
Mohon maaf bila alurnya kecepatan, maaf kalau masih banyak typo yang bertebaran ππππ.
Jangan lupa meninggalkan jejak dengan like and comen. ππ
Selamat membaca π€π€π€.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Saat ini kami sedang sarapan bersama, sangat jarang kami bisa kumpul bersama seperti ini. Hanya saat festival atau perayaan besar saja kami akan kumpul seperti ini. Kami makan dengan penuh canda tawa, disela-sela acara makan Kayla memulai pembicaraan.
"Moms, jarang bukan kita kumpul seperti ini." Tanya Kayla
"Iya, betul. Kita bahkan jarang makan bersama seperti ini." (Mama)
"Mumpung kita sedang berkumpul, bagaimana kalau kita liburan bersama ?." (Kak Arnav)
"Wah kak, kau sungguh mengusulkan hal yang keren kak." Puji ku.
"Baiklah, sudah diputuskan. Setelah makan kalian bersiaplah, kita akan liburan bersama."(ayah)
"Tidak. Aku hanya ingin liburan berdua dengan istriku saja." (Alvin)
"Maaf Vin. Aku ingin liburan dengan adikku tersayang." (Arnav) Dengan nada sedikit penekanan.
"Baiklah, sudah diputuskan. Maka bersiap siaplah." (Kayla)
Setelah selesai makan, aku, mama dan kayla. merapikan meja makan dan mencuci piring. Sembari mengobrol.
"Kakak, aku sangat senang kita bisa bersama lagi." (Kayla)
"Iya sayang, mama sangat merindukanmu."(mama)
"Vira juga senang mah." Sembari tersenyum ke mama.
"Oya sayang, kapan kamu dan Alvin memberikan mama cucu ?."
"Iya kak, kay sudah ngak sabar pingin gendong ponakan Kay."
Aku yang mendengar nya hanya bisa tersenyum, malu. Ahhhh, aku sangat malu.βΊοΈ
Setelah selesai semua, aku, mama, dan Kayla bergegas ke kamar masing-masing untuk bersiap-siap. Rencana nya kami akan berlibur ke resort yang baru Mehta company, yang terletak di pulau Havelock.
__ADS_1
Saat ku sampai dikamar, kulihat Alvin sedang cemberut layaknya anak kecil. Apa iya dia ngambek karena kakak ? Ya ampun lucunya suami ku ini.
"Vin, sudah selesai siap-siap nya?."
Alvin hanya menggeleng kan kepalanya. Yah ternyata kalau suamiku ini ngambek, benar-benar seperti anak kecil.
"Mas, ayo bersiap atau aku akan pergi tanpa mu !."
"Tidak... jangan aku akan bergegas. Jangan pernah bilang kamu akan pergi sendiri tanpa ku." Dengan suara lirih.
Ada apa dengan nya ? Sudah lah aku bersiap siap saja. Aku memasukkan baju yang akan kami pakai selama liburan, sedangkan Alvin mandi.
Alvin POV
Aku sangat senang saat Vira membangunkan aku lagi, seperti dulu. Ide jail pun terlintas, aku akan mengambil morning kiss ku dulu baru bangun. Tekat ku. Vira mulai membangun kan aku lagi, dan aku hanya pura-pura tertidur.
"Mas, bangun."
Kulihat Alvin hanya menggeliat tanpa membuka matanya. Aku keluarkan jurus andalan ku, ku mulai berbisik lembut ditelinga nya.
"Sayang, bangun atau...." Belum selesai aku berbicara, Alvin langsung menarik ku sehingga aku terjatuh diatasnya.
"Morning kiss, sayang." Ku lihat Vira terkejut dengan apa yang baru saja aku lakukan.
"Ahhh, lucunya istriku ini ππ." batinku
"Dan mulai sekarang kau harus memberikan aku morning kiss, setiap pagi."
Vira yang mendengar semakin terkejut, dan wajahnya tanpa ia sadari dari tadi sudah memerah. Setelah selesai cuci muka, aku segera turun kebawah untuk sarapan. Disela-sela acara makan, Kayla memulai pembicaraan, dan Si tukang ancam (Arnav) ini malah ngajak liburan, dan kenapa Vira setuju ? Ayah juga.
"Tidak. Aku hanya ingin liburan berdua dengan istriku saja."ujar ku
"Maaf Vin. Aku ingin liburan dengan adikku tersayang." (Arnav) Dengan nada sedikit penekanan.
Ahh sial di tukang ancam selalu saja, ingin menang sendiri. Aku kan ingin berdua dengan Vira. πππ
Setelah selesai makan aku bergegas ke kamar, dengan pikiran Vira akan peka kalau aku sedang ngambek. Tapi... sudah 5 menit berlalu Vira tidak datang, ahh pasti dia sedang cuci piring. Telah lama ku tungg akhirnya Vira datang, tapi apa ini ? Dia bahkan tidak membujukku.
"Mas, sudah selesai siap-siap nya?."
Ya ampun Vira, peka lah sedikit. Aku sedang ngambek bujuk aku apa. Aku hanya menggelengkan kepalaku, aku sangat malas menjawab pertanyaan nya.
__ADS_1
"Mas, ayo bersiap atau aku akan pergi tanpa mu !."
Deg.....
Aku sangat takut saat Vira berkata akan pergi tanpa ku, aku sangat takut dia akan menghilang lagi. Tapi aku lebih takut dia menghilang tanpa bisa kembali lagi.
"Tidak... jangan aku akan bergegas. Jangan pernah bilang kamu akan pergi sendiri tanpa ku." Dengan suara lirih, aku bergegas pergi untuk mandi.
Setelah selesai mandi, aku tak menemukan Vira dikamar. Aku sangat panik, tak lama pintu kamar terbuka, Vira masuk dengan cemilan yang ia bawa. Sontak aku berlari kearah nya, dan memeluknya dengan erat.
"Jangan pernah tinggalkan aku lagi Vi... aku takut kamu pergi jauh dari ku." bisik ku ditelinga nya.
"Aku tidak akan kemana mana, mas. Jadi bisa lepaskan pelukan mu ?."
Aku pun melepaskan pelukannya, dan bersantai di balkon bersama Vira menunggu yang lain siap. Setelah siap semua kami semua pergi menuju pulau Havelock.
Normal POV
Setelah melakukan perjalanan panjang, akhirnya kami sekeluarga sampai di Havelock.
Kami bergegas ke resort keluarga Mehta. Kami istirahat dikamar masing-masing. Saat sudah cukup istirahat, Alvin mengajak ku untuk melihat sunset bersama.
Kami bermain air bersama, setelah cukup kami kembali ke kamar.
"Vi.."
"Ya, mas."
"Mandi bareng yuk ?."
Aku hanya menganggukkan kepalaku, ya dia suami ku apa salah nya mandi bersama. Dan akhirnya kami mandi bersama, sembari melakukan kegiatan panas kami. Cukup lama kami dikamar mandi, akhirnya kami selesai dan segera bersiap untuk makan malam.
πΊπΊπΊπΊ
Maaf ya, kalau masih ada kurang nya. Author masih harus banyak belajar kalau soal romantis kaya gini π€π€π€. Kebiasaan loading lama jadi suka lemot pas lagi gini.
Jangan lupa tinggalkan jejak dengan like dan komen πππ.
__ADS_1