My Arrogant CEO

My Arrogant CEO
BAB 231 : Hubungan Terlarang


__ADS_3

Indra merasakan nafsunya semakin membara sehingga membuat kepalanya menjadi pusing! Indra merasa tidak tahan lagi untuk menikmati tubuh Melati! Rasanya belum pernah selama hidupnya, Indra merasakan begitu bernafsu nya ingin melakukan hubungan badan! Tentu saja itu adalah efek dari obat perangsang dalam minumannya!


Sementara Melati juga sudah sama-sama tidak tahan! Melati ingin segera merasakan bagaimana nikmatnya di setubuhi oleh atasannya itu! Apalagi sudah sekian lama Melati mendambakan hal itu. Sudah lama juga dia tidak pernah merasakan berhubungan badan dengan kekasihnya. Tapi di sisi lain, Melati juga takut kalau Indra belum sepenuhnya terpengaruh dengan obat perangsang yang dia berikan.


Indra melucuti lingerie seksi Melati sehingga gadis itu kini sudah tidak memakai selembar benangpun di tubuhnya! Indra meleletkan lidahnya sendiri melihat bagaimana indahnya tubuh telanjang Melati dengan kulit eksotis nya!


"Luar biasa, Melati! Kamu benar-benar menggairahkan!" desis Indra.


Melati juga segera menarik lepas handuk yang menutupi bagian bawah tubuh Indra sehingga kini menjadi serupa dengannya! Sama-sama polos!


"Aw! Pak Indra! Punya Anda besar sekali! Jauh lebih dari yang saya lihat terakhir kali!" pekik Melati gemas dan memegang senjata Indra dengan dua tangannya! "Oh...! Kerasnya! Saya takut, Pak Indra!"


"Ini akan luar biasa nikmatnya buat kamu, Melati!"


"Saya ingin menciumnya dulu, Pak!" Melati segera memasukkan senjata Indra kedalam mulutnya dan di lahapnya dengan penuh gairah!


"Argh...!" Indra mengerang keras dan merasakan bagaimana nikmatnya apa yang dilakukan oleh Melati, tapi di sisi lain Indra juga merasakan kalau kepalanya semakin terasa berat!


"Melati! Kamu pintar sekali, Sayang! Nikmat sekali rasanya!"


Melati tidak menjawab melainkan semakin cepat mempermainkan senjata Indra dengan mulutnya!


Indra memutar tubuhnya sehingga kini bagian bawah tubuh Melati juga sejajar dengan wajahnya. Indra berinisiatif untuk melakukan hal yang sama kepada Melati. Indra melebarkan kedua paha Melati dan segera melahapnya dengan rakus.

__ADS_1


Melati menjerit tertahan karena mulutnya masih tersumpal senjata Indra! Tapi pinggulnya membuat gerakan-gerakan berputar untuk menyambut mulut Indra disana.


Cukup lama mereka saling memberikan kenikmatan, hingga akhirnya Indra merasa kepalanya semakin berputar dan gairah nya sudah tidak bisa di kendalikan lagi!


"Saya lakukan sekarang, Melati!" Dengan keadaan setengah sadar, Indra segera mengambil posisi di atas tubuh Melati diantara kedua paha gadis itu.


"Pelan-pelan, Pak Indra...!" Melati gemetaran karena merasa takut juga dengan ukuran senjata Indra yang jauh lebih baik dari milik kekasihnya!


Indra menempatkan senjatanya tepat di belahan bagian bawah tubuh Melati dan mulai melesakan kedalam nya! Karena sudah tidak tahan lagi, Indra memaksakan untuk memasukkan nya dengan kasar sehingga membuat Melati merintih kesakitan!


"Aduh...!!! Sakit, Pak! Pelan-pelan! Akh...!"


Indra tidak perduli pada rintihan kesakitan Melati, di dorong dan terus di dorong nya dengan beberapa kali hentakan sehingga memaksa senjata nya masuk semua kedalam tubuh Melati!


"Ahk...! Perih bangettttt! Gak kuat, aduh! Pak Indra!" Melati menggelepar kesakitan di bawah tubuh kekar Indra!


"Saya tidak bisa perlahan, Melati! Saya ingin menuntaskan dengan segera!" Indra mulai memompa tubuhnya naik turun di atas tubuh Melati tanpa memberikan kesempatan kepada Melati untuk sekedar meredakan rasa sakitnya! Melati pun menjerit histeris sampai suaranya sesak!


