
Semua tersangka hari ini dibawa oleh pihak berwajib untuk segera diproses secara hukum. Grape dan seluruh tim bernafas lega setelah mereka akhirnya berhasil ditangkap tanpa masalah yang lebih serius. Kerja sama yang baik dari semua pihak membuat misi ini berhasil dengan lancar.
Cherry dan Bella memapah Sarah yang terluka berat sedangkan Philip dan Elton memapah Dante yang juga mengalami banyak luka setelah menyerang puluhan orang secara brutal.
Mereka semua menatap Nagata yang dipegang oleh Phineas dan Simon dari kemiliteran. Nathama memutar kursi rodanya dan menghampiri kakak laki-lakinya,” apa kau puas?” ucap Nathama dengan nada dingin dan datar.
“ Apa kau puas setelah hancur seperti ini?” tanya pria itu lagi, jujur saja dia merasa sedih melihat keadaan kakaknya seperti ini.
“ Aku.. hah... hahahha... Nathama... aku... aku akhirnya bebas.. aku bisa bebas setelah organisasi ini hancur... aku...” Nagata duduk berlutut di atas tanah sambil menangis sesenggukan di depan mereka semua,” aku tidak lagi jadi boneka mereka, akhirnya kehidupanku bisa berjalan normal Nathama... ahahahhaa... mereka tak akan bisa menyentuhku lagi untuk selamanya, aku sudah keluar dari keluarga sialan itu...” teriakan kelegaan dan kebebasan terlontar dari bibir itu.
Semua orang menganggapnya gila karena kehilangan isnis gelaopnya tetapi Cherry dan Nathama tahu jelas kalau kebebasan inilah yang diinginkan oleh Nagata selama ini.
“ Aku akan mengakui semuanya, sindikat mereka di China juga akan kubongkar dengan syarat jaga keamanan anak-anakku, kumohon padamu nona bar-bar, sungguh momen yang mirip dengan masa itu kan? Senang bertemmu kembali denganmu,” ucap Nagata dengan senyuman ke arah Cherry.
“ Dasar bodoh, jangan melihatku seperti itu, kau terlihat bodoh!” ketus Cherry sambil memalingkan kepalanya, matanya berkaca-kaca tak kuasa menahan tangis setelah mendengar cerita dari Nathama tentang kehidupan mereka yang sebenarnya.
Saat pertempuran besar terjadi, Cherry mendapat panggilan dari Nathama bahwa dia sudah tiba dan melihat Cherry berjalan bersama yang lain. Selama pertempuran, Cherry dan Nathama berbicara dan pada saat itu Nathama memberitahukan fakta dibalik semua kejahatan yang dilakukan oleh Nagata dan perubahan sikapnya karena tekanan dan tuntutan dari kedua orangtua mereka yang selalu mengancam Nagata.
Dulu, Nagata bukan pria yang kasar, pertemuannya dengan istrinya bahkan karena kebaikan dan kelembutan yang dimiliki Nagata kala itu. Mereka menjalin hubungan selama satu tahun lalu memutuskan menikah tanpa sepengetahuan keluarga Hong yang selalu menuntutnya untuk menikah dnegan keturunan bangsawan pilhan mereka dan pada saat itu, mereka dijodohkan pada salah satu keturunan Alchemis.
Dia terus didesak dan pada akhirnya memilih melarikan diri bersama keluarga kecilnya dan juga membawa kembarannya. Selama 2 tahun mereka hidup tenang hingga pesan ultimatum dari keluarga Hong muncul dan bahkan teror dialami oleh istri Nagata.
Akhirnya pria itu memilih berpisah dengan istrinya demi melindungi mereka semua. Saat itu istri Nagata sedang mengandung Hansel tetapi mereka terpaksa berpisah karena ancaman dari keluagra Hong. Nagata berjanji akan mencari mereka jika semua urusannya sudah selesai, tetapi kenyataan berkata lain, Nagata terus diancam dan dipaksa menjalankan organisasi hitam itu sebagai tumbal untuk memenuhi keinginan kedua orangtuanya.
