Mendadak Nikah

Mendadak Nikah
Hujan


__ADS_3

Setelah Rayhan masuk kedalam rumah, Alvin terus menunggu Vira turun. Hari semakin sore, Alvin masih setia menunggu dibawah. Alvin hanya pergi saat untuk sholat dan makan. Saat malam hari, hujan turun dengan deras. Alvin masih tetap menunggu dibawah agar Vira turun.


Vira yang sendiri tadi melihat Alvin terus menunggu nya, dibawah pun tersentuh. Tapi entah kenapa ia enggan untuk turun.


"Maaf mas, bukan nya aku tak mau bertemu denganmu, tapi saat dihadapan mu. Aku menjadi lemah." Ucap Vira ,lirih.


Sementara ditempat Rayhan.


Rayhan sangat kesal melihat Alvin yang masih kekeh untuk bertemu Vira. Rayhan pun menghubungi Gehna dan bertanya kenapa dia memberitahu keberadaan Vira kepada Alvin .


(Mode telpon)


"Hallo."


"Iya, Ray. ada apa ?." Ujar Gehna diujung telpon.


"Apa maksud nya, ini. Kenapa kau beritahu keberadaan Vira pada alvin !."


"Karena rencana tuan Zain telah tertangkap, tidak ada alasan ku untuk tak memberi tahu penyelamat kakak ku tentang keberadaan istrinya, Ray."


"Baiklah, tapi ingat ! Aku telah jatuh cinta pada Vira, dan aku tak akan menyerah terhadapnya."


"Baiklah, lakukan apa yang kau bisa. selamat tinggal." Ujar Gehna sembari menutup telpon nya.


"Vira, akan ku buat kau menjadi milikku, walau hanya sebentar. Uhukk.. uhukk.." Ucap Rayhan sembari menutup mulutnya, yang ternyata batuknya batuk berdarah.


Malam semakin larut, hujan pun semakin deras. Vira yang melihat Alvin masih tetap di bawah, dan hanya berteduh di bawah pohon. Membuat Vira ingin turun, tapi ada rasa yang menahannya .


"Kenapa kau masih disitu, mas ?Aku tidak akan turun . Biarlah mungkin nanti dia akan pergi." Pikir Vira.


Vira pun berjalan menuju kamarnya, untuk beristirahat. Sementara Rayhan ia terus mengalami batuk yang disertai darah. Malam ini adalah malam yang panjang bagi mereka bertiga.

__ADS_1


Alvin POV


Hujan semakin deras, malam pun semakin larut. Tapi tetap tidak ada tanda-tanda vira akan turun menemui ku. Kulihat kearah jendela rumah Vira, kulihat Vira sedang menatap ku tapi dia langsung berlalu dan mematikan lampu nya.


"Baiklah,Vi. Aku akan terus menunggu mu disini, walaupun besok sakit." Batin Alvin.


Normal POV


Cuit..... Cuit..... Cuit.....


Pagi yang cerah setelah semalaman hujan, Vira yang penasaran pun langsung melihat ke bawah melalui jendela. Disana dia melihat sekelompok orang berkeliling, dibawah pohon tempat Alvin berteduh. Vira yang panik langsung turun ke bawah. Saat hendak turun, Vira berpapasan dengan Rayhan yang juga ingin turun.


"Vi ! Mau kemana kau buru-buru ?." Tanya Rayhan.


"Aku ingin lihat kebawah, orang-orang pada berkumpul ditempat mas Alvin berdiri sepanjang malam."


"Baiklah, sama aku juga penasaran."


Mereka pun turun bersama dan melihat apa yang terjadi. Bertapa terkejutnya Vira dan Rayhan , ternyata orang yang menjadi sumber orang-orang berkumpul di situ adalah Alvin. Terlihat Alvin yang seperti menggigil kedinginan dan seperti sedikit demam, sungguh membuat Vira khawatir. Rayhan yang melihat kekhawatiran Vira terhadap Alvin membuat wajah Rayhan merah karena cemburu dan itu terhadap Alvin.


Tak ada respon dari Alvin, Vira pun memegang kening alvin. Bertapa terkejutnya dia, saat tau Alvin demam sangat tinggi.


"Ya ampun, mas. Kamu demam tinggi." Ucap Vira.


"Ray, kita harus segera membawa mas Alvin ke dokter. Dia demam tinggi."


"Baiklah, aku akan menyiapkan mobil dulu." Ujar Rayhan, sembari mengambil kunci.


Belum lama Rayhan berjalan, orang-orang yang penasaran apa hubungan Vira dengan pria yang tergeletak disana pun mulai bertanya kepada Vira.


"Maaf Mbak, kalau lancang. Saya mau tanya apa hubungan mbak dengan pria tersebut.

__ADS_1


"Dia hanya kenalan ku saja."


Sesampainya dirumah sakit, dokter langsung menangani Alvin. Tak lama kemudian, dokter keluar dan mengatakan bahwa Alvin hanya mengalami demam dan dehidrasi. Dokter pun menanyakan keluarga pasien, dan Vira tanpa sadar mengatakan bahwa dia adalah istrinya. Rayhan yang mendengar ucapan Vira pun sedih. Saat Vira sadar akan apa yang baru saja ia ucapkan, membuat nya frustasi kesal. Ia pun langsung menghubungi kakaknya untuk segera ke rumah sakit untuk menjaga Alvin.


🌺🌺🌺


Saat Alvin sadar dia terkejut melihat Kayla dan Arnav di situ. Kayla yang melihat sang kakak sadar langsung menghampiri nya.


"Kak, kenapa kau bisa seperti ini ?."


Alvin yang tidak mendengarkan perkataan Kayla ,malah menanyakan keberadaan Vira.


"Dimana Vira ?."


"Kakak ipar dia sudah pergi."


"Jangan kau ganggu adik ku lagi, Vin." Ujar Arnav.


"Tidak !! Aku akan mendapatkan nya kembali, dan membuatnya berasa disisi ku lagi."


"Dengan cara apa ? Dengan cara seperti ini ? Berdiri dibawah rumahnya Berjam jam ? Walaupun hujan kau tetap disana ?!." Tanya Arnav yang mulai kesal dengan tingkah Alvin.


"Maaf, tapi.... Aku tak bisa jauh dari nya Ar."


"Baiklah aku akan membantu mu, membujuk adik ku. Tapi ingat !! Apa dia mau bersama dengan mu lagi atau tidak itu bukan urusan ku lagi, dan kau tak bisa memaksakan nya."


" Terimakasih."


"Tapi... tidak mudah bagi kalian untuk kembali, kak Vira harus menikah kembali terlebih dahulu." Ujar Kayla yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan sang kakak dan suaminya tersebut.


🌺🌺🌺

__ADS_1


Hai para readers ku tersayang 😘😘😘 Jangan lupa buat like komen dan vote novel ini kalau kalian suka 😘😘


Sekarang buat semua apk dari MangaToon/ NovelToon sudah bisa pakai poin untuk Vote. Jadi bantu vote ya buat author mu ini 🀭🀭


__ADS_2