Mendadak Nikah

Mendadak Nikah
173. Asek Asek


__ADS_3

"Gue janji bakal pelan. Gue bakal bikin malam ini menjadi malam yang gak bakal kita lupakan sayang." bisik lembut Kennan pada telinga Tita, dengan tak lupa memberikan gigitan kecil sebelum bibirnya kembali bergerak menelusuri setiap inci tubuh polos isterinya.


Kennan kembali menghujani seluruh tubuh polos Tita dengan kecupan dengan tidak melewatkan setiap inci pun. Bibir basahnya tidak berhenti bergerak menyapu kulit lembut isterinya.


Membuat Tita kembali memejamkan matanya, merasakan sensasi luar biasa saat setiap kecupan Kennan menghujani seluruh permukaan kulitnya.


Tita pun tidak berhenti mendesah, sesekali menggigit bibir bawahnya dan tak jarang pula nama Kennan lolos dari bibirnya di sela lenguhan dan desahannya.


Membuat Kennan semakin bergairah, hingga ciumannya semakin bergerak ke bawah. Tita pun semakin menggila saat merasakan bibir basah itu menyapu seluruh permukaan kulitnya.


Rasa geli dan nikmat bercampur aduk menjadi satu, sulit untuk mengungkapkan rasa nikmat yang Tita rasakan saat ini. Berulangkali menarik lembut surai hitam Kennan saat dirinya tidak dapat menahan rasa tersebut.


Kennan mensejajarkan tubuhnya saat merasakan teripang lautnya menegang sempurna. Perlahan menggesek dan memposisikannya pada bibir palung laut milik tubuh di bawahnya.


"Gue masuk ya sayang..." suara serak Kennan terdengar di gendang telinga Tita.


"Janji pelan ya Bang."


"Iya janji. Gue bakal hati hati. Kalau sakit, lo boleh pukul gue, cakar gue atau apa pun yang elo mau buat meredakan rasa sakitnya."


"Gantian abang yang sakit dong kalau gitu."


"Gak papa, sakit yang gue rasain gak sebanding dengan yang elo rasain dek."


Meskipun ini bukan untuk yang pertama kali, Kennan tau jika tubuh Tita pasti masih akan merasakan sakitnya. Dirinya tak ingin membuat isteri yang disayanginya merasakannya, cukup dulu saat pertama dirinya memasuki tubuh Tita.


Tita mengangguk mengiyakan.


Perlahan teripang laut Kennan bergerak memasuki bibir palung laut di bawahnya. Saat paling laut miliknya setengah masuk, Kennan merasakan tubuh di bawahnya menegang.


Kennan pun mendongak, melihat Tita yang menggigit bibir bawahnya Kennan mendaratkan bibirnya pada bibir Tita untuk mengalihkan ketegangannya.


Dengan lembut m*****t bibir tipis Tita seiring dengan tubuh bagian bawahnya yang mulai bergerak menerobos palung laut isterinya.


Kennan melakukannya dengan sangat pelan dan hati hati hingga saat tubuh polos di bawahnya melemas menikmati pergerakannya, Kennan pun semakin mempercepatnya dengan tanpa melepas tautan bibirnya.


Kennan merasakan bibirnya perih karena tanpa sadar Tita menggigitnya saat merasakan sakit pada tubuh bagian bawahnya yang dipacu oleh teripang laut Kennan yang terasa sesak memenuhi rongga palung lautnya.


Keringat bercucuran diiringi dengan nafas yang menderu pada kedua tubuh polos itu saat merasakan kenikmatan surga dunia yang baru pertama kali mereka lakukan dengan sadar dan saling mengimbangi sentuhan kenikmatan.


Tidak lupa Kennan mengeluarkan teripang lautnya, menyemburkan seluruh calon benihnya di luar karena dirinya tidak ingin membuat perut ramping Tita menggelembung. Belum saatnya sekarang, mereka masih ingin menyelesaikan masa SMAnya seperti remaja umum lainnya.


"Sakit sayang..." Kennan bertanya saat melihat bulir bening menggenang pada kedua sudut mata Tita.


"Sedikit tapi nikmat bang." sahut Tita malu di sela deru nafasnya yang masih memburu.


Kennan tersenyum lalu perlahan jemari kekarnya mengusap lembut bulir bening pada sudut mata istrinya.


"Nanti kalau kita udah sering melakukannya, gak akan sakit lagi." sahut Kennan memandang lekat mata Tita yang masih terlihat berkabut.


Tita mengangguk perlahan.


"Bibir abang berdarah." Tita tersentak kaget saat menyadari sudut bibir bawah Kennan yang memerah akibat gigitannya.

__ADS_1


"Gak papa, gak sakit kok." sahut Kennan dengan meyisihkan anak rambut yang mengurai pada wajah cantiknya.


Posisi Kennan masih nyaman bertengger di atas tubuh Tita.


"Berdarah gini, mosok gak sakit bang."


"Gak sebanding dengan rasa sakit yang elo rasain sayang." ucapnya tersenyum.