Jika dia tidak melakukan hal tersebut maka Nathama juga akan terkena imbasnya, semua orang yang ada di dekatnya akan jadi target kedua orangtuanya.
Elton menatap Nathama dan Nagata, anak dari keluarga Pamannya yang menghancurkan keluarga Alchemis, awalnya dia berpikir kalau orang-orang ini juga terlibat dalam perburuan keturunan Alchemis, tapi nyatanya mereka berdua bahkan membenci yang namanya keturunan bangsawan, mereka hanya dijadikan alat untuk memuaskan keinginan kedua orangtua mereka.
“ Nagata, Nathama, keluarga kalianlah yang membuat seluruh keturunan Alchemis hancur, bahkan aku dan Cherry harus berpisah saat usia kami masih sangat muda, Cherry dibawa lari oleh Bibi Versha ke Indonesia tetpi malah bertemu Raharja sialan, dan aku hidup luntang-lantang sebelum dititip ke keluarga Dalton, ingatlah hal ini, pemulihan keluarga Alchemist akan menghancurkan keluarga Hong, jangan marah jika aku melakukan tindakan untuk memburu kembali kedua orangtua kalian,” ucap pria itu memotong pembicaraan mereka.
Cherry menatap kakak laki-lakinya yang dia diamkan selama beberapa hari ini, sebenarnya Cherry memang sakit hati dengan kata-kata Elton hari itu, tetapi siapa pun tentu bisa mengatakan hal terseebut disaat amarah sesaat justru menguasai pikiran, bukan berarti Elton benar-benar membencinya.
“ Untuk Cherry, kakak akan tunjukkan keluarga kita, seluruh keturunan Alchemis akan kembali termasuk keturunan campuran,” ucap Elton sambil menatap Dante yang hanya diam mendengar pembicaraan mereka.
Nagata akhirnya dibawa ke tahanan sementara setelah berbicara banyak dengan mereka. Sementara itu Nathama terus mendampingi kakak kembarnya sekalipun kondisinya tidak sempurna seperti yang lain. Sarah, Dante dan semua korban kejahatan itu dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan perawatan intensif. Grape, Philip dan Elton juga mendapat perawatan karena luka akibat bertarung.
__ADS_1
Phineas menyelesaikan kasus tersebut dan mengurus semua dengan baik, Nagata yang ternyata bisa diajak kerja sama mengakui dan memberitahu semua titik penyebaran obat haram itu. Membongkar semua titik organisasi hitam dan ketua ketua yang menjadi dalang dalam semua kasus bahkan semua penjual illegal dan mucikari yang menyebarkan benda itu juga ditangkap.
Makcik Nyonyo menjadi sasaran empuk Phineas untuk membalaskan perbuatan kejinya pada Alesha, dia tidak hanya dijatuhi pasal perdagangan ilegal, penjualan obat obatan terlarang tetapi juga terkena pasal pembunuhan berantai yang melibatkan suami, dan anaknya si pria tahi lalat.
Semua oknum yang telibat dalam tragedi besar itu ditangkap, markas kebesaran Big Mouse di tutup selamanya, dan melalui koneksinya, Phineas bersama tim pertahanan keamanan internasional merencanakan perburuan Big Mouse di pusat sarangnya yakni China.
Mereka mendapatkan bantuan koneksi dari Azura si anggota badan inteligen yang punya tugas sebagai mata-mata, sekalipun sedang hamil tua dan tinggal menunggu hari untuk bersalin, Azura tetap bekerja dan membantu penyelidikan yang dilakukan oleh rekan-rekannya.
Malam semakin larut, setelah pertempuran besar itu terjadi, Cherry, Grape, Philip, Elton, dan Bella terpaksa menginap di rumah sakit sambil mendampingi Grape, Philip, Elton, Dante serta Sarah yang mendapat perawatan.
Di rumah sakit Cherry dengan setia mendampingi suaminya sedang Bella membantu mengurus Philip yang cengengnya luar biasa mengejutkan.
