Mendadak Nikah

Mendadak Nikah
Belajar melupakan mu


__ADS_3

Selamat membaca πŸ€—πŸ€—


🌺🌺🌺🌺


Denpasar, Bali.


Kini Vira, sudah bekerja disalah satu restoran milik Rayhan. Restoran di tepi pantai, pemandangan yang indah membuat Vira sedikit melupakan kesedihannya. Dia bahkan enggan untuk menghubungi sang kakak, dia terlalu kecewa dengan Alvin. Sehingga membuatnya, sedikit takut untuk bertemu Alvin sekarang.


Pekerjaan yang diberikan Rayhan sangat membantu Vira untuk melupakan kesedihannya, atas anaknya. Tempat yang belum pernah ia kunjungi selama di Indonesia, kini ia tinggal disini sementara waktu.


"Vi ......" Ujar Rayhan.


"Iya, Ray. Ada apa ?."


"Ada apa ? Bisakah kau sedikit bersantai ? Para pegawai ku mengeluh, melihat kau terlalu memaksakan diri."


"Kau tau kan, Ray. Bila aku senggang itu membuat ku bersedih. Biarkan aku sibuk, ku mohon."


"Baiklah, lakukan apa yang membuat mu senang." Ucap Rayhan sembari tersenyum kecil. Dan pergi meninggalkan Vira sendiri.


Vira POV


"Maaf kan aku, Ray. Bukan maksudku membuat mu khawatir, Tapi... sungguh mengingat nya sangat melukai ku." Batin vira


Setelah Ray, pergi. Aku mulai melanjutkan kegiatan ku. Meskipun aku telah melakukan semua kegiatan dan pekerjaan yang diluar tugasku, semua hal tentang Alvin dan bayi ku masih terus menghantuiku.


"Ini semua salah mu, Vin. Andai kamu percaya sedikit saja padaku, mungkin anak kita masih ada bersama kita. Maaf kan aku, ijinkan aku egois untuk membencimu. Sebagai alasan anak ku pergi dariku." Batin vira. Tanpa sadar air mata nya terjatuh. Dengan cepat ia menghapusnya.


"Baiklah, Vira. Semangat !! Dan lupakan semua." Seru Vira.


Tanpa ia sadari, sedari tadi ada sepasang mata yang terus memperhatikannya. Bersedih melihat kondisinya.


Rayhan POV


Setelah mendengar alasan Vira, aku sedikit iri dengan orang yang menjadi suami Vira. Bertapa bodohnya dia menyia-nyiakan orang seperti Vira.


Meski sudah disakiti, dia masih saja memikirkannya. Sifat Vira yang seperti itu, sungguh membuatku terpesona oleh nya. Ketegaran dan keyakinan nya dalam menghadapi semua masalah sungguh membuatku lebih menghormati nya.


"Vira, ijinkan aku menjadi bagian dari kehidupan mu." Batin Rayhan.


"Aku akan terus menunggu datangnya hari, dimana aku bisa masuk kedalam kehidupan mu, Vi. Saat itu aku tak akan menyia-nyiakan mu, seperti mantan suami mu itu." Lanjut Rayhan. Sembari kembali ke ruangannya. Dan benar benar meninggalkan Vira sendiri.


Jakarta, kediaman keluarga Pandey.


Terlihat seorang pria, dikelilingi oleh berbagai minuman keras. Alvin. Dia hanya bisa terus meruntuki kebodohan nya. Sudah hampir seminggu dia mengurung diri, di ruangan yang gelap dan ditemani berbagai minuman keras. Tapi tetap saja, bayangan akan Vira terus menghantuinya.


"Vira....dimana kamu.... sayang....maaf kan aku sayang..." Racau Alvin dalam pengaruh minuman.


Tiba-tiba, seseorang membuka pintu kamar tersebut. Dan membuka tirai yang menutup jendela. Sinar matahari langsung menerangi seluruh ruangan, Alvin yang terkejut melihat cahaya membuat matanya merasakan silau. Perempuan itu berjalan menghampiri Alvin yang masih tersungkur dilantai dengan minuman disekelilingnya.


"Kak, hentikan semua ini !! Apa kau pikir dengan kau mengurung diri disini, dan meminum minuman ini kak Vira akan kembali ? Tidak kak !!" Ujar Kayla


"Vira..... Vira ..... dimana kamu sayang..." Racau Alvin

__ADS_1


Kayla yang sudah kesal dengan sang kakak, diambil lah air dari kamar mandi untuk menyiram sang kakak.


Byurrr.....


"Ahhh.....Apa apaan kau ... berani sekali menyiram tubuh ku !!" Ujar Alvin yang kesal.


"Ya !! Aku harus menyiram mu dengan air , agar Kaka sadar dan segera melanjutkan hidup kakak."


"Apa gunanya aku hidup Kay ? Vira ku, anak ku bahkan tidak ada disini," Ucap Alvin dengan lirih.


"Maka dari itu kak, lanjutkan hidup kakak dan cari kak Vira dan keponakan ku."


