
Selamat membaca π€π€π€
πΊπΊπΊπΊ
Vira POV
Entah kenapa hari ini perasaan ku tidak enak, walau Alvin sudah menenangkan ku dari kemarin-kemarin. Sudah lah aku keluar saja, bosen juga aku dirumah terus.
Aku memutuskan untuk turun kebawah, dan kulihat ada mama, papa dan nenek yang sedang menikmati cemilan pagi. Entah ada apa, sejak kejadian 2 hari lalu aku menangis takut. Alvin menghubungi mama dan membuat mama dan nenek khawatir. Sehingga mereka memutuskan untuk tinggal di Indonesia bersama kami. Aku sih ok ok aja, malah aku senang banget ada mama. Setidaknya berkurang rasa rinduku pada ibu.
Ibu yang terus menangis sejak kepergian ku, membuat kondisi tubuhnya terus menurun. Sampai akhirnya hayatnya pun dia terus menangis kepergian ku. Aku sangat hancur saat tau kalau ibu meninggal karena ku, aku terus menyalahkan diriku sendiri.
"Mah, pah, nek." Sembari menghampiri mereka.
"Iya sayang." ujar mama
"Aku ingin keluar rumah, aku sangat bosan disini."
"Kebetulan sekali, nenek juga bosan. Nenek belum pernah jalan jalan disini." ujar nenek
"Baiklah, nek. Ayuk." Sembari tersenyum.
"Baiklah kalian hati hati dijalan, dan Bu jangan merepotkan Vira dia sedang hamil." Ujar papa
"Kau pikir aku merepotkan gitu." ujar nenek
"Iya, saat ibu sudah ada ditempat baru, ibu akan memborong semua hal baru ibu lihat. Dan itu akan merepotkan orang yang bersama ibu." Ujar papa sembari tertawa.
"Dasar kau, anak kurang ajar." Sembari cemberut.
"Sudah, sudah. Ayuk nek, kita jalan. Mama ngak ikut ?." Tanya ku.
"Mana di ijinin dia pergi sama anak kurang ajar itu. Anak kurang ajar itu pasti akan bermesraan saat kita pergi." Ledek nenek
"Ibu.." Sembari tersenyum malu.
πΊπΊπΊ
Normal POV
Kini, aku dan nenek telah sampai di pusat perbelanjaan yang ada di Jakarta. Kami memanjakan mata dan menguras uang Alvin. Tanpa mereka sadari, sedari tadi sudah ada sepasang mata yang mengawasi mereka berdua. Nenek sedang berbelanja di bagian baju, dan aku ke toko tas. Saat nenek sedang sendiri, Lutfia menyusul ke tempat Vira yang sendiri. Namun saat hendak memasuki toko tersebut, ada seseorang yang menggenggam tangan Lutfia. Bertapa terkejutnya dia saat yang memegang tangannya adalah nenek.
"Nenek !!."
__ADS_1
"Ikut denganku !." Sembari menarik tangan Lutfia.
Saat dirasa sudah jauh dari tempat Vira, nenek mulai menanyai keberadaan Lutfia.
"Untuk apa kau ada disini ?." Tanya nenek
"Aku harus mengambil apa yang menjadi milikku nek."
"Apa kau lupa ? Dulu sebelum Alvin melamar vira, dia juga pernah melamar mu. Sebelum kau berangkat keluar negeri. Tapi apa ? Kau lebih memilih karier mu, dan meninggalkan cucuku."
"Tapi, waktu itu Alvin setuju menunggu ku. Nek."
"Iya, dia setuju. Tapi aku ? Tidak setuju !."
"Jadi, semua ini ulah nenek ? Tapi kenapa nek ? Kenapa nenek pisahkan aku dengan Alvin ?."
"Iya. kenapa ? Jangan kau pikir aku tidak tau, apa yang kau lakukan untuk mendapatkan semua kontrakΒ² mu. Aku tak ingin mempunyai cucu menantu yang tak suci. Kebetulan aku bertemu Vira, dan aku desak dia menikah. Tapi siapa sangka, dia memilih gadis yang paling aku inginkan sebagai cucu menantuku."
