Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
143


__ADS_3

Semua orang tertegun dengan sifat bar bar dan badas istri presdir mereka. Tak ada yang menyangka kalau gadis yang terlihat lemah itu justru bisa menyakiti seorang perempuan pembuat onar yang telah meresahkan karyawan dengan segala tingkah anehnya.


Bahkan perusahaan sampai ganti kantor utama hanya gara gara ulah wanita itu. Jelas mereka tidak menyukai pembuat onar yang merusak ketenangan di kantor Cornelius.


“ Wahhh akhirnya kita bisa merasakan kedamaian setelah wanita sinting itu diusir langsung oleh si ibu negara, pak Presdir sekali bergerak dapat pasangan badas begini bikin hati adem karena selain cantik juga gak mudah ditaklukkan,”


“ kau benar, kehidupan Perusahaan akan menyenangkan,” ucap yang lain.


Ziora diusir begitu saja seolah tak berguna. Setelah kepergian Ziora, seluruh media langsung memberitakan tentang pernikahan rahasia presdir Cornelius yang disembunyikan selama setengah tahun karena alasan pribadi. Dan kini berita pernikahan itu telah di publish tanpa menunjukkan wajah Cherry dan Grape sesuai pengaturan yang telah di tetapkan oleh Grape sendiri.


Cherry kembai mendekati Kiara yang berdiri dengan tatapan tertegun melihat keberanian gadis itu. Di kantor itu beberapa senior sering memanfaatkan anak magang untuk mengambil dan mengerjakan tugas mereka dan membuat para pemagang resah. Mereka datang kesana untuk diajari bekerja bukan untuk jadi pesuruh mereka membeli kopi dan barang pesanan pribadi mereka.


“ sekarang kita kuliti senior senior sinting yang menginjak injak CV-ku waktu itu, heh kita lihat bagaimana wajah songong mereka itu!" Ucap Cherry dengan senyum liciknya.


Yap!


Salah satu perusahaan yang menolak CV nya hari itu adalah Cornelius grup. Hanya saja penolakan yang dia terima bukan resmi dari penolakan perusahaan melainkan penilaian pribadi salah satu manager yang merupakan musuh bebuyutan Cherry di SMA.


Perempuan yang mencampakkan dan menginjak-injak CV-nya kala itu hanya diminta untuk menolak lamaran Cherry, tetapi dia bertindak di luar skenario dengan mengambil kesempatan untuk menghina dan mempermalukan Cherry di hadapan semua orang.


entah bagaimana reaksinya nanti jika bertemu dengan Cherry yang merupakan istri dari bosnya sendiri.


"Sudah magang berapa lama?" Tanya Cherry dengan lembut.


" Hampir enam bulan nyonya..." Jawab Kiara dengan suara gemetar.


Cherry menepuk bahu gadis itu," Apa setiap hari kau melakukan hal seperti ini?" Tanya Cherry.


"i..iya, saya juga anak magang tetapi mereka sama sekali tidak mengajari saya, mereka hanya tertarik pada anak magang yang punya penampilan menarik, mereka tidak suka dengan orang-orang cupu seperti saya, jadi saya disuruh melakukan banyak hal tapi bukan bagian pekerjaan," jelas gadis itu.


"Orang-orang bodoh, " ucap Cherry.


"Diskriminasi di kantor, apa kak Asraf tidak bekerja dengan benar sampai terjadi hal seperti ini!?" Tanya Cherry.


"Nyonya muda, bukan begitu,"ucap Asraf.


"manajemen atas memiliki pekerjaan yang lebih luas, jumlah karyawan ada sekitar 5000 orang, dan kami tidak mungkin mengawasi mereka satu persatu, oleh karena itu diberikan tanggung jawab pada manajemen bawah dengan manager masing-masing, kami percayakan pada mereka untuk melakukan kontrol, kalaupun ada keluhan karyawan bisa mengadukan pada Pihak HRD tetapi sepertinya selama ini semuanya aman sampai saya melihat hal ini," jelas Asraf .


Cherry mengangguk paham, "Kakak benar sih, siapa mangermu?"tanya gadis itu.

__ADS_1


" Manager Yana nyonya, dia yang mengatur tim pemasaran 1," jelasnya.


"Yana? Ahhh si bodoh itu? Ya sudah ayo kita lihat reaksi mereka, pergilah terlebih dahulu, tak perlu bawa apa-apa!" Ucap Cherry dengan segala rencana licik di kepalanya.


Kiara pergi sendirian menuju ruangan kerjanya. Dia sudah sangat gugup saat ini karena tidak membawa satupun barang yang diminta seniornya beberapa saat lalu.Tapi dia lebih takut lagi untuk melawan perintah dari Nyonya muda mereka.


Kiara berjalan dengan langkah cepat menuju lift dan naik ke lantai 18 bagian pemasaran.


Kiara berjalan dengan pelan, wajahnya terlihat gugup. Dia memasuki ruangan tim pemasaran satu dimana para karyawan sedang duduk di satu meja besar sambil tertawa bersama sama di sela sela rapat mereka tanpa mengajak Kiara yang jelas bagian dari tim itu.


"hahahahha... Bu Yana, lucu Banget kan wajahnya si Kiara tadi hahahah... Dia gemetar ketakutan seperti itu, rasanya menyenangkan mengganggu anak anak sendok emas seperti dia diganggu hahaha...." Ucap salah satu karyawan.


