Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
118


__ADS_3

Kejadian menggemparkan itu membuat seisi rumah Grape menjadi panik dan khawatir. Cherry ingin langsung melihat keadaan kakak laki lakinya namun ditahan oleh Grape karena malam sudah larut dan anak anak butuh Mommy mereka.


Sejak tadi gadis itu mondar mandir di dalam kamarnya sambil menatap ponselnya sesekali bergantian dengan jam dinding. Wajahnya jelas mengatakan kalau dia sangat khawatir baik kepada Elton maupun Rania.


"Sayang tenanglah, Elton dan Kak Rania sudah dibawa ke rumah sakit, mereka akan ditangani disana, jangan panik ada Philip dan Phineas juga Sarah yang mendampingi mereka,kau bisa sakit kalau begini, ini sudah jam tiga dan kau belum juga tidur!" ucap Grape dengan suara pelan agar tak membangunkan anak-anak yang tiba-tiba meminta tidur di kamar mereka. Kedua anak itu tidur di ranjang terpisah.


Cherry menatap suaminya, dia menghampiri Grape dan menatap pria itu dengan tatapan khawatir," tapi aku gak bisa tidur kalau belum lihat keadaan mereka," ucap Cherry yang duduk di samping suaminya.


Grape mengambil tangan Cherry dan menggenggam tangan istrinya dengan lembut, " Semua akan baik baik saja,Elton dan Kak Rania sudah aman, ini sudah larut malam, besok kita akan melihat mereka, kalau kamu gak tidur aku takut malah kamu yang akan dilarikan ke rumah sakit besok!" ucap Grape sambil membelai waja sang istri dengan lembut.


Cherry menangis, kabar ini membuatnya tak bisa tidur, padahal tadi kedua orang itu masih baik-baik saja, siapa sangka kejadian tak terduga ini malah menimpa mereka.


"Aku takut.... aku takut kehilangan orang yang kusayangi, sudah cukup luka yang ku dapatkan, aku tak sanggup kalau ada lagi, bahkan Alesha saja tak ada kabar, itu sudah membuatku sedih, Bella yang tak memberitahukan apa yang terjadi padanya dan sekarang Kak Elton dan Kak Rania mengalami kejadian tak terduga ini, aku takut Grape... hiks hiks hiks... aku khawatir dengan banyak hal, itu membuatku stress, " Cherry mengungkapkan rasa khawatir dan sedihnya dengan semua berita yang mengejutkan ini.


"Anak anak juga, aku khawatir kalau mereka akan diambil dari kita, orangtua mereka, keluarga mereka, aku takut semua yang kusayangi menjauh dari diriku, aku khawatir Grape, bahkan..." dia melirik kaki Grape.


"Aku tak berharap kau sembuh hiks hiks hiks hiks....."Cherry menangis sesenggukan. Begitu pilu hatinya saat ini. Banyak hal yang memenuhi pikirannya dan dia simpan sendiri, dia terllau khawatir dengan segala kondisi yang terlalu cepat berubah.. Kebahagiaan yang dia alami justru membuatnya takut akan efek dari perubahan besar itu.


Grape terkejut, dia menangkupkan kedua tangannya di wajah sang istri lalu menatap mata Cherry yang memerah karena menangis sesenggukan.


"Kenapa mengatakan hal demikian !?" tanya Grape. Hati kecilnya teras pedih saat mendengar suara tangisan Cherry. Dia tak suka jika Istrinya tak bahagia, semua yang ada dalam pikiran Grape adalah kebahagiaan wanita yang telah menghangatkan kembali hatinya yang beku.


Hati Cherry begitu pilu, dia menatap Grape dengan wajah semerah kepiting rebus.


"Sayang lihat aku, dan katakan isi hatimu, kenapa mengucapkan kata kata itu hmm?" tanya Grape sambil menatap Cherry dengan wajah khawatir.


"Aku... hiks hiks... aku takut jika kau sudah bisa berjalan dan kembali sehat, kau akan meninggalkan aku Hiks hiks.... kau...kau akan kembali pada mantan kekasih yang sangat kau cintai itu sampai kau menyimpan fotonya diantara buku bukumu agar aku tak melihatnya!" ucap Cherry sambil menangis dengan begitu keras. Bahunya naik turun, sangat sakit hatinya saat dia merasakan dikhianati oleh orang yang sangat dia cintai, dibuang oleh rumahnya sendiri.


Grape benar-benar terkejut saat mendengar hal ini, sejak kapan dia melakukan hal sebodoh dan seaneh itu apalagi tentang mantan. Dia bukan tipe pria yang akan memungut kembali sampah yang telah dia buang pada tempatnya.


Meskipun dia pernah sangat mencintai mantan kekasihnya, dia tidak sampai dalam tahap sebucin itu sampai harus menyimpan foto sang mantan di antara lipatan buku dan menyembunyikan nya dari sang istri.

__ADS_1


"Aku tidak menyimpan foto apa pun Cher... dari mana kau lihat!??" tanya Grape heran.


Cherry sembari menangis turun dari ranjang lalu mengambil sebuah buku tentang ilmu Geografi yang dia pisahkan dari buku buku Grape. Saat siang tadi dia menyusun ulang buku buku itu sampai dia menemukan buku pengetahuan umum Geografi yang membuatnya tertarik. Tapi bukannya mendapat ilmu dia malah mendapat foto mantan Grape .