" Bella ini airnya dingin!! Kau lihat aku terluka kan? Ini juga gara-gara melindungi mu dari kursi itu, ganti airnya, lukanya akan beku!!!" Teriak Philip yang merengek tentang air minumnya yang dingin.
" Siapa suruh bapak sok jagoan pake ngelindungin saya, minum aja pak gak usah banyak mau!!" Kesal Bella seraya memutar malas kedua bola matanya. Ini kali ke lima dia mengganti air minum bosnya itu.
" Bel... Arkhhhs ini sakit!!!! Akhhhh dokter tolong!!! Bella gak...
" arkhhh sial!!" Umpat gadis itu sampai menghentikan aktivitas mereka yang satu ruangan dengan keduanya.
"Iya saya ganti tapi ini yang terakhir!!!" Tegas Bella dengan wajah kesal sambil menyambar botol air minum itu dan pergi menggantinya.
" HUWAAAAAAA..... KADAL BIRU MARAH, AKU DIMARAHI SAMA KAD... HEMPKKHH... uhuk... Uhuk!!!!!
Philip langsung terdiam saat Cherry menyumpal mulutnya dengan bantal dan memukul lengan pria itu dengan wajah kesal.
" Bisa diam tidak!? Suamiku lagi tidur dasar mulut ember!!!" Kesal Cherry sambil menatap tajam ke arah Philip.
Glekk...
"Mampus...." Batin Philip yang terdiam bungkam dengan kegarangan si ibu kost.
Grape sudah beristirahat karena efek obat, lukanya cukup banyak dibandingkan dengan yang lain. Setelah memastikan suaminya terlelap, Cherry menghampiri kakak laki-lakinya dan duduk di samping brankar pria yang sedang berbaring dengan tangan di atas kepala itu.
" kak..." Panggil Cherry sambil mengambil tangan Elton lalu memberikan obat pria itu.
__ADS_1
" Che..Cher...
Elton langsung duduk dan menatap Cherry dengan wajah kikuk, rasa bersalah itu masih menggerayangi kepalanya.
" kakak min... Ta....
Grepp....
Cherry memeluk kakak laki-lakinya dengan erat sambil menangis," maaf kak, Cherry minta maaf," ucapnya sambil menitikkan air mata.
"Ahh.... Kakak... Kakak juga sayang, maaf atas kata-kata kasar kakak hari itu, maafkan kakak, seharusnya kakak dengar penjelasan kamu,' ucap Elton dengan penyesalan di hatinya.
Kedua bersaudara itu berpelukan pertanda hubungan mereka membaik. Philip dan Bella tersenyum melihat kedua orang itu kembali akur setelah perang dingin selama beberapa hari.
"Syukurlah!" Ucap Bella sambil memberikan air itu pada Philip tanpa melihat kalau gelasnya dia letakkan di atas aset berharga Philip.
"pak ambil??" Ucap Bella yang belum menoleh.
Mata Philip membulat sempurna menatap si Jordi yang masih perjaka tak sengaja disentuh oleh Bella.
" Yakkkk Bella kampret ngapain Lo!!! Ini namanya pelecehan arrrghhhhhh.... Mana si Jordi masih perjaka HUWAAAAAAA....... Gila lu Mak lampir!!!" Teriak Philip.
Bella berbalik," upss! " Ucapnya sambil mengangkat tangannya.
" Lo pikir gue selera? Kecil juga," celetuk Bella seraya mengalihkan pandangannya ke arah lain.
" What!?? Ke..kecil!?? Lo bilang si Jordi kecil!??? Lo gak salah lihat hah? Mau gue perlihatkan ke Lo!?? Buka mata Bel bukaan!!!!" Gerutu Philip yang tak terima juniornya dihina oleh si Mak lampir.
" Halah, gak usah ngeles , emang kecil! Kayak burung Pipit hahhahahahahhaa....."
"Ggrrrraahhhhhh Bellaaa!!!!!!!!!"
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen 🤗