Mendadak Nikah

Mendadak Nikah
Talak !!


__ADS_3

Selamat membaca πŸ€—πŸ€—


🌺🌺🌺


Berasa cukup menangis dibawah hujan, akhirnya Vira memutuskan untuk kembali ke rumah. Dengan segala pikiran nya, yang tergiang dengan ucapan Alvin yang menjatuhkan talak padanya.


"Sebenarnya apa yang terjadi ? Kenapa Avin berpikir aku yang melukai nenek ?." pikir Vira.


Dia berjalan tanpa memperhatikan jalan, dan tak melihat lampu hijau didepannya. Saat Vira hampir tertabrak, ada seseorang yang menariknya ke belakang.


"Apa kau tidak apa-apa ?." Ujar laki-laki tersebut dengan nada getar.


"Iya." Ucap ku sembari mengangkat kepalaku keatas untuk melihat siapa laki-laki tersebut.


"Zain !!" ujar vira.


"Kenapa kau tak memperhatikan jalan mu ?! Apa kau tau itu tadi sangat berbahaya !." Sembari memeluk Vira.


"Maaf. Aku sedang banyak pikiran."


"Baiklah, aku akan mengantarkan mu pulang."


"Tidak !! tidak perlu, bisa tolong pesankan aku taxi ? Aku tak ingin suamiku salah paham."


"Suami ? Kau hutang penjelasan padaku Alia ." Ujar Zain , pura-pura seolah tidak tau agar Vira percaya.


"Iya, maaf Zain aku tak bisa cerita sekarang."


"Baiklah, aku akan pesankan kamu taxi."


Tak lama kemudian, taxi yang dipesan Zain pun tiba. Dan Vira berpamitan pulang pada Zain. Setelah berlaju kurang lebih 20 menit, taxi yang dinaiki Vira memasuki halaman rumah yang ditempati Vira dan Alvin di Indonesia. Setelah membayar taxi tersebut, Vira segera memasuki rumah.


"Assalamualaikum."


"Masih berani kau kembali kesini hah !!" Ujar alvin.


"Ada apa dengan mu, nak ? Dia istri mu!." Ujar mama


"Itu dulu mah. Saat dia belum melukai nenek dan membunuh nenek."


"Apa maksud mu Vin ?." Tanya ayah


"Dia...."


Sebelum Alvin menyelesaikan ucapannya, kak Arnav dan Kayla tiba dirumah.


"Jaga bicaramu Alvin !!!." Teriak Arnav


"Wah lihat, sang kakak sudah hadir. Baiklah karena semua sudah datang. Maka aku akan mengatakan sesuatu lagi."


"Kumohon Vin, bukan aku yang melukai nenek." ucap Vira


"Iya bukan kau, tapi kau lah yang membawa nenek kedalam keadaan tersebut !!" teriak Alvin.


"Baiklah, tak perlu buang waktu. Alvira Singh Bundhela aku Alvin Pandey menjatuhkan talak dua padamu !!."

__ADS_1


Deg.... deg .....


"Apa kau gila nak ? Vira sedang mengandung anak mu." tanya ayah


"Aku tak perduli ! Yang aku pikirkan sekarang adalah menyingkirkan semua yang berhubungan dengan wanita ini !." Ucap Alvin sembari menunjuk kearah Vira.


"Kuharap kau tak akan menyesali keputusan mu kali ini Alvin Pandey !!!" Ujar Arnav.


Alvin bergegas naik, dan mengambil kunci mobil dan pergi. Vira hanya bisa menangis, melihat apa yang baru saja Alvin katakan dan perbuat. Alvin nya yang dulu begitu mencintai nya. Menjatuhkan talak kedua padanya, dan dia begitu jijik dengan keberadaan nya saat ini.


Vira POV


Aku langsung berlari menuju kamar dan menangis sekencang-kencangnya. Mengeluarkan semua kesedihan ku, dan kekecewaan ku terhadap Alvin. Tak lama kemudian, pintu kamar diketuk dari luar. Kakak ?


Tok... tok...tok...


"Vi..." Ujar Arnav dibalik pintu.


"Masuk, kak "


Arnav pun masuk kedalam kamar Vira, dan menghampiri Vira yang berada di atas kasur. Arnav terduduk ditepi ranjang.


"Vi.. sebenarnya apa yang terjadi ? Beritahu Kaka."


"Apa yang di Katakan Alvin benar kak, aku yang membunuh nenek. Andai aku tak mengajak nenek ke tempat itu ..... Mungkin nenek tak perlu bertemu Lutfia kak... Hiks hiks hiks...." Ucap Vira sembari menangis di pangkuan Arnav.


"Baiklah, kau jangan bersedih lagi. Kaka tidak ingin keponakan kakak terganggu karena ibunya bersedih."