"Baiklah, nek. Orang yang paling disayang Alvin adalah nenek dan aku atau Vira akan ada dibawah nenek, tapi ... bagaimana nenek menyelamatkan Vira dari ku nek ? Aku akan melukainya dan akan aku ambil kembali apa yang merupakan milik ku."
"Jangan pernah kau ganggu keluarga itu lagi." Ujar nenek sembari menahan tangan Lutfia.
Lutfia yang ditahan oleh nenek, pun berusaha melepaskan diri dari nenek. Tanpa sadar Lutfia mendorong nenek, dan membuat nenek terjatuh. Karena takut Lutfia, pergi dan meninggalkan nenek.
Tak lama kemudian, Vira yang sedang mencari nenek panik melihat nenek tergeletak di lantai. Segera ia menelpon Alvin dan membawa nenek ke rumah sakit. Saat dirumah sakit, nenek dalam keadaan kritis.
"Tenang lah nek, kita urus Lutfia nanti. Yang terpenting sekarang adalah kondisi nenek."
Tak lama kemudian, Alvin datang dan langsung memarahi Vira.
"Kau, kemana saja ! Kenapa nenek bisa terluka ?."
"Maaf, saat itu nenek sedang ada di toko baju dan aku ada di toko sebelah. Saat ingin menghampiri nenek, nenek sudah tidak ada ditoko tersebut."
"Sudah berhenti bicara ! Kalau ada apa-apa dengan nenek kau tak akan ku maaf kan." Ujar Alvin sembari memasuki ruangan rawat nenek.
Nenek yang melihat kedatangan Alvin, langsung tersenyum senang.
"Nek... siapa yang membuat mu seperti ini ?."
"Aku harus memberitahu Alvin, bahwa Vira Dalama bahaya. Dia harus menyelamatkan Vira dari Lutfia." Batin nenek.
"Vi...Ra..." Sembari menutup mata selamanya.
__ADS_1
Bip......bip......bip.....
"Vira !! Tega kau melukai nenek ku." Batin Alvin.
πΊπΊπΊ
Kini kami sedang berduka dirumah, Alvin berada disamping jasad nenek. Dan saat Vira hendak mendekati nenek, Alvin menarik Vira keluar dari rumah.
"Untuk apa kau masih disini !!." Teriak Alvin
"Kau kenapa ? Aku hanya ingin berduka untuk nenek."
"Berduka ? Jangan kau pikir aku tidak tau ! Kau lah yang telah membunuhnya !!."
"Apa !! Kau salah paham vin."
"Sudahlah. Kau jangan pernah masuk kedalam." Sembari meninggalkan Vira
"Ada apa ini ? Kenapa Alvin bisa berpikir aku yang membuat nenek meninggal ?." batin Vira
Vira POV
Saat ini nenek telah dimakamkan. Saat itu hujan deras, aku berusaha untuk ke tempat terakhir nenek. Saat aku ingin menyentuh nisan nenek, Alvin mencegah ku.
"Berhenti !!"
"Kenapa ? Aku hanya ingin berdoa untuk nenek."
"Berdoalah dari jauh, aku tak akan mengijinkan orang yang telah membuat nenekku seperti ini, mendekati nisannya."
"Apa hak mu ? Aku masih anggota keluarga ini. Aku istrimu !."
"Baiklah mulai sekarang kau bukan istriku lagi ! Alvira Singh Bundhela aku Alvin Pandey menjatuhkan talak 1 padamu !."
"Kau menalak ku ?."
"Ya. Aku menjatuhkan talak padamu yang pertama disini , dan yang kedua saat kita dirumah, dan yang terakhir saat kita mendapatkan surat pengadilan!!" Sembari meninggalkan Vira.
"Kenapa !!! Nek kenapa ini terjadi nek ?!" Sembari menangis dibawah air hujan.
πΊπΊπΊ
Hai semua maaf ya, baru up . Author sempat lupa sama password akun ini, karena habis mati hpnya. Dan author lupa password line author. Jadi author buat akun baru, ehhh pas udh liat catatan semua akun dan password game dll. author ketemu password nya. Dan baru bisa update sekarang ππ
__ADS_1
Jangan lupa, baca novel author di akun author yang lain judulnya Drama pernikahan ππ
Jangan lupa like dan komen vote dan favorit