
"Vi... aku sangat merindukanmu, kemana saja kamu." Ucap Alvin yang langsung memeluk Vira.
Semua orang yang ada disana terkejut, melihat menejer mereka yang menjaga jarak dengan semua laki-laki mau di peluk sama pria tersebut.
"Untuk apa , mas mencari ku." Ucap Vira dengan dingin.
"Maaf kan aku, Vi. Mau kah kamu kembali bersama ku ? Demi anak kita."
Anak !! Semua orang yang ada di sana terkejut, mengetahui menejer merek telah mempunyai anak.
"Maaf mas, anak yang mana ? Anak yang ku kandung ?."
Alvin yang belum sadar dengan tubuh Vira pun mengiyakan ucapan Vira. "Iya, anak kita." Sembari memegang perut Vira, saat itu baru Alvin sadar ada yang salah dengan Vira.
"Vi, dimana anak kita ? Seharusnya kamu hamil 7 bulan bukan ?."
"Kamu ingat aku hamil, mas ? Tapi saat kamu menjatuhkan talak padaku, kau bahkan tidak memikirkan anak kita." Ucap Vira, tanpa sadar air mata sudah jatuh dari tempatnya.
"Vi, dimana anak kita ? Apa yang terjadi !."
"Jangan sebut dia, mas ! Biar dia tenang di sana bersama nenek." Ucap Vira dengan tangis pecah.
Tanpa mereka sadari, ada mata yang sedari tadi melihat pembicaraan mereka. Rayhan. Rayhan yang melihat tangis Vira, yang sudah lama ia tak lihat. Pun geram dengan ulah pria tersebut. Dia langsung menghampiri mereka dan menenangkan Vira, Alvin yang melihat Vira disentuh oleh pria lain langsung marah dan meninju wajah Rayhan.
"Berani sekali kau menyentuh istriku !!"
"Dia bukan istriku lagi, kau lupa ? Kau menalak nya 3 bulan lalu !."
Jlebbbbb.....
"Kau ingin tau dimana anak mu ?!" Ucap Rayhan dengan kesal
"Kau tau, apa yang terjadi !! 3 bulan lalu tepat saat kau menalak nya, dia mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan anak nya !!."
__ADS_1
JDRRRR........
Semua, yang di ucapkan Rayhan bagaikan petir disiang bolong yang menghantam nya.
Alvin POV
Ku lihat ke arah Vira, tak ada respon dari Vira. Ternyata bener, anak ku telah tiada. Ku mendekat ke arah Vira dan bersujud.
"Vi.... maaf, maaf aku salah. Maaf kan aku." Ucapku lirih
"Mas.... sudah berapa kali kau katakan maaf padaku ? Tapi kau selalu saja seperti ini. Maaf mas, aku egois saat ini, aku memutuskan menjadikan mu alasan kenapa bayi ku pergi. Maaf ,mas." Ucap Vira sembari lari pergi dari ku.
Aku yang mendengar ucapan Vira, pun semakin terpuruk. "Benar, kata Vira aku hanya bisa membuatnya terluka seperti ini." Batin Alvin.
Normal POV
Rayhan yang melihat Vira, pergi pun menyusul berlari ke arah Vira. Tapi sebelum benar-benar pergi, Rayhan berbicara dengan Alvin sekali lagi.
"Jangan pernah muncul lagi di hadapan Vira atau aku lagi. Menjauh lah dari Vira, jangan membuat Vira menangis lagi." Ucap Rayhan sembari meninggalkan Alvin sendiri
"Cihh, ganteng sih iya. Tapi perempuan seperti Bu Vira aja masih di gituin. Apalagi yang kurang coba dari Bu Vira ?!."
"Kaya doang, dibanggakan. Mending Bu Vira sama pak Rayhan. Yang bisa buat bu Vira tersenyum."
"Udah ah aku mau balik kerja aja, males liat orang kayak dia lama-lama.
Para karyawan pun satu persatu pergi dari kerumunan tersebut.
Sementara ditempat vira.
Vira terus berlari ke arah ruang kerjanya. Dan menangis sejadi-jadinya.
"Hiks ........ kenapa mas....hiks...kenapa kau... hiks... muncul lagi dalam hidupku....kenapa ? hiks..."
__ADS_1
Rayhan yang melihat Vi menangis seperti itu, langsung memeluknya.
"Menangis lah, Vi. Menangis lah sepuas mu, ada aku disini. Jadikan pundak ku tempat mu bersandar,Vi." Ucap Rayhan sembari memeluk Vira.
"Ray..Hiks...kenapa...aku selalu seperti ini...Ray...jika tuhan memang tak...hiks ingin aku dan dia bersama....hiks... kenapa dia selalu muncul....saat aku sudah terbiasa tanpanya...hiks..."
"Mungkin ini hanya ujian untuk mu, Vi. Kau orang yang kuat, jadi Tuhan memberimu ujian ini. Lagi pula tuhan tidak akan memberikan ujian yang tidak akan bisa umatnya lalui."
Berasa sudah cukup menangis Vira, pun hendak pulang. Namun saat ia keluar dari restoran, ia melihat Alvin sedang menunggu nya. Alvin yang melihat Vira, keluar dari restoran bergegas menghampiri Vira. Namun saat sudah dekat, Vira ditarik Rayhan menuju mobilnya dan pergi meninggalkan Alvin.
Alvin yang melihat itu, kesal dan bergegas kembali ke mobilnya. Dan mengikuti mobil Rayhan. Sesampainya dirumah Vira, langsung bergegas masuk. Sementara Rayhan, yang mengetahui Alvin mengikuti nya menunggu Alvin turun dari mobilnya.
"Masih berani kau, muncul ?." Ucap Rayhan.
"Minggir !! Biarkan aku bicara dengan Vira !!." teriak Alvin
"Untuk apa kau bicara lagi dengan Vira ? Mau menyakiti nya lagi ?! Belum cukup kau melukainya."
"Aku ingin meminta maaf padanya, dan memulai dari awal kembali ! Jadi minggir jangan halangi jalan ku !."
"Memulai dari awal ? Hahahaha." Ucap Rayhan
"Apa kau lupa, kau menjatuhkan talak 3 padanya. Tidak akan mudah untuk mu kembali padanya. Kecuali dia menikah kembali dan bercerai dari suaminya." lanjut Rayhan.
"Kau benar. Bodohnya aku selalu menyia-nyiakan dirinya."
" Jadi sekarang kau pergi dari sini, jangan ganggu Vira lagi." Ujar Rayhan sembari meninggalkan Alvin dan masuk kedalam rumah.
(Catatan dari author)
Rayhan dan Vira tinggal di rumah yang modelnya kaya rumah" di drama Mohabbatein, bersebelahan gitu.
πΊπΊπΊ
__ADS_1
Jangan lupa vote , like dan komen bila suka novel author ya ππ
Biar author semakin semangat, melihat komen dari kalian.