Tita yang merasa kasihan, mengusap lembut bibir Kennan kemudian memberanikan diri memajukan wajahnya untuk mengecup bibir Kennan.


Mendapat reaksi Tita yang memulai menciumnya Kennan dengan segera membalas ciuman itu, tidak ingin membiarkan gadis yang telah memberi kenikmatan surga dunia beberapa saat lalu itu mengakhiri tautan bibirnya.


Akhirnya Kennan pun beraksi kembali, memuaskan si jojo yang kembali menegang.


...🍭🍭🍭🍭...


Tita merasakan tubuhnya remuk redam, beberapa saat lalu Kennan berhasil membuat malam panjang yang berkesan bagi keduanya dengan menggempur tubuhnya tiada henti.


Entah berapa kali Kennan memacu tubuh kekarnya di atas tubuh polos Tita.


Kini Tita dan Kennan saling berpelukan, bergelung di bawah selimut yang sama dengan tubuh yang masih sama sama polos.


Tita mendongak pada wajah Kennan yang terpejam.


Sepertinya lelaki itu tidak sepenuhnya tertidur, meski dengkuran halus keluar dari bibirnya yang setengah terbuka.


Tita menggerakkan jemarinya dengan lembut, mengusap bulir keringat yang masih sedikit tersisa pada tubuh kennan.


Abang pasti lelah. gumam hati Tita.


Tangannya menyibak surai hitam Tita dengan tersenyum. "Lo gak tidur dek?"


"Baru wae kebangun. Tita bangunin abang ya?" sahut Tita dengan membawa jemarinya mengusap rahang Kennan.


"Iya... bangunin si jojo juga." ucap Kennan parau khas bangun tidur dengan mencetak senyum seringai pada wajah tampannya. Meskipun Kennan bangun dengan muka bantal yang matanya sedikit memerah dan surai hitam yang berantakan, namun hal itu tidak mengurangi kadar ketampanannya.


Bahkan Tita sangat terpesona dengan wajah Kennan yang tetap saja sempurna di matanya.


"Sekali lagi ya sayang." ucap Kennan serak tepat di telinga Tita.


Tita tersentak kaget saat mendengar permintaan Kennan. Bagaimana bisa Kennan menginginkannya lagi padahal tubuhnya saja masih terasa lelah.


"Bukannya abang tadi udah melakukannya berkali kali, abang gak capek?" heran Tita karena sejujurnya tubuhnya saat ini benar benar sangat lelah.


"Ini akibatnya kalau gue harus puasa setahun."


Lagi lagi kening Tita berkerut.


"Memangnya abang setahun ini puasa, perasaan enggak deh." Tita yang polos tidak memahami ucapan Kennan suaminya.


"Puasa dek, jojo jugak."


Tita mengerutkan dahi, bingung.

__ADS_1


"Siapa jojo bang?" tanya tita bingung.


"Itu yang di bawah. Kennan junior." jawab Kennan dengan merapatkan kembali tubuh bagian bawahnya pada tubuh Tita.


Tita memukul pelan dada bidang suaminya saat memahami maksud suaminya, apalagi saat ini tubuh bagian bawahnya merasakan benda tumpul berbentuk seperti teripang laut itu mengeras dan mulai menggesek bagian tubuh bagian bawahnya.


"Beneran... dia yang paling gak tahan kalau gue deket sama elo kek gini dek."


"Tita capek banget bang." tolaknya halus, karena jujur saja tubuhnya bener benar lelah sekarang.


"Sekali wae ya ... ya ... keburu pagi nih." bujuk Kennan pada Tita.


Sesaat Tita terdiam, terlihat berfikir lalu kemudian mengangguk mengiyakan.


"Abang lakukan sendiri ya, Tita lelah."


"Yah gak asyik dong dek, mosok gue maen sendiri." Kennan menatap lekat mata Tita dengan sedikit memundurkan wajahnya.


"Mau gimana lagi, badan Tita pegal semua bang." Tita memberi alasan dan itu adalah yang sebenarnya.


"Ya udah kalau gitu kita tidur wae ... istirahat." Kennan mengurungkan niatnya.


"Abang marah?" tanya Tita pada Kennan karena dirinya mendengar nada kecewa dari suaminya.


"Enggak." Kennan mengeratkan pelukannya pada tubuh Tita.


"Abang pasti marah."


"Enggak sayang."


"Abang jujur wae."


Kennan memandang lekat wajah Tita yang memandangnya. "Sedikit, rasanya agak sakit kalau keinginan jojo enggak tersalurkan."


Tita merasa kasihan pada suaminya, lalu memutuskan mulai memberikan ciuman pada bibir Kennan.


Tidak ingin menyia - nyiakan kesempatan Kennan pun dengan segera menindih tubuh Tita dan memulai aksinya kembali.


🍨🍨🍨🍨


Selamat Hari Raya Idul Adha dari Bang KennanπŸ˜‰πŸ˜‰



Di tunggu :


Like


Vote


Rate


Komen

__ADS_1


Tambahkan favorit❀


Tengyu for reading tulisan receh othor😘😘😘😘


__ADS_2