Mendadak Nikah

Mendadak Nikah
Kembali ke ibukota


__ADS_3

Setelah para tamu pulang, kini giliran kami semua beristirahat. Seluruh keluarga menginap di hotel tempat kami mengadakan resepsi, tetapi Rayhan memutuskan untuk kembali kerumah nya. Vira pun hanya diam mengikuti suaminya, itu. Keputusan Rayhan, sangat tidak disukai Alvin. Dia sangat marah, mengetahui Rayhan mengajak Vira kembali kerumah mereka.


Sesampainya dirumah Rayhan.


Rayhan langsung mengajak Vira masuk, Vira yang sudah hafal dengan letak rumah Rayhan pun langsung masuk (Karena rumah mereka berhadapan). Rayhan meminta Vira, untuk beristirahat. Vira yang mendengar itu pun tertegun.


"Tenang lah, Vi. Aku tidak akan menyentuh mu." Ujar Rayhan.


"Maaf, mas. Aku tidak bisa memberikan itu."


"Tak apa, Vi. Mas paham." Ucap Rayhan.


"Aku juga tau, siapa aku Vi. Ijinkan aku mencintai dan menyayangi mu sampai waktu ku habis , Vi. Mas sangat mencintaimu." Batin Rayhan.


Sementara ditempat Alvin .


Alvin sangat marah dan takut Rayhan melanggar perjanjian tersebut. Ia tau jelas Rayhan juga mencintai Vira.


"Arghhh... Kenapa Rayhan tidak ingin bermalam di hotel juga ?! Kenapa dia harus membawa Vira ku pergi !." Teriak Alvin.


"Seterah Rayhan dia mau membawa adik ku kemana. Dia suaminya ! Dan kau jangan pernah mengusik pernikahan ini ! Tunggu sampai waktunya berakhir ! Paham ?!." Tanya Arnav.


"Iya !." Ucap Alvin sembari kembali kedalam kamarnya.


"Mas, apa ini tidak akan ada masalah ?." Tanya Kayla.


"Mas, juga tidak tau. Semoga semua ini segera selesai." Ucap Arnav


Kayla yang mendengar ucapan suaminya itu, langsung memeluknya. Dia tau benar, betapa suaminya sangat menyayangi Vira. Terkadang dia pun merasa iri, dengan kakak iparnya itu.


🌺🌺🌺

__ADS_1


Cuit.....cuit.....cuit....


Vira yang sudah terbangun sejak Sholah subuh pun, sekarang sedang asyik memasak untuk suami nya. Walaupun pernikahan ini hanya sementara, tapi dia akan melakukan kewajiban nya. Walaupun tidak semuanya.


Rayhan yang setelah Sholah subuh, tadi langsung tidur kembali karena kecapean. Pun terbangun mencium aroma masakan Vira.


"Wah, masak apa kamu Vi ." Tanya Rayhan.


"Sudah bangun, mas ?. Oh...ini hanya masak sayur SOP dan ayam."


Mereka pun sarapan bersama, sebelum mereka melanjutkan perjalanan ke ibukota. Mama Tania (ibunya Rayhan) ingin kami tinggal dirumah utama. Rayhan pun menyetujuinya, aku yang merupakan seorang istri pasti akan ikut kemanapun suaminya ingin tinggal. Kami pun berkumpul kembali di hotel, karena mama tidak mengijinkan kami untuk mengendarai mobil sendiri menuju bandara.


Sesampainya di bandara, kami langsung menaiki pesawat pribadi milik keluarga Rayhan (Oya maaf author lupa πŸ˜‚ Rayhan ini salah satu pengusaha sukses. selain dari bisnis restoran nya, dia punya perusahaan. Dan perusahaan nya merupakan perusahaan no 1 di Indonesia,).


Setelah terbang selama kurang lebih 30 menit di udara, kami sekeluarga tiba di bandara internasional Soekarno Hatta. Sesampainya disana kami langsung menuju mobil keluarga yang telah menunggu kami. Kami pun melanjutkan perjalanan menuju rumah utama keluarga Gupta.


Vira POV


Sesampainya, di rumah keluarga Gupta. Aku dan sekeluarga disambut oleh para pekerja yang sudah berbaris menunggu kedatangan kami.


Mamah, Rayhan dan aku pun langsung masuk kedalam rumah. Saat sudah didalam rumah, aku terkejut melihat isi rumah tersebut. Sangat mewah dan elegan. Susunannya sangat persis seperti rumah mewah dalam komikΒ².


"Sayang, kau masuk lah kedalam kamar Rayhan dulu. Mama mau berbicara dulu dengan Rayhan." ucap mama Tania.


"Biar, paman Kasan yang mengantar mu ." Lanjut mama Tania, sembari menunjuk kearah seorang paman yang aku yakini seorang kepala pelayan.


"Paman, tolong antar menantuku ke kamar Rayhan ya." Ujar mama, pada paman Kasan


"Baik Nyonya. Mari, saya antar ke kamar tuan muda. Nyonya muda." Ujar paman Kasan.


"Terimakasih, paman. Mari." Ucap ku sembari tersenyum.

__ADS_1


Normal POV


Setelah melihat Vira sudah jauh , mama Tania mulai berbicara kepada Rayhan.


"Nak, bagaimana kondisi mu ?."


"Aku baik baik saja mah."


"Rayhan, apa tidak sebaiknya kamu tetap tinggal di rumah sakit ?" Tanya mama


"Mah.... Kau tau sendiri apa kata dokter, Penyakit ku tak bisa disembuhkan. Umur ku tak lama lagi, dari pada aku harus menghabiskan waktu ku di rumah sakit. Lebih baik aku disini melihat senyum dan wajah vira" Jelas Rayhan


"Baiklah sayang, jaga kesehatan mu." Ucap mama sembari meninggalkan Rayhan dan masuk kedalam kamar nya.


Rayhan POV.


Aku tau mah, mama khawatir dan cemas padaku. Tapi aku sudah bahagia dengan semua ini. Ku harap setelah kepergian ku, kau bisa bahagia selama nya Vira.


Pertemuan pertama ku dengan mu, bukan lah saat aku menyelamatkan mu 3 bulan lalu. Aku sudah jatuh hati pada mu, saat aku melihatmu 6 tahun lalu. Saat aku berkunjung pertama kali ke India setelah keluarga kami memutuskan tinggal di Indonesia.


Aku jatuh hati pada seorang gadis yang pertama kali aku temui di sebuah taman yang sedang menolong seorang nenek, yang bahkan tidak dia kenal. Tapi siapa sangka takdir mempertemukan aku lagi dengan gadis yang membuat ku mencintai nya dalam diam.


Aku sangat sedih dan marah saat mengetahui apa yang terjadi padamu. Aku pun berterima kasih padamu Gehna yang tanpa sadar membuat kita terus bersama.


Untuk terakhir kalinya, permintaan ku pada Tuhan. Biarkan orang yang sangat aku cintai itu bahagia. Buatlah dia terus tersenyum, tuhan. Berikan semua rasa sakit dan sedihnya semua padaku .


🌺🌺🌺🌺


maaf ya readers ku tersayang dan paling love love 😘😘😘. Buat besok weekend author ingatkan author tidak janji update.


Terus dukung author di lomba MangaToon/ NovelToon Vote novel ini sebanyak banyaknya 😊😊

__ADS_1


1 poin \= 1 vote


1 koin \= 1 vote


__ADS_2