Mendadak Nikah

Mendadak Nikah
#66


__ADS_3

hari ini Dita dan Irina menghabiskan waktu bersama. mereka belanja keperluan calon bayi yang akan meramaikan keluarga mereka.


"MMM...ma,sudah ya ma belanjaannya sudah terlalu banyak dan Dita sudah capek ma." Dita mengeluh sambil mengelus perut buncitnya.


"aduh...maaf ya sayang,mama lupa kalau kamu cepat lelah." ucap Irina menyesal.


"sudah,gak apa-apa mas Dita lapar bisa kita makan sekarang?" tanya Dita mengalihkan pembicaraan. sebenarnya dia belum terlalu lapar,tetapi dia tak ingin mamanya terlihat bersedih karena merasa bersalah.


Irina tersenyum dan membawa Dita di sebuah restauran langgananya.


"papa sama Azka akan datang kesini makan siang bersama kamu gak keberatan kan?"


ini memang sudah waktunya untuk makan siang,dan Irina meminta Azka dan Andreas untuk makan siang bersama. bukan makan siang sebenarnya karena waktu sudah menunjukkan pukul empat sore,karena mereka melewatkan makan siang makanya jam segini baru sempat makan siang.


"tentu saja tidak ma,malah Dita senang karena kita akhirnya bisa kumpul lagi." ucap Dita tersenyum,lalu mereka memesan makanan.


sembari menunggu pesanan mereka datang Irina bercerita banyak hal. dari mulai berita selebriti dan masih banyak lagi hal di ceritakan oleh Irina.


saat sedang asik bercengkrama sebuah suara menyapa Dita.


"Dita,kamu disini?" tanya kakek Dita saat melihat Dita sedang berbincang dengan Irina.


"kakek..." pekik Dita langsung berhambur memeluk kakeknya.

__ADS_1


"selamat sore pak Basyir..." sapa Irina canggung.


"sore,bagaimana kabarmu?" tanya Basir kepada Irina.


"saya baik pak,silahkan duduk pak lebih baik bapak bergabung dengan kami sebentar lagi Azka dan mas Andreas akan segera datang."


kakek Basir tidak menolak ia mengangguk dan mendudukan tubuhnya di samping sang cucu.


"kamu Dita,kenapa tidak ke rumah kakek?" tanya sang kakek kepada Dita.


"maaf kek,rencana nanti malam Dita akan datang kerumah kakek. kakek sendiri kenapa disini?" tanya Dita.


"kake tadi kesini dengan Alex asisten kakek,karena kami harus bertemu dengan klien kakek dia meminta ingin bertemu langsung dengan kakek."


Alex Raharjo adalah asisten sekaligus anak dari adiknya pak Basir,Alex di percaya untuk membantu pekerjaan pak Basir yang ada disini.


"iya kakek tahu,tetapi klien kali ini ingin bertemu dengan kakek kalau tidak dia akan membatalkan kerjasama perusahaanya dengan kakek." jelas sang kakek.


Irina hanya menjadi pendengar antara cucu dan kakek itu. hingga seorang pemuda menghampiri meja mereka.


"kek...tuan Antoni sudah datang kek,ayo kita sudah di tunggu." ucap Alex Apada kakek Basir.


ketiga orang itu menoleh ke arah Alex yang berdiri di samping kakek Basir,ia menatap Dita dan tersenyum manis Dita juga membalas senyuman lelaki dewasa itu.

__ADS_1


"baiklah sepetinya kakek harus pergi,ingat nanti malam kakek tunggu di rumah." ucap kakek Basir kepada Dita dan di angguki oleh Dita, setelah itu pak Basir pamit kepada Irina.


"saya sangat berharap anda mau makan bersama kami pak." ucap Irina


"tidak untuk hari ini nyonya,mungkin lain kali." setelah mengatakan hal itu pak Basir pergi meninggalkan Dita dan irina.


kalau boleh jujur kakek Basir masih kurang setuju kalau Dita kembali dengan Azka dan mereka terlibat dengan keluarga Azka. tetapi kakek tidak bisa berbuat apapun,karena ini adalah keputusan cucunya. beliau tidak mau kesalahannya di masa lalu akan terulang kembali kepada cucunya. beliau tidak ingin jika Dita akan membencinya dan meninggalkannya sepeti Alvero yang meninggalkannya demi Nadia dan berakhir dengan penyesalan.


🥀🥀🥀


"mas...tadi Dita ketemu dengan kakek,kakek ingin kita datang ke rumahnya nanti malam." ucap Dita kepada Azka saat sudah sampai di apartemen mereka.


memang mereka memutuskan untuk langsung pulang setelah makan bersama tadi. dan Azka belum sempat bertemu dengan kakek Dita karena Azka masih dalam perjalanan menuju tempat Dita berada.


Azka langsung menatap sang istri dan mengerutkan keningnya.


"kakek?kapan kok kakak gak melihat kakek tadi?" tanya Azka.


"iya tadi kakek tidak sengaja ngelihat Dita,terus kakek nyamperin sebelum mas Dateng sama papa tadi."


Azka menggut-manggut,dan tersenyum.


"oke nanti setelah magrib kita langsung kerumah kakek." ucap Azka.

__ADS_1


"iya mas..." ucap Dita tersenyum senang lalu memeluk tubuh Azka.


__ADS_2