tersebut.


Seketika wajah Zee langsung berbinar bahagia saat mendengar jika sang aunty ada di dalam. "Anti Ja. Anti Ja. Yyeee." Zee langsung melonjak-lonjak bahagia.


Ken yang mengekori mereka berdua dengan membawa bingkisan untuk rumah baru papanya Al pun hanya bisa menggelengkan kepala. Dia merasa heran mengapa Zee selalu antusias jika ada Khanza. Ken sempat melirik ke arah samping dan terlihat mobil daddynya sudah ada di sana.


"Assalamualaikum." Gitta mengucapkan salam saat berada di depan pintu utama rumah tersebut.

__ADS_1


"Waalaikumsalam. Eh, Zee sudah datang?" Ternyata Khanza yang menyambut kedatangan mereka. Seketika Khanza langsung mengambil alih Zee ke dalam gendongannya. Jangan lupakan kecupan-kecupan kecil langsung mendarat pada pipi gembul balita tersebut.


"Kyaaaa, Anti Ja. Geyyii, geyyii. Tak au tena lipit, kyaaa! (Kyaaa, Aunty Za. Geli, geli. Nggak mau kena lipstick)"


Khanza hanya terkekeh geli mendengar protes sang balita. Setelah itu, dia menoleh ke arah Ken dan Gitta. "Mari masuk, Kak. Mommy dan Daddy sudah ada di dalam."


Ken dan Gitta mengangguk dan mengekori Khanza memasuki rumah baru tersebut.


"Jam berapa acara pengajiannya dimulai, Za?" tanya Ken sambil berjalan.


"Jam dua, Kak. Paling sebentar lagi tamu undangan juga sudah mulai banyak yang datang."


Ken dan Gitta mengangguk-anggukkan kepala. Saat mereka memasuki ruang keluarga dimana seluruh keluarga sudah berkumpul disana, tiba-tiba terdengar sebuah suara.


"Ckckck, lama sekali datangnya. Daddy dan Mommy kamu sudah sejak tadi datang, Ken. Ngapain lagi sih di butik? Ngadon tambahan?"


\=\=\=\=

__ADS_1


Siap-siap nabung buat kasih vote Zee nanti jam sebelas ya 🤗


__ADS_2