"Lutfia ? Apa gadis itu berulah tanpa sepengetahuan ku ?." Batin Arnav


Sudah lelah menangis aku pun tertidur.


Normal POV


Setelah keluar dari kamar Vira, Arnav menuju kamarnya dan Kayla. Dia mulai berdiskusi dengan sang istri dengan kejanggalan dalam kasus nenek.


"Kay."


"Iya, mas."


"Kau tau, apa yang Vira katakan?."


"Apa, yang kak Vira katakan mas ?."


"Ini semua ulah Lutfia. Tapi kita harus membuktikan nya, pada alvin. Ya, aku jujur aku tak suka pada kakakmu itu. Apalagi dia telah menyakiti adik ku, tapi melihat adikku menangis seperti tadi sungguh membuatku lebih sakit, Kay." Ujar Arnav lirih


"Baiklah, mas. Besok kita akan ketempat dimana terakhir kali kak Vira dan nenek pergi."


"Kau benar kay. Pasti disana ada bukti kalau Vira tak bersalah." Ucap Arnav.


Ditempat lain, Alvin sedang berada disebuah bar termewah di Jakarta. Ia hanya terus menegak Vodka yang ia pesan. Tak lama ada seorang wanita yang menghampiri nya.


"Hai, tuan. Apa mau saya temani ?."


"Enyah kau !! Tinggal kan aku sendiri !!." Teriak Alvin.

__ADS_1


wanita yang ketakutan melihat Alvin marah, segera meninggalkan Alvin sendiri.


"AGRHHH !!! Vira kenapa kau lakukan itu ?!." Ujar Alvin sembari meminum vodka nya.


Tanpa Alvin sadari, ada sepasang mata yang senang melihat penderitaan yang Alvin rasakan.


"Ini baru awal Alvin. Aku akan merebut Vira dari mu, dan ku hancur kan keluarga mu yang telah menghancurkan ibu ku, kakak." Ujar Zain.


🌺🌺🌺


Pagi telah menyapa, tapi Alvin belum kembali. Vira yang sudah bangun dari tidurnya pun teringat kejadian semalam. Dia berharap bahwa semua yang terjadi 2 hari lalu adalah mimpi, bahwa nenek masih hidup. Tapi sayang, semuanya nyata. Vira pun kembali menangis lagi.


Saat ini semua keluarga sedang sarapan bersama, kecuali alvin. Sejak salam ia tidak pulang, dan tidak ada yang mengetahui keberadaan nya. Setelah sarapan, Arnav dan Kayla pamit untuk keluar rumah.


Flashback on


"Mas, kita berangkat ke mall itu sekarang."


"Iya, Kay. Kita pasti membutuhkan banyak waktu untuk memeriksa semua rekaman tersebut."


Sudah 5 jam lebih, Arnav dan Kayla memeriksa cctv mall tersebut dihari Vira dan nenek datang. Tapi mereka belum menemukan titik terang. Tak lama kemudian, mata Kayla terkejut melihat kejadian neneknya berbicara dengan seorang wanita yang Kayla kenal.


"Mas, itu... Nenek dan Lutfia ! Dan mereka bertengkar. Dan lihat dia mendorong nenek !."


Flashback off


Hari sudah semakin sore, tapi belum ada tanda-tanda Alvin akan pulang. Tak lama kemudian Alvin dan seorang pengacara datang membawa berkas perceraian.


"Tanda tangani surat itu, dan tinggalkan rumah ini ! Dengan itu aku telah menjatuhkan talak 3 padamu !." Ujar Alvin dengan dingin.


"Apa ini yang kau mau, Vin."


"Iya."


"Baiklah." Ujar vira sembari menahan air matanya.


Vira menanda tangani surat perceraian tersebut, dan segera menuju kamarnya untuk merapikan bajuΒ² nya kedalam koper. Setelah selesai ia turun kebawah dan berpamitan dengan semua keluarga.


"Ma, pah. maafin Vira kalau Vira ada salah. Terimakasih udah mau menerima Vira sebagai menantu Mama dan papa." Sembari mencium tangan mama dan papa.


"Mas, selamat tinggal." Sembari berjalan disamping alvin.


Saat Vira hendak melangkah kan kakinya keluar, mama memanggil nya.


"Sayang berhenti, pikirkan anak kalian. Mama mohon."


Aku terus melanjutkan langkah ku untuk meninggalkan rumah tersebut.


🌺🌺🌺


Bagaimana dengan bukti yang Arnav punya ? Dan bagaimana kisah Vira selanjutnya ? Penasaran ?


jangan lupa like komen Favorit dan vote 😘


Ayo yang punya usul tempat di tinggal baru Vira, Mau Vira tinggal di pulau Jawa atau Sumatra ? terus daerah nya dimana ? Terus mau ada pesaing cinta baru Alvin selain Zain apa ngak ?

__ADS_1


Jawab author, dan bantu author 🀭🀭


__ADS_2