Darimana dia tau itu mantan Grape adalah karena tulisan" Forever my Love, Ben and Zio" dengan lambang hati di pinggirnya.


"Ini... hiks hiks hiks...lihat saja sendiri," ucap gadis itu dengan wajah cemberut. Bagaimana tidak kepikiran, dia juga sudah mendekati tentang mantan Grape yang sangat dicintai oleh pria itu, istri mana yang tak takut kalau sang suami kembali ke jeratan sanga Tan.


Grape membuka buku itu, benar dia menemukan foto Zio dan dirinya disana," Kenapa ini disini?? aku bahkan tak ingat kalau ada foto ini? kapan ya?" ucap Grape heran.


Cherry yang mendengar itu bukannya semakin tenang, dia malah menangis semakin histeris saat melihat reaksi Grape.


"Huwaa.....tuh kan bener!! kamu masih cinta sama dia kan!??? sepertinya memang cuma aku yang cinta sama kamu Grape, kamu bahkan gak pernah bilang perasaan kamu ke aku hiks hiks hiks... kamu jahat!!!!!" Cherry terduduk sambil menangis sesenggukan.


Grape meremas foto itu, tak pernah dia berniat menyembunyikan benda seperti itu tapi kenapa di malam yang penuh dengan kabar buruk ini foto itu malah menambah beban pikiran Cherry.


Srakkk... Srakkk


"Sayang, lihat aku!" ucap Grape seraya mengangkat wajah istrinya dengan tangannya dan menatap lembut wajah sang istri.


"Apa kau khawatir hanya karena seorang sampah tak berguna? kamu terlalu berharga jika dibandingkan dengan dia, memang dia masa laluku, tapi kamu adalah masa depanku, aku tidak pernah memungut sampah yang telah aku buang!" tegas Grape.


"Bukannya kamu yang bilang untuk saling percaya? lalu apa ini?" tanya Grape.


"Aku ngga mungkin membuangmu, justru aku yang takut kamu pergi dan meninggalkan aku," ucap Grape.


"Jika tidak bisa berjalan akan membuat kamu tetap disisiku, maka aku akan memilih untuk jadi pria lumpuh selamanya!" ucap Grape dengan serius.


Jantung Cherry berdebar kencang, dia menangis sesenggukan, " Maafkan aku hiks hiks... aku terlalu khawatir, aku panik, semuanya datang begitu tiba-tiba aku takut... apa yang kupikirkan akan terjadi aku sangat takut...." Cherry memeluk suaminya dengan hati yang hancur.


Grape paham, kejadian akhir akhir ini memang sangat berat, namun masih panjang jalan yang harus mereka hadapi kedepannya, "Sayang kamu harus kuat, aku juga akan berjuang, mati kita sama sama berjuang, aku mencintaimu, sangat mencintaimu, kenapa aku jarang mengungkapkan perasaan ku? karena aku pria yang canggung saat di dekatmu, aku jadi salah tingkah hanya melihatmu tersenyum, aku berdebar setiap melihat kamu begitu perhatian padaku, aku merasa sangat bahagia tapi terlalu malu mengungkapkan semuanya, aku hanya merasa sebagai orang kecil yang terlalu beruntung mendapatkan seorang istri seperti kamu, tapi tak kusangka masa laluku malah membuat kamu bersedih, maafkan aku..." ucap Grape dengan lembut.

__ADS_1


"Aku sudah bergantung padamu, aku malu mengakui bahwa diriku sudah terpikat sepenuhnya oleh pesonamu, gadis yang dulu ingin kugunakan sebagai alat balas dendam tapi malah membuatku terpikat, maaf kalau aku belum bisa membahagiakanmu dengan benar, aku akan berusaha semampuku sayang," ucap Grape.


Cherry benar bena terharu dengan ucapan suaminya, lagi lagi semua rasa khawatirnya menghilang setelah mendengar penjelasan dari Grape.


"Mau peluk...." ucap Cherry dengan nada manja dengan mata berkaca-kaca.


Grape terkekeh," kemarilah sayang, " ucap Grape.


Gadis itu memeluk suaminya dengan erat, tempat paling nyaman baginya dan rumah paling hangat yang pernah dia tinggali.


"Aku mencintaimu, maaf kalau aku berlebihan," ucap Cherry sambil mendongak menatap suaminya.


"Nggak berlebihan sayang, itu wajar selama kamu mau kasih tau situasi kamu, aku bangga punya istri sesabar kamu, sudahi tangismu, kita tidur ya, aku ngantuk nih..." ucapnya.


"he. eemm... kita bobo, aku ngantuk.. hoaaammm....


Grape berbaring sambil memeluk istrinya, dia terlihat geram dalam sekilas," Siapa pun yang menaruh foto itu disana, lihat saja akan habis di tanganku!!!"batin pria itu.


Sementara itu di rumah sakit,


"Hacccohhhhh.... sniffhhh.... sniffhhh.... ahhh siapa yang membicarakan aku, " gumam Philip yang tiba-tiba bersin di ruangan inap Elton seraya menggaruk-garuk perutnya yang tiba-tiba gatal.


"Mwehehheeh.... pasti sekarang mereka skidipapapap uhuuuiii....hhehehhe.... auto nambah keponakan hehehe..."gumam pria itu, mengingau sambil terlelap benar benar kebiasaan aneh si Presdir lolipop ini.


.


.


.


like, vote dan komen

__ADS_1


__ADS_2