My Arrogant CEO

My Arrogant CEO
BAB 94 : Berbagai Masalah


__ADS_3

Baru saja Indra selesai menghabiskan makan siangnya yang di pesan secara delivery, pintu ruangannya tiba-tiba terbuka dengan paksa dan ternyata Kayla yang muncul disana dengan di ikuti Bella yang tampaknya tidak berhasil melarang Kayla untuk memasuki ruangan CEO.


Indra langsung bangkit berdiri dan wajahnya menampakkan raut kekesalan! "Kurang ajar! Berani sekali kamu masuk secara tiba-tiba kedalam ruangan saya!" bentak Indra begitu melihat Kayla yang ada di depan pintu ruangannya.


"Kita perlu bicara berdua, Pak Indra!" kata Kayla tegas.


"Maaf, Pak Indra. Saya sudah melarang Kayla untuk masuk kedalam ruangan Anda karena saya belum meminta izin dari Anda, tapi Kayla memaksa untuk masuk" kata Bella segera membela dirinya sebelum di salahkan oleh Indra.


"Saya tahu, sekarang kamu pergi saja dari sini! Saya yang akan menangani Kayla!" kata Indra.


"Baik, Pak" kata Bella dan langsung meninggalkan ruangan CEO.


Sementara Kayla segera memasuki ruangan CEO dan berdiri tepat di hadapan Indra. Wajah Kayla tampak pucat pasi dan jelas memendam perasaan tidak enak pada Indra. Entah perasaan malu, marah, atau benci.


Indra sendiri menatap Kayla dengan raut wajah kesal. "Ada perlu apa kamu kesini?!" tanyanya gusar.


"Pak Indra! Apa maksudnya Anda memberikan diri saya kepada tua bangka bernama Baba itu?! Anda benar-benar tega! Anda jahat! Apa salah saya?!" kata Kayla dengan suara bergetar menahan kesedihannya.


Indra dengan congkaknya malah tertawa pekan seraya bertolak pinggang. "Memangnya kenapa?! Bukankah kamu biasa melayani para laki-laki kaya?! Seperti apa yang telah kamu lakukan dengan saya?!"

__ADS_1


"Anda salah, Pak Indra! Saya bukan wanita seperti itu! Saya melayani Anda dengan sepenuh hati karena saya mencintai Anda! Saya rela walaupun Anda hanya jadikan yang kedua! Saya tidak pernah tidur dengan orang lain selain Anda! Saya ingin menyerahkan jiwa dan raga saya utuh kepada Anda! Tapi apa yang Anda lakukan pada saya?! Anda membuat saya tidak sadarkan diri dan begitu saya sadar, saya sudah di gagahi oleh pria tua itu!"


"Cinta?! Gila kamu! Siapa yang sudi menjalin cinta dengan wanita murahan seperti kamu?! Kamu juga bilang tidak pernah tidur dengan pria lain?! Huh! Memangnya saya tidak tahu rasanya wanita yang masih virgin dan wanita yang sudah sering melayani pria di atas ranjang?!"


Wajah Kayla merah padam! "Tapi, Pak Indra! Anda harus bertanggung jawab! Saya dalam keadaan masa subur waktu itu! Bagaimana kalau saya hamil?! Tadinya saya mau melakukan hal itu dengan Anda! Saya rela walaupun Anda akan menghamili saya! Tapi Anda malah menyerahkan saya pada pria tua itu!"


"Hahahaha?! Apakah saya tidak salah dengar?! Kamu minta saya bertanggung jawab kalau kamu hamil?! Sementara yang menghamili kamu adalah Mr Baba?! Kamu ini bodoh atau dungu?!"


"Saya awalnya ingin bercinta dengan Anda! Anda menjebak saya dan berarti Anda yang harus bertanggung jawab!"


"Kamu ingin menjebak saya?!"


"Anda yang lebih dahulu menjebak saya!"


"Tidak! Saya tidak akan pergi sebelum Anda berjanji akan menikahi saya walaupun secara siri!" teriak Kayla.


Indra mendengus kesal! "Kamu jangan buat masalah disini! Saya bisa habis kesabaran dan akan memanggil security untuk menyeret kamu keluar dari kamar ini sekarang juga! Kamu harus bersyukur karena kamu masih saya izinkan untuk bekerja di Perdana Enterprise! Tapi kalau sikap kamu memuakkan seperti ini, saya tidak akan segan-segan untuk memecat kamu!"


