
Rayhan POV
Flashback on
Setelah selesai makan malam, kami pun kembali ke rumah. Selama perjalanan aku merasakan perubahan sikap Vira. Bukankah harusnya dia senang?.
Sesampainya di rumah, Vira langsung naik keatas dan masuk ke kamar. Saat ingin menyusul Vira, telpon rumah berdering. Aku pun mengangkat nya dan ternyata panggilan dari dokter.
(mode telpon)
"Hallo." Ucap Rayhan.
"Hallo tuan muda."
"Kau ! Kenapa kau menghubungi melalui telepon rumah ? Sudah aku bilang aku hanya akan dirumah 2 hari dan kembali ke rumah sakit."
"Tapi tuan, kondisi anda semakin parah. Jika tuan seperti ini tidak baik untuk kondisi tuan."
"Dok, sudah aku bilang. Sejak awal aku menyerah dengan penyakit ini. Aku hanya ingin bersama keluarga ku dan menghabiskan waktu bersama mereka."
"Baiklah tuan, tapi saya mohon segera kembali ke rumah sakit untuk perawatan."
"Baiklah." Ucap Rayhan sembari menutup telpon nya. Tanpa dia sadari , sedari tadi ada orang lain yang mendengarkan percakapan nya dengan sang dokter.
Flashback off.
Normal POV
Setelah memutuskan telpon, Rayhan memutuskan naik ke atas. Dan masuk kedalam ruang kerjanya. Dia tidak ingin masuk ke kamar, dan membuat Vira bertanya" tentang keadaan kacaunya ini.
Sementara di kamar Vira menagis dalam diam. Dia mulai mengingat perubahan Rayhan dari sebulan sebelum pernikahan. Rayhan yang kurang suka berpergian, jadi sering melakukan perjalanan bisnis, dan setelah pernikahan pun Rayhan jadi semakin jarang ada di rumah.
"Jadi....Kau menyembunyikan hal ini dari ku mas....selama ini... kenapa ? Apa kau tak percaya padaku....." Ucap Vira didepan foto Rayhan yang ada dikamar nya.
"Sudah ku putuskan, aku tak akan setuju dengan perceraian ini. Mungkin aku memang tak bisa mencintai mu seperti aku mencintai Alvin. Tapi.....aku memiliki perasaan yang hampir sama dengan Alvin untuk mu mas, walau tak sebesar cinta ku pada Alvin . Izinkan aku bersama mu, menjagamu dan merawat mu." Lanjut Vira sembari menangis.
__ADS_1
Keesokan pagi nya
Vira mengundang kak Arnav, Alvin dan Kayla. Untuk sarapan bersama, sekalian dia ingin mengucapkan sesuatu. Tak lama kemudian, Alvin dan yang lainnya pun tiba. Mereka pun langsung sarapan bersama dengan nikmat tanpa ada pembicaraan.
Selesai makan, Vira merapikan semua perlengkapan makan yang digunakan dan dipindahkan ke dapur di bantu Kayla. Sementara Arnav ,Rayhan dan Alvin berkumpul diruang tamu sembari membahas tentang pekerjaan mereka. Vira dan Kayla pun menyusul dan bergabung dengan para pria tersebut.
"Mas Rayhan, kak Arnav dan mas Alvin. Ada yang mau aku bicarakan." ucap Vira
"Ngomong aja sih, dek "
"Iya Vi, bicara lah." ucap Rayhan dan di anggukan oleh Alvin dan Arnav.
"Aku.... aku ingin membatalkan rencana perpisahan kita !."
"Apa !!! Kenapa !!" Ucap mereka semua kompak
"Kenapa Vi, apa mas melakukan kesalahan ?" Tanya Alvin
"Tidak mas, aku hanya tak ingin berpisah dengan mas Rayhan saja. Aku ingin mendukung nya dan merawat nya." Ucap Vira sembari melirik kearah Rayhan.
"Apa.. maksud mu Vi ? merawat mas ? Mas kan ngak kenapa kenapa ." ucap Rayhan tergagap.
