My Arrogant CEO

My Arrogant CEO
BAB 84 : Hadiah Untuk Mr Baba


__ADS_3

Mohon maaf kepada semua pembaca atas keterlambatan up cerita My Arrogant CEO. Di kerenakan Baby author yang sedang sakit dan tidak mau jauh dari Mamanya. Semoga para pembaca bisa menunggu dan tidak meninggalkan cerita ini.


Salam manis dari author 🙏🙏🙏


*******


Indra Perdana membawa Kayla ke salah satu apartemen mewahnya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Dasar genit, masih didalam lift saja Kayla sudah menempel ketat ke tubuh Indra. Nafasnya yang memburu di hembus-hembuskan ke leher sang CEO.


"Sabar Kayla, Sayang" bisik Indra.


"Seluruh tubuh saya sudah bergetar, Pak Indra...!" Kayla balas berbisik.


"Kamu tidak akan mengecewakan saya lagi, bukan?!"


"Tentu, Pak Indra! Saya akan memberikan perlawanan yang setimpal hari ini!"


"Bagus! Buktikan dan jangan buat saya kecewa hari ini!"


Indra membawa Kayla memasuki apartemen yang luar biasa mewahnya. Seumur hidupnya baru kali ini Kayla memasuki apartemen seindah itu, benar-benar sebuah hunian berkelas dan hanyalah bisa di masuki oleh para kalangan atas!


Akhirnya mimpi Kayla selama ini menjadi kenyataan! Bisa masuk kedalam apartemen mewah Indra dan bebas bercinta dengan sang CEO pujaannya!


"Aku tidak boleh mengecewakan Pak Indra hari ini! Aku harus bisa membuatnya mabuk kepayang! Hingga dia tidak bisa melupakan aku dan memberikan apartemen mewahnya ini untukku!" batin Kayla.


Kayla sudah tidak sabar lagi, di rangkul nya leher Indra dan mencium pria itu dengan penuh gairah. Sementara Indra memeluk dan membalas ciuman Kayla dengan ganas, tapi kemudian Indra melepaskan pelukannya pada Kayla.


"Kayla, saya tidak suka kalau kita bercinta dengan kamu yang masih memakai pakaian kantor seperti ini" kata Indra seraya meremas bokong Kayla.


"Tapi saya tidak bawa baju ganti, Pak Indra" kata Kayla.


"Ini saya sudah belikan kamu sebuah lingerie seksi. Kamu pakai sekarang di kamar mandi?" Indra mengambil satu bungkusan di atas meja dan memberikannya pada Kayla.


"Lingerie?! Ya ampun! Pak Indra sempat-sempatnya beliin saya lingerie?!" Kayla senang sekali.

__ADS_1


"Sempat dong! Apa sih yang tidak buat kamu?"


"Padahal saya bisa langsung bertelanjang bulat di depan Anda, Pak Indra!" Kayla mengedipkan sebelah matanya.


"Saya mau berfantasi dengan kamu!"


"Oke, kalau itu kemauan Anda! Saya pakai sekarang ya?!" Kayla memasuki kamar mandi dan segera mengganti pakaian kantornya dengan lingerie seksi pemberian Indra. Warnanya merah menyala! Benar-benar pas untuk Kayla yang sedang panas membara!


Kayla keluar dari kamar mandi dan melihat bagaimana Indra sudah menyiapkan minuman dengan dua cawan mewah di atas meja. Benar-benar romantis, Kayla melihat bagaimana Indra menuangkan minuman dan menghampirinya untuk memberikan satu cawan kepada Kayla.


"Kita bersulang dulu, Sayang! Untuk kebebasan kita hari ini!" kata Indra.


"Tentu, Sayang!" kata Kayla seraya menerima satu cawan yang di berikan oleh Indra.


Mereka berdua pun meminum minuman keras itu sampai habis. Wajah Kayla memerah karena tidak tahan dengan minuman pemberian Indra yang sangat memabukkan!


"Aduh, Pak Indra. Kepala saya pusing sekali...! Apakah saya mabuk?" kata Kayla seraya memegangi kepalanya.


"Tak apa-apa, saya suka menggauli seorang wanita dalam keadaan mabuk!" kata Indra.


Indra tersenyum dan memberikan Kayla satu gelas lagi minuman keras berbau menyengat yang segera di minum sampai habis oleh Kayla.


"Pak Indra, saya sudah tidak tahan lagi! Bagaimana kalau kita segera saja berlayar ke lautan cinta?!" Kayla mendekati Indra dan perlahan membuka dasi nya.


