My Arrogant CEO

My Arrogant CEO
BAB 230 : Siasat Busuk Melati


__ADS_3

Melati sudah selesai mandi dan kini dia sudah memakai lingerie seksi berwarna merah menyala, sangat kontras dengan kulitnya yang berwarna gelap. Rambutnya yang panjang lurus di biarkan tergerai bebas. Bibirnya yang penuh juga sudah di lapisi pelembab bibir merah muda.


Sementara Indra sedang berada didalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya, Melati segera menyiapkan dua gelas minuman dingin beralkohol sedang di atas meja. Saat itu pikiran Melati sedang berada didalam dilema besar. Melati bingung untuk melewati malam pertama nya bersama Indra karena dia sudah bukan gadis lagi.


"Aku benar-benar bingung saat ini! Bagaimana kalau siasat ku gagal?! Ah! Tidak! Aku tidak boleh gagal! Malam ini Indra harus berhasil aku kuasai!" tekad Melati! "Tidak ada jalan lain, aku harus memberikan Indra obat perangsang malam ini! Kalau nafsunya sudah di ubun-ubun, dia tidak akan memperhatikan apakah aku masih gadis atau bukan!"


Selanjutnya Melati mengeluarkan satu buah kapsul dari tas nya lalu dengan gerakan cepat dia membuka kapsul tersebut dan menuangkan isinya kedalam minuman Indra. Sebentar saja isi dalam kapsul tersebut sudah larut dalam minuman.


Tepat saat Melati memasukkan bungkus kapsul tersebut kedalam tempat sampah kecil yang ada di sudut ruangan, Indra keluar dari kamar mandi. Melati menghembuskan nafas lega karena sejak tadi merasa amat tegang!


"Untungnya aku sudah membuang bungkus kapsul itu! Kalau tidak, tamat sudah riwayat ku!" batin Melati.


Indra yang hanya memakai handuk yang melilit di pinggangnya, segera memeluk tubuh Melati dari belakang dan menciumi kuduk wanita itu dengan penuh gairah. "Hmf... Kamu wangi sekali, Sayang!" bisiknya.


Dengan nakal Melati malah menggoyang pinggulnya sehingga bokong nya yang padat menggesek tepat di bagian senjata Indra yang tentu saja sudah bangkit berdiri dengan sempurna di balik handuk.


Indra menggeram dan langsung meremasi kedua buah dada Melati dengan kasar! "Belum saya masuki, goyangan kamu sudah luar biasa nikmatnya!"


Saat itulah terdengar suara panggilan telepon dari HP Indra sehingga membuat Indra dan Melati berhenti bermesraan. Indra terpaksa melepaskan pelukannya pada tubuh Melati lalu merutuk kesal! "Pasti Marisa!"


"Angkat dulu Sana! Mungkin istri Bapak kangen karena belum sempat di telepon" kata Melati sok baik.


"Tapi saya sudah mengirim pesan kepada Marisa kalau saya sudah sampai di Surabaya dan akan langsung menghadiri metting!"


"Itu kan tadi siang! Sekarang sudah malam! Sudah cepat angkat telepon nya! Saya akan sabar menunggu Anda saling mengucapkan selamat tidur dengan istri Anda itu!"


"Ya sudah! Saya angkat telepon dulu! Maaf ya?"


"Tidak apa-apa, Sayang" Melati mencium mesra pipi Sang CEO.


Indra menghampiri meja dan segera meraih HP nya untuk menerima telepon dari Marisa. "Ehm!" Indra berdehem dulu sebelum akhirnya berkata "Selamat malam, Sayang?"


Melati mencibir lalu naik ke atas tempat tidur mewah yang ada didalam kamar hotel tersebut.


"Malam, Sayang" terdengar suara Marisa.

__ADS_1


"Maaf saya belum telepon kamu. Saya baru saja selesai makan malam. Metting nya sangat Melelahkan!"


"Gak apa-apa, kok! Aku ngerti. Membuat klien bisnis merasa yakin dengan kerjasama dengan perusahaan kita, kan tidak mudah!"


"Ya, untungnya Melati memberi presentasi yang menarik sehingga membuat klien akhirnya mau bekerjasama dengan pihak kita"


"Alhamdulillah kalau begitu"


"Ya... Bagaimana Baby Syailendra? Dia sudah tidur?"


"Baru saja. Dia agak rewel malam ini!"