"Tidak! Saya takut kalau saya hamil! Saya akan menuntut tanggung jawab dari Anda!"

__ADS_1


"Kenapa saya yang harus bertanggung jawab atas kamu?! Kalau kamu hamil, saya akan meminta Mr Baba untuk menjadikan kamu sebagai istri simpanannya! Dia pasti mau menerima kamu dengan senang hati! Kamu pasti akan di belikan apartemen mewah!"


"Tidak! Saya tidak mau menikah dengan pria tua itu! Saya mau Anda! Saya sangat mencintai Anda! Bukankah Anda juga mencintai saya?! Saya mohon, Pak Indra...! Kalau Anda tidak mau menikahi saya, saya akan membocorkan rahasia hubungan kita pada semua karyawan di Perdana Enterprise! Bahkan kalau perlu saya akan menyebarluaskan di media sosial!"


"Oh, jadi kamu mengancam saya?! Jelas sekali sekarang bagi saya kalau kamu ini wanita seperti apa?! Dasar wanita murahan! Kamu boleh menyebarluaskan tentang hubungan kita pada semua karyawan di Perdana Enterprise dan di media sosial kamu! Tapi saya juga akan menyebarluaskan video mesum kamu dengan Mr Baba!"


Mata Kayla membelalak mendengar kata-kata Indra! "Apa?! Video mesum saya dengan Mr Baba?! Bagaimana mungkin?!" tanya Kayla kaget setengah mati!


"Kenapa tidak mungkin?!" Indra mengeluarkan HP nya dan memperlihatkan pada Kayla rekaman CCTV saat dimana Kayla tidur dengan Mr Baba. "Lihat ini! Kamu terlihat tidak terpaksa dan malahan seperti menikmati permainan cinta Mr Baba! Sekarang kamu mau apa?!" tantang Indra.


"Tidak!" pekik Kayla dengan mata membelalak dan kepala yang di geleng-geleng berulang kali! "Anda tega, Pak Indra! Anda merekam kejadian laknat itu! Saya sedang dalam keadaan mabuk saat ini karena minuman yang Anda berikan pada saya! Saya minta Anda hapus rekaman video itu sekarang juga!" teriak Kayla sambiloto berusaha mengambil HP yang ada di tangan Indra!


Tapi Indra dengan cekatan menyembunyikan HP nya di belakang punggung. Kayla memutar dan masih coba mengambil HP Indra.


Kali ini Indra mencekal lengan Kayla dan memelintirnya sedemikian rupa hingga wanita itu menjerit kesakitan. Dan dengan satu hentakan keras, Indra mendorong lengan Kayla hingga jatuh tersungkur di bawah kakinya!


"Kayla, kesabaran sudah habis! Kamu pergi dari ruangan saya sekarang atau saya akan menyebarluaskan video mesum kamu saat ini juga! Dan saya tegaskan pada kamu! Saya tidak mau melihat kamu di Perdana Enterprise lagi! Kamu di pecat secara tidak hormat!" bentak Indra!


Kayla menangis tersedu-sedu dan terpaksa menurut untuk meninggalkan ruangan itu. "Baiklah, Pak Indra. Anda menang sekarang! Saya yang kalah! Tapi saya peringatkan kepada Anda! Anda tidak akan bisa hidup tenang setelah perbuatan kejam Anda terhadap saya! Anda pasti kelak akan merasakan bagaimana sakit dan terhinanya seperti saya! Lihat saja nanti! Tuhan tidak pernah tidur!" kata Kayla dengan penuh perasaan sakit dan terhina.

__ADS_1


Setelah itu Kayla pun langsung pergi ruangan CEO dan tidak pernah menoleh lagi. Tinggalah Indra yang kembali harus menahan kekesalan hatinya karena lagi-lagi berbagai masalah muncul!


Kepergian Marisa, kegagalan memimpin metting, kedatangan Herman dan Kayla! Indra benar-benar merasa pusing memikirkan semuanya! Barusan kali ini selama tiga puluh tiga tahun usianya, Indra merasa stres!


__ADS_2