Dasi Indra jatuh ke lantai ruangan dan kini Kayla sudah melepaskan satu persatu kancing baju Indra. Tak lupa di goyang-goyang pinggulnya untuk memancing gairah Indra.


Tapi saat itu kepala Kayla sudah terasa berputar-putar. Sekelilingnya serasa bagaikan gasing dan Kayla merasa pandangannya mulai kabur.


"Pak Indra" Kayla masih sempat memanggil nama Indra sebelum jatuh tak sadarkan diri di lantai ruangan apartemen.


Indra tersenyum sendiri dan memangku tubuh Kayla yang tak sadarkan diri. Di baringkan nya tubuh seksi yang hanya berbalut lingerie itu di atas ranjang apartemen.


Indra berdecak dan tertawa pelan. Di remas-remas nya dengan kasar payudara Kayla yang besar.

__ADS_1


"Dasar wanita murahan! Sepertinya bernafsu sekali untuk tidur dengan saya,! Sayang kamu begitu kampungan sehingga bisa mabuk parah dan langsung tumbang hanya karena meminum dua gelas minuman saja!


"Sayang sekali saat ini saya tidak sedang ingin mencicipi tubuh kamu! Lagipula saat pertama saya mencicipi tubuh kamu, saya tidak merasakan ada sesuatu yang istimewa pada diri kamu! Sama saja dengan Sofie yang sudah sering saya pakai!


"Malahan saya merasa milik kamu sudah tidak mengigit lagi! Masih jauh lebih nikmat milik Sofie! Hahahaha!


"Sekarang kamu lebih baik saya manfaatkan untuk mendapatkan tender proyek yang saya impikan sejak dulu! Kamu tenang saja! Ini tidak akan gratis! Kamu juga pasti akan dapat tip besar dari orang yang akan meniduri kamu sebentar lagi!"


Tiba-tiba HP Indra berbunyi. Indra segera menerimanya. "Halo, ya saya sudah siapkan barangnya. Saya sudah baringkan di apartemen saya! Saya akan ke lobi untuk menjemput anda sekarang!"


Indra keluar dari apartemen dan menjemput seseorang di lobi yang tak lain adalah rekan bisnisnya. Seorang pria keturunan Arab yang bernama Mr. Baba.


Indra bersalaman dengan Mr Baba. "Selamat malam, Mr Baba" sapa Indra.


"Selamat malam, Pak Indra Perdana"


"Saya sudah siapkan apa yang anda inginkan di apartemen saya. Saya jamin Anda tidak akan menyesal. Anda pasti akan puas malam ini"


"Hehehe. Saya jadi tidak enak. Saya menjalin kerjasama dengan perusahaan Anda dengan tulus mengingat persahabatan saya dengan Almarhum Papa Anda. Tapi anda berikan saya sesuatu yang luar biasa!"


"Ya, anggap saja yang saya berikan ini adalah hadiah untuk Anda. Tapi Anda jangan lupa untuk proyek perumahan mewah kita yang akan segera kita bangun di Bali?!"


"Tentu saja, Pak Indra! Kita akan segera mengadakan metting untuk membahas proyek perumahan mewah satu itu! Kalau begitu bolehkah saya lihat hadiahnya sekarang juga? Cuaca di Jakarta ini ternyata sangat dingin! Saya butuh kehangatan. Hehehe"


"Silahkan, Mr Baba. Ini kunci apartemen saya dan disana tertulis juga nomor kamarnya"


"Anda baik sekali, Pak Indra. Bahkan Anda meminjamkan apartemen Anda kepada saya?!"


"Ini tidak seberapa, Mr Baba. Selamat bersenang-senang!"


Mr Baba segera naik ke lantai atas dan mencari apartemen Indra yang nomor nya sudah tertera di kunci yang Indra sudah berikan.


Saat Mr Baba masuk kedalam apartemen, dia melihat sesosok tubuh seksi dan montok yang hanya berbalut lingerie. Bukan main senangnya hati Mr Baba! Liur nya sampai menetes!

__ADS_1


Tanpa menunggu lebih lama lagi, dibukanya seluruh pakaian yang melekat di tubuhnya. Mr Baba langsung naik ke atas ranjang dan menyergap tubuh Kayla yang sudah tak sadarkan diri akibat mabuk minuman keras.


Mr Baba bebas melakukan apa saja pada Kayla karena ini adalah hadiah dari Indra Perdana untuk kerjasama yang sudah lama terjalin di antara perusahaan mereka dan tubuh Kayla adalah tumbalnya.


__ADS_2