"Hentikan!!! Berhentilah kau berbohong mas, aku tau kau sakit. Setiap Minggu hanya pulang 2 sampai 3 hari. Kau bilang perjalanan bisnis ! Mas, kau orang yang tak suka melakukan berpergian."
"Dari .. mana kau tau ?!." Ucap Rayhan yang masih syok.
"Kemarin tanpa sengaja aku mendengar percakapan mu dengan dokter mu. Apa segitu tak penting nya kah aku ?"
"Karena kau sudah tau, baiklah. Ya aku sakit, dan kondisi ku ini memang harus selalu dirumah sakit. Tapi aku tak bermaksud menyakiti mu, aku hanya tak ingin kau bersedih. Dan aku tak ingin kau ingin bersama mas, hanya karena merasa iba atau kasihan." jelas Rayhan, sembari berdiri dan berjalan pergi.
"Aku ingin bersama mu bukan karena kasihan atau iba. Aku ingin bersama mu karena aku mencintaimu, meskipun tak sebesar cintaku pada mas Alvin. Semua yang kau berikan padaku, rasa nyaman dan dukungan mu sangat berarti untuk ku, mas. Aku mencintaimu." Ucap Vira, lirih
"Aku bukan bermaksud, ikut campur urusan mu Ray. Tapi aku juga tau, Vira hanya ingin bersama laki-laki yang dia cintai. Aku bersyukur aku pernah ada dihatinya dan sekarang dirimu. Tapi aku akan selalu menunggu vira dan selalu mencintainya. Ku mohon jangan buat Vira bersedih sama seperti ku dulu. Aku ikhlas jika Vira memilih mu." Ucap Alvin dan pergi.
"Aku harap kau tak akan menyesal dengan keputusan mu itu, Vi." Ucap Rayhan.
__ADS_1
"Aku tak akan menyesal, mas. Aku saat ini hanya ingin bersamamu dan mendukung mu. Menjadi istri seutuhnya untuk mu." Ucap Vira sembari memeluk Rayhan dari belakang.
Setelah kejadian itu, Vira dan Rayhan selalu bersama. Rayhan masih kekeh untuk tidak melakukan perawatan, dan Vira selalu membujuk nya. Akhirnya, Rayhan setuju melakukan perawatan, tapi dia tak ingin tinggal di rumah sakit. Vira pun setuju.
Tak terasa pernikahan mereka sudah berjalan 9 bulan. Dan dibulan ini pula mereka 1 tahun bersama. Di hari ini, Vira ingin memberi kejutan kepada Rayhan. Di anniversary pertemuan mereka yang 1 tahun , dia ingin memberikan hadiah yang Special untuk suaminya itu. Agar Rayhan bersemangat menghadapi penyakitnya untuk kami.
"Mas...! Tutup mata mu dulu, aku punya kejutan untuk mu." Ucap Vira.
"Kejutan apa, yang istriku berikan hemm?."
"Isss, makanya tutup mata nya dulu baru aku kasih tau." Sembari memajukan bibirnya.
"Aduh tu bibir pake di maju majuin lagi. Minta di cium ya." Batin Rayhan.
"Baiklah, mas akan tutup mata."
Setelah Rayhan menutup matanya, Vira menuntun Rayhan berjalan ke sebuah ruangan yang sudah Vira dekorasi.
"Nah mas, dalam itungan ketiga mas buka penutup mata nya ya... 1 2 3!"
Rayhan pun membuka penutup matanya dan terkejut melihat ruangan tersebut. Ruangan yang penuh dengan dekorasi untuk bayi, dan semua peralatan nya.
"Vi... ini..."
"Ya ...mas, aku hamil. Kita akan jadi orang tua mas, jadi mas harus semangat menjalani pengobatan dan perawatan ya."
"Iya. Mas akan lakukan apapun untuk terus bersama kalian." Ucap Rayhan Sembari memeluk vira.
πΊπΊπΊπΊπΊ
Sekian dulu ya, dari author π ππ
Dan untuk episode selanjutnya, semoga kakak kakak sekian makin suka.
Terus dukung author di lomba MangaToon ya. Dengan kakak kakak bantu author Vote sebanyak banyaknya ππ.
__ADS_1
Dahhh salam sayang author πππ