Tapi keadaan Melati yang sudah tidak gadis lagi, membuat tubuhnya lebih mudah menyesuaikan diri dengan ukuran senjata Indra yang luar biasa. Maka lama-kelamaan Melati pun mulai merasakan kenikmatan merayapi tubuhnya. Begitu sesak, begitu keras, begitu kasar!


"Augh... Pak Indra...! Oh... Pak Indra...! Ah! Ah! Ah! Shhh...! Akh...!!!"


"Kenapa, Melati?! Kamu sudah mulai merasakan kenikmatan?" geram Indra sambil terus memacu tubuhnya menunggangi tubuh Melati!

__ADS_1


"Ahh... Enak, Pak... Enak... Terus...! Terus...! Nikmat, Pak...! Sumpah nikmat banget...!" racau Melati. Di lingkarkan nya kedua kaki dan kedua tangannya di leher dan pinggang Indra sehingga tubuh mereka begitu rapat. Melati seolah tidak rela kalau Indra lepas dari cengkraman tubuhnya!


"Kamu juga nikmat, Melati! Tubuh kamu luar biasa...!" desah Indra setengah menggeram! Bahkan di lahapnya pucuk buah dada Melati dan di kunyah tanpa ampun!


"Pak Indra....! Auh...! Sakit, Pak...! Sakit tapi enak...!"


"Saya akan mengaduk-aduk tubuh kamu yang nikmat ini, Sayang!" dengan liar dan kasar Indra menghajar bagian bawah tubuh Melati dengan senjatanya! Tubuh Indra sudah tidak karuan lagi gerakannya! Kadang menghentak dengan cepat! Kadang di hujamkan dalam-dalam! Kadang membuat gerakan memutar yang membuat Melati kelojotan hingga menjerit-jerit histeris dengan mata membeliak!


Di iringi satu jeritan panjang akhirnya Melati sampai ke puncak kenikmatan dengan tubuh yang mengejang hebat! Indra merasakan bagaimana nikmatnya tubuh Melati dalam keadaan sedang kli maks seperti itu!


"Ugh...! Milik kamu menghisap senjata saya, Melati!" geram Indra dan saat itu kepalanya sudah benar-benar merasa pusing. Sebenarnya efek obat perangsang tidak akan sampai membuat Indra merasa pusing, tapi kali ini Melati terlalu banyak mencampurkan nya kedalam minuman Indra sehingga membuat Indra mabuk.


"Akh! Kepala saya pusing sekali! Saya harus segera menyelesaikan permainan ini! Rugi besar kalau saya tidak sampai ke puncak kenikmatan! Sebenarnya saya masih ingin menikmati tubuh Melati, tapi saya tidak bisa menahan rasa pusing ini! Biar besok saja saya santap tubuh Melati sepuasnya! Gila! Tubuh wanita ini benar-benar nikmat!" batin Indra dan memutuskan untuk menyelesaikan permainan itu sekarang juga.


"Ah... Ampun... Pak Indra...! Udah! Udah! Saya sudah tidak tahan...!" pekik Melati saat merasakan bagaimana bagian bawah tubuhnya kembali di hajar dengan kasar oleh senjata Indra!


Tapi Indra tidak mengurangi sedikitpun kecepatan gerakannya! Dan akhirnya dengan satu hentakan keras Indra menghujamkan senjata nya dalam-dalam di tubuh Melati dan memuntahkan cairan kepuasannya di rahim wanita itu!


Selanjutnya Indra langsung tumbang di atas tubuh Melati dengan nafas terengah-engah dan kesadarannya pun hilang seketika!


Melati sendiri merasakan tubuhnya luluh lantak sehingga untuk beberapa waktu membiarkan tubuh Indra tetap di atas nya. Setelah mengumpulkan sisa-sisa tenaganya, barulah Melati menggulingkan tubuh Indra yang tinggi besar ke samping sehingga tubuh mereka terlepas.


"Ya ampun...! Sakit sekali kewanitaan ku! Rasanya seperti di perawani lagi! Sepertinya ada yang sobek didalam!" keluh Melati. "Tapi nikmatnya sungguh luar biasa! Pasti besok aku akan mendapatkan nya lagi!"

__ADS_1


Melati perlahan bangkit dari tempat tidur dan menatap wajah Indra yang tidur nyenyak. Satu senyuman puas tersungging di bibir Sang CEO setelah melewatkan sebuah hubungan terlarang dengan asisten pribadinya.


__ADS_2