"Ya namanya juga anak-anak"


Indra terus bertelepon dengan Marisa sementara Melati mulai merasa bosan dan akhirnya dengan nakal malah menggoda Indra. Melati meremasi kedua buah dadanya sendiri dengan mata menatap sayu dan bibir sedikit terbuka. Kedua kakinya sengaja di lebarkan agar Indra bisa melihat kalau Melati sudah tidak memakai apa-apa dibalik lingerie seksi nya! Terlihatlah bagian bawah tubuhnya yang sudah sangat ingin di cicipi Indra!


Indra yang masih bertelepon dengan Marisa jadi terperangah melihat bagaimana nakalnya Melati membangkitkan gairah nya! Indra sampai menelan ludah nya sendiri karena tidak tahan melihat keindahan tubuh Melati!


Tidak sampai disitu! Melati kini menurunkan satu tangannya dan meraba-raba bagian bawah tubuhnya sendiri sambil menjulurkan lidahnya seolah-olah merasa sangat keenakan!


Indra melotot sadis ke arah Melati tapi wanita itu malah semakin aktif meremas dadanya dan memainkan bagian bawah tubuhnya sendiri. Malahan kini Melati mulai mendesah-desah pelan!


"Ndra, kamu udah ngantuk ya?" tanya Marisa.


"Iya, saya lelah sekali..."


"Oh... Ya sudah kalau begitu. Besok saja kita sambung lagi"


"Maafkan saya"


"Gak apa-apa. Kamu tidur ya!"


"Kamu juga!"


"Iya, aku juga mau langsung tidur"

__ADS_1


"Selamat malam, Marisa. Saya selalu merindukan kamu!"


"Aku juga. Selamat malam"


Sambungan telepon pun terputus dan Indra menarik nafas lega. "Akhirnya selesai juga!"


"Kok Anda seperti terganggu dengan telepon Bu Marisa?" tanya Melati.


"Dia memang mengganggu!" rutuk Indra dan melemparkan HP nya ke sofa.


"Ya sudah! Cepetan kesini! Saya sudah tidak tahan..."


Indra segera naik ke atas tempat tidur dan menubruk tubuh Melati sehingga kini mereka saling bertindihan!


"Awww! Pelan-pelan dong! Berat, Pak Indra!" pekik Melati!


"Kamu nakal sekali, Melati! Tubuh kamu milik saya! Kamu tidak berhak memperlakukan tubuh kamu seperti tadi!" geram Indra gemas!


Tapi Melati segera bangkit dari berbaringnya dan mengambil dua gelas minuman di atas meja yang salah satunya sudah di campur dengan obat perangsang.


"Sebelum kita melewatkan malam ini, bagaimana kalau kita bersulang dulu?" kata Melati seraya menyerahkan satu gelas kepada Indra.


"Minuman apa ini?" tanya Indra.


"Sedikit beralkohol, untuk menghangatkan suasana malam ini"


Indra mengambilnya dan langsung meminumnya hingga habis karena sudah tidak sabar untuk memulai permainan ranjang dengan Melati. Di letakan nya gelas itu di atas meja dan kembali menubruk tubuh Melati.


"Sebentar, saya juga mau minum dulu" kata Melati dan meminum minuman nya.


"Saya sudah tidak tahan, Melati!" bisik Indra dan langsung memasukkan tangannya kedalam lingerie seksi Melati di bagian bawah. Indra langsung merambah bagian itu dengan lihai hingga Melati merintih nikmat. "Ah...!!! Pak Indra...! Ennnaaaakkkk!"


"Kamu sudah basah kuyup, Melati!"


"Pasti, Pak! Saya sudah tidak tahan lagi! Saya ingin merasakan bagaimana nikmatnya bercinta dengan Anda...!"

__ADS_1


"Saya akan memberikan kamu pengalaman pertama yang tidak akan pernah bisa kamu lupakan!" Indra menurunkan penutup dada Melati hingga buah dada gadis itu menyeruak keluar dan Indra langsung melahapnya dengan rakus! Sementara dibawah, jari-jarinya semakin liar mengacak-acak bagian bawah tubuh Melati!


"Akh...! Gak kuat, Pak Indra...!!!" Melati melejang-lejang dalam dekapan Indra! Kedua kakinya semakin membuka lebar sementara tangannya merangkul kuat kepala Indra agar semakin disayang ke dadanya!


__ADS_2