"Lagipula cupu begitu gimana bisa dia bekerja di tim pemasaran, seharusnya dia merengek pada ayah dan ibunya meminta uang dan mengganti kacamata bututnya itu hahahha... Memalukan!!!" Ucap yang lain.


"eh.. ehh.. kalian tau gak gosip kalau orangtuanya itu pisah ranjang, bapaknya selingkuh emaknya cari berondong hahaha... Pantes anak-anaknya begitu, apalagi si Kiara tertekan batin hihihi...."


" Apa tak ada yang satu sekolah dengan dia?"tanya manager Yana.


"Saya satu sekolah Bu, dia itu pendiam kayak anak anak Prik gitu, terus dia gak seluruh kelihatannya, banyak yang bilang kalau dia itu sering dug3m!" Balas seseorang.


" Kerjaannya juga gak ada yang beres, mungkin dia malu sama hidupnya yang hina itu, cihh mau mencoba jadi karyawan terbaik dengan karya ini? Tak akan bisa!"ucap Yana sambil menginjak-injak file laporan kreasi iklanilik Yananyang diberikan sehari lalu.


"hahahahha... Prik gitu, mana kacamata Segede cermin hahahaha... Malu dong punya anggota seperti dia hahaha...." Mereka tertawa terbahak-bahak membicarakan Kiara. seolah gadis itu adalah sampah tak berguna.


"ke..kenapa begini!!" Air mata gadis itu bercucuran. semua itu tak luput dari pandangan Cherry. Gadis itu sejak tadi memperhatikan dan mendekati apa yang terjadi, dan ternyata lebih dari yang dia pikirkan.


"Kak Asraf, sepertinya kita harus mencari anggota baru untuk tim pemasaran satu, kakak tau kan harus apa dengan manusia manusia gila seperti mereka!?"bisik Cherry yang sedang merekam semua ucapan mereka.


"Masuklah," bisik Cherry tepat di telinga gadis itu.


Kiara terkejut, dia terlihat takut dan gemetar, bagaimana dia akan menghadapi senior senior di depannya itu.


"Ta..tapi nyonya..." Kiara terlihat takut.


Cherry mengusap wajah gadis itu, menarik kacamatanya dan mengucur rambut Kiara.


"Cantik!" Ucap seseorang dari tim Alpha yang sontak menunduk karena keceplosan.


" Hahahah... Kamu dengar kan cantik, masuk dan jadi dirimu yang sebenarnya, gigit mereka kalau perlu, kita buat mereka menunjukkan asli mereka!" Ucap Cherry.

__ADS_1


"Tapi apa aku bisa nyonya? Aku.. aku takut..." Ucapnya.


Cherry menggenggam tangan gadis itu," percaya pada dirimu, bahwa di dalam sini ada jiwa besar yang akan berkembang menjadi orang hebat, ingat ayah dan ibumu yang berjuang, ingat saudara saudaramu, ingat penghinaan mereka selama kamu disini, jadikan itu batu pijakan untuk mengigit mereka sampai mampus, kau bisa!" Ucap Cherry yang berbicara sambil menatap mata gadis itu dengan serius seolah sedang menghipnotis Kiara.


Kiara, gadis pemilik wajah cantik khas Asia itu mengangguk dengan percaya diri. Mungkin Cherry memiliki aura ajaib yang bisa mengubah seseorang secepat ini.


Kiara melepaskan jaketnya, memperlihatkan kemeja kerja dan rok spannya yang sangat pas di tubuh jenjang yang selama ini dia tutupi.


Memakai name tag nya dengan bangga dan menarik nafas dalam-dalam untuk masuk menghadapi orang-orang itu.


"Kiara pasti bisa, Kiara bukan perempuan lemah!" Bisik Cherry.


"Aku pasti bisa!" Tekad gadis itu.


Dia melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan itu dengan aura positif dan percaya diri, berbeda dengan sebelumnya. gadis itu masuk lalu duduk di kursi kerjanya tanpa mengatakan apa pun.


"Dimana pesanan kami!??" Suara Yana terdengar. Sontak mereka menoleh ke arah Kiara yang duduk dengan penampilan lebih segar dan berani.


"Mohon maaf Bu manager Yana, Kalian punya kaki dan tangan kalian sendiri kenapa tidak kalian ambil di lobi ? Atau kalian semua sudah lumpuh, kaki dan tangan kalian tak bisa digerakkan? Kalau begitu mengesotlah, jangan memerintahku seorang dan...


Brakkk....


"JANGAN MENGHINA KELUARGA KU DENGAN MULUT KOTOR KALIAN ITU!!!" Pekik Kiara sambil menggebrak meja, berdiri dan menatap mereka dengan tatapan tajam dan berani.


"Wohohoho.... Nice shot baby!!!" Cherry tertawa cekikikan di ujung pintu sembari menyaksikan kejadian ini dengan matanya langsung.


"Hahahah... This is so cool!!!" Ucapnya dengan wajah bahagia.


Asraf dan anggota tim Alpha terkekeh melihat tingkah menggemaskan nyonya muda mereka. energi positif dari Cherry juga transfer pada mereka semua.


"Ehh ada pesta ya!? Ngapain Cher Cher!?? Gak ngajak ngajak kakak ihhh!!!!"


"Ssttthhhh Nonton aja dengan tenang kak!"



.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2