"Kau benar kay ! Terimakasih."


🌺🌺🌺🌺


2 Bulan kemudian.


Kini Vira, sudah kembali ceria. Dia sudah bisa melupakan kesedihannya beberapa bulan lalu. Kini, dia bahkan sudah berani menghubungi sang kakak. Walau dia minta dirahasiakan keberadaan nya.


Vira kini menjabat sebagai menejer di restoran Rayhan. Tanpa Vira sadari selalu banyak kaum Adam yang ingin mengenalnya lebih. Namun semuanya selalu terhalang oleh Rayhan.


Rayhan diam diam menunjukkan sifat posesif nya terhadap Vira, dia tidak akan membiarkan pria lain mendekati wanita yang dia cintai. Meski Vira sendiri, belum mengetahui perasaan Rayhan. Sudah banyak rekan kerja Vira yang mengatakan bahwa bos mereka menyukai dirinya, namun semua itu disangkal oleh Vira. Baginya Rayhan adalah penyelamatnya.


Meskipun Vira telah bisa melupakan kesedihannya, tapi ia masih belum begitu bisa membuka hati untuk lelaki lain. Dia masih begitu mencintai Alvin, meskipun Alvin telah berulang kali menyakitinya. Tapi cinta ini sepadan dengan kebenciannya terhadap Alvin.


Ditempat lain, Alvin terus disibukan dengan cabang cabang baru Pandey company. Selama 2 bulan terakhir Alvin selalu mengadakan acara pernikahan massal untuk mengenang Vira. Vira selalu senang saat ada orang yang menikah, dia ingin sekali mengadakan pernikahan massal untuk orang orang yang terkendala biaya.


"Vi... Andai kamu ada disini, apa kamu akan bahagia aku mengadakan acara yang sangat kau inginkan ?." pikir Alvin. Tiba-tiba suara seseorang mengganggu pemikiran Alvin.


"Iya. Ada apa Dwi ?."


"Acara akan segera dimulai, mereka meminta bapak memberi para pengantin itu berkat."


"Baiklah mari."


Selama acara pernikahan dilangsungkan, Alvin mengenang kembali saat ia menikahi Vira. Saat dia mengucap ijab Kabul.


Kembali ke Vira, saat ini di restoran di hebohkan dengan seorang pria yang datang untuk menyatakan cinta nya ke pada Vira.


"Menejer Vira... Aku mau mengatakan sesuatu padamu !!" Teriak pria itu di depan restoran.


Membuat seluruh pengunjung melihat ke arah depan, Vira yang merasa namanya terus dipanggil pun keluar dari ruangan. Begitupun dengan Rayhan.


"Maaf tuan, hentikan ini mengganggu pengunjung lain." Ujar salah seorang pegawai.


"Tidak ! Saya harus bicara dengan menejer Vira." Ujar pria tersebut.


Tak lama kemudian, Vira dan Rayhan sudah ada di kerumunan tersebut. Pria yang membuat keributan tersebut, senang saat melihat Vira. Ia langsung berjalan kearah Vira, dan berlutut didepan Vira dan mulai. berbicara.


"Menejer Vira , saya menyukai anda. Mau kah anda menjadi kekasih ku ?." Tanya pria tersebut.


"Maaf kan saya, tuan tapi saya belum siap menerima hubungan apapun dulu saat ini."

__ADS_1


"Apa maksud Menejer Vira ?."


"Tuan, anda berani mengatakan cinta pada saya tanpa tau status saya ? Saya seorang janda."


"Apa !!! Itu tidak mungkin."


"Saya serius tuan. Tuan bisa mencari info tentang saya di internet. Nama lengkap saya Alvira Singh Bundhela Tuan bisa mencari tau tentang saya." Ujar vira sembari tersenyum dan meninggalkan keributan yang pria tersebut buat.


Salah seorang pengunjung yang mendengar nama lengkap Vira langsung berseru.


"Bukankah itu nama dari istri Alvin Pandey ? Dan adik angkat dari CEO perusahaan Mehta ?." Ujar salah seorang pengunjung.


"Betul dia istri dari pengusaha sukses itu. Tapi katanya mereka sudah berpisah." Ujar para pengunjung yang lain.


Rayhan yang mendengar itu, menjadi sangat kesal. Dan berusaha lebih keras lagi agar Vira bisa jatuh cinta padanya.


🌺🌺🌺


Hai semuanya maaf ya author telat update πŸ˜‚πŸ˜‚


Oya semuanya author mau ganti semua karakter di novel ini. Kan ada yang bilang, kurang cocok kalo nama India muka China πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Jadi udh author cari foto yang menurut author ok. 🀭🀭🀭



Alvira Singh Bundhela / Alvira Singh Alvin



Alvin Pandey



Arnav Mehta



Kayla Pandey / Kayla Mehta



Zain Abdullah



Lutfia



Rayhan **Gupta


Sekian dari author 😘


Salam sayang dari author

__ADS_1


ΰ€—ΰ€Ήΰ€¨ΰ€Ύ


(Ratna**)


__ADS_2