Mendadak Nikah

Mendadak Nikah
Kecurigaan vira


__ADS_3

Setelah selesai berbicara dengan mama Tania, Rayhan pun menyusul Vira kedalam kamar. Saat Rayhan baru berdiri di depan pintu, ia terkejut melihat Vira ingin membuka kopernya untuk mengeluarkan baju bajunya.


Rayhan takut kalau Vira akan menemukan semua obat obatnya dan dokumen tentang penyakitnya. Rayhan pun bergegas masuk dan menghalangi Vira membuka kopernya.


"Vi... sedang apa kau ." Ucap Rayhan sembari menahan kopernya.


Vira yang kaget saat ingin membuka koper Rayhan tapi malah di tahan oleh yang punya koper.


"Aku hanya ingin memasukkan baju-baju mu kedalam lemari, mas."


"Tidak perlu,Vi. Mas bisa sendiri."


"Tidak, mas. itu tugas ku. Jadi biarkan aku saja, oke."


"Sudah aku bilang tidak usah ya tidak usah !!." Teriak Rayhan


Vira yang untuk pertama kalinya ia melihat Rayhan membentaknya membuat dirinya terkejut. Rayhan yang sadar akan perbuatannya, pun segera meminta maaf kepada Vira.


"Maaf... Vi... bukan maksudku, untuk membentak mu. Mas, hanya masih belum terbiasa. Biarkan mas saja yang rapihkan, barang mas. Ok." Ucap Rayhan sembari mengangkat kopernya.


Vira merasakan Rayhan berusaha menyembunyikan sesuatu dari nya. Tapi dia pun menepis anggapan nya.


Setelah selesai membersihkan diri, Vira pun berniat turun kebawah untuk membuat makan malam untuk keluarga baru nya tersebut. Saat hendak turun dia, berpapasan dengan salah seorang pelayan yang sedang membawa nampan berisi obat-obatan ke arah ruang kerja Rayhan yang berada di samping tangga turun.


"Tunggu mbak, itu obat buat siapa ?." Tanya vira.


"Maaf, nyonya. Ini buat tuan muda."


"Itu obat apa ,mbak."


"Itu..." belum selesai, pelayan itu berbicara. Tiba-tiba, dipotong oleh Rayhan yang entah muncul dari mana.


"Itu, kepala ku tiba tiba sakit. Jadi aku meminta pelayan ini membawa obat ku."


"Kenapa Rayhan berbohong padaku ? Ini bukan obat sakit kepala. Apa yang kau sembunyikan dari ku, Ray." batin Vira.

__ADS_1


🌺🌺🌺


Tanpa terasa pernikahan Vira dan Rayhan sudah berjalan selama 2 Minggu. Selama itu pula, Vira merasakan ada perubahan dalam sikap Rayhan. Semenjak kejadian itu, Rayhan lebih sering diluar rumah. Dengan alasan kerja lembur atau keluar kota.


Hari ini, Rayhan akan pulang setelah 3 hari dia pergi keluar kota. Seperti biasa, setiap dia kembali tubuhnya akan semakin kurus.


"Mas, kenapa badan mu semakin kurus ? Apa disana makanannya tidak enak ? Bagaimana kalau besok-besok aku ikut dengan mu ?."


"Tidak perlu Vi. Mas hanya terlalu lelah saja."


"Maaf kan , mas Vi. Mas sudah sering berbohong padamu. Mas hanya tak ingin kau tau kondisi mas saja." Batin Rayhan.


"Ya sudah mas, istirahat aja dulu. Biar aku buatkan makanan yang enak." Ucap Vira sembari tersenyum.


Tak lama setelah kepergian Vira, Rayhan mulai merasakan efek dari penyakitnya. Dia memang salah memaksakan diri untuk pulang. Tapi dia memang tak ingin membuang-buang waktu nya hanya untuk pengobatan yang hasilnya pun tak seberapa. Dia lebih memilih menghabiskan waktu nya bersama Vira.


Setelah selesai memasak makanan Vira pun kembali ke kamar dan membangunkan Rayhan. Memang dia tak bisa mencintai Rayhan seperti dia mencintai Alvin. Tapi dia sangat menghormati Rayhan.


"Mas, bangun. Waktu nya makan." Sembari menggoyangkan lengan Rayhan pelan.


Kami pun sekeluarga makan malam bersama. Setiap mas Rayhan pulang, mama selalu memasang wajah cemas. Dan itu selalu membuat ku bertanya tanya.


"Vi..., mas mau ngomong sesuatu sama kamu." Ucap Rayhan


"Iya mas, mau ngomong apa."


"Besok, kamu tak perlu masak. Kita akan makan malam diluar bersama keluarga Pandey dan Mehta."


"Kaka ? Ada masalah apa, mas ?."


"Tidak ada masalah, mas hanya ingin makan malam bersama saja " Ucap Rayhan sembari tersenyum.


Kami pun melanjutkan makan malam dengan nikmat tanpa ada pembicaraan lagi.


Vira POV

__ADS_1


Keesokan harinya.


Sudah pagi pagi sekali aku disibukan dengan segala permintaan Rayhan yang ingin aku tampil cantik. Sejak pagi aku sibuk dengan berbagai perawatan yang sudah disiapkan Rayhan. Secara khusus memanggil orang-orang salon kecantikan untuk membantu ku melakukan perawatan.


Makan malam pun tiba, seluruh keluarga sudah hadir. Tiba-tiba, saja aku merasakan ada hal besar yang akan Rayhan katakan.


"Baiklah, karena semua Keluarga sudah kumpul. Mungkin ini akan sedikit membuat kalian terkejut." Ucap Rayhan membuka pembicaraan.


"Mas, ada apa ini ?." Tanya ku


"Vi, mungkin mas akan sedikit melanggar perjanjian kita."


"Apa maksud mu, Ray ?!" Tanya Alvin


"Alvira sing Bundhela, aku Rayhan Gupta menjatuhkan talak 1 padamu."


"Mas, ada apa ini ? Kita belum menikah 1 bulan, kenapa kau menjatuhkan talak padaku ?."


"Mas akan, sangat sibuk beberapa Minggu ini. Mas, takut mas lupa. Jadi mas majukan sedikit waktu nya." Ucap Rayhan


Ada apa dengan mas Rayhan? Sifat nya banyak sekali berubah. Apa ada yang dia sembunyikan dariku ? Tapi apa ?.


Setelah selesai makan malam, kami pun segera pulang. Sesampainya dirumah aku langsung masuk kedalam kamar, saat hendak membersihkan diri telpon rumah berdering. Dan aku berinisiatif untuk mengangkat nya dari telpon rumah yang ada dikamar.


Aku sungguh terkejut mendengar semua percakapan yang ada di telepon.


"Jadi ini yang kau sembunyikan dari ku mas ?." Gumam ku, tanpa sadar air mataku sudah mengalir. Karena takut Rayhan melihat ku menangis, aku pun bergegas masuk kedalam kamar mandi.


🌺🌺🌺🌺


Jangan lupa like,komen, favorit dan vote


πŸ™πŸ™πŸ™


#Author mau ngucapin makasih ya, yang udah dukung author. Sudah beri author semangat dan motivasi. Kalau ada komen yang ngak author Bales maaf ya πŸ™πŸ™ Tapi... author baca kok, ya tapi gitu... author ngak bisa bales semuanya πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2