Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
159


__ADS_3

Kicauan burung terdengar begitu merdu di telinga manusia yang sudah memulai kembali aktivitas mereka dengan serangkaian kegiatan rutin yang biasa mereka lakukan. Hari yang diawali dengan sarapan pagi dan senyuman cerah membuat semangat di awal Minggu ini begitu berbeda dari sebelumnya.


Tak ada bedanya dengan keluarga kecil di rumah Cornelius. Para orang dewasa dan dua anak ayam kesayangan mereka tengah sibuk mempersiapkan sarapan pagi yang ceria bersama Rania yang baru tiba di negara itu setelah melakukan penerbangan bersama Bian dengan pesawat pribadi. Setelah bertemu Grape, Bian langsung melaju menuju kota dimana istrinya yang sedang hamil berada.


Pagi mereka diawali dengan celotehan dan Omelan dari Rania dan tingkah jenaka Philip, Bella dan Elton serta suara menggemaskan dari kedua anak dan juga Sarah.


Phone sendiri telah kembali ke rumahnya untuk mendampingi Alesha dan mengecek keadaan orangtuanya di rumah Elton. Mereka memiliki banyak jadwal dan berhasil mengatur semuanya dengan baik.


Namun ada yang aneh di rumah itu, sudah dua hari sejak kepulangan Grape, Cherry tak pernah keluar kamar. Yang muncul hanya Grape yang datang mengambil makanan dan berbicara sebentar dengan mereka lalu kembali masuk ke ruang bawah tanah menemui istrinya.


" Kenapa mereka sarapan di kamar lagi sih!? kenapa gak Sama sama aja!?" Oceh Rania sambil meletakkan piring piring di atas meja .


" Sayang masa iya kamu gak paham?" bisik Elton yang membantu Rania meletakkan perlengkapan sarapan pagi untuk mereka semua.


" Kak Ran, mereka sedang ritual penganten baru, pahamlah sikit, skidipapapap hahahahaha...." celetuk Philip yang jika bicara mulutnya gak bisa difilter.


" Cocok tanam kak, lagi program ponakan baru !!" imbuh Bella yang kocaknya nggak kalah dengan Presdir nya sendiri.


" Ohh... hahaha... Wahhh bagus dong ahhaha..... " Rania tertawa geli mendengar jawaban mereka. Aneh dan lucu rasanya membicarakan hal itu.


" Om, Tan, skidipapapap itu apa? Dari semalam om terus bicara tentang skidipapapap sampai bawa mimpi!?" celetuk Hansel dengan wajah penasaran sedangkan Alvaro tetap tenang seperti biasanya.


" Bikin Ade baru sayang hahahah....." Celetuk Elton seraya menepuk kepala Hansel dengan gemas.


" Buat Ade? ikut dong!!!" balas bocah itu yang langsung turun dari kursi hendak berlari dari ruang dapur namun suara Alvaro lagi lagi menghentikan langkah kakinya.


" Hansel duduk tenang!" tegas bocah dingin itu. Sekali berbicara dia selalu berhasil membuat Hansel patuh dan hal ini membuat para orang dewasa tercengang dengan sikap Alvaro yang semakin lama malah jadi sebelas dua belas dengan Grape jika sedang dalam mode marah.


" Wahhh ini mah fotocopy dari si Grape, bis abisnya dia punya tatapan seram seperti Grape, gak salah lagi nih!!!" bisik Bella ke telinga Sarah.


" Setan Lo bel, lihat lihat Lo megang apa!??" ketus Sarah seraya menjauh dari Bella yang tanpa sadar menyentuh dadanya.


" Ya ampun maaf beb, pantes kenyal kenyal kayak squisi hihihi....." balas Bella sambil tertawa cekikikan dan mengangkat tangannya dari aset Sarah.


Sarah mendengus kesal, begini jadinya kalau punya teman dengan akhlak setan jadi jadian, kadang waras kadang saraf.


"Bell otak Lo masih mesum aja ya, sama seperti pertama kali jadi sekretaris gue, Lo ngintip gue lagi ganti kanc*t!" celetuk Philip tepat di depan mereka.


Bughh...

__ADS_1


Pletak....


" Diam Philip!!" ucap Rania dan Elton sambil memukul kepala Philip dengan kompak. Pasalnya pria itu gak tau filter bicara apalagi bicara kasar di depan anak-anak.


" Awhhh sakit woi!!! ngapa kepala gue Mulu yang ditabok!!!" gerutu Philip sambil mengusap-usap kepalanya.


" mikir dong lampu neon, Lo ngomong kasar d depan anak anak ayam, mau jadi apa mereka dapat didikan jelek dari lampu neon, gimana sih Lo, ada ada aja tingkahnya, kebelet kawin Lo" celetuk Elton yang sebelas dua belas dengan Philip.


Syuuuttt....


Rania mencubit pinggang Elton yang tak ada bedanya dengan Philip," dasar om om otaknya udah miring ya, kalian berdua sama saja, mulutnya itu gak bisa di filter !!" ketus Rania sambil mendengus kesal akibat ulah kedua manusia tengik itu.


"Hahahahahah.... rasain pak hahhahaha.... azab itu!" ejek Bella. Mereka tertawa cekikikan, keseharian mereka yang bahagia dimulai kembali.


Sementara itu di dalam kamar, Cherry tampak mendengus kesal sambil duduk di depan cermin menatap lehernya yang berbintik bintik merah. Bukan karena gigitan nyamuk tapi karena ulah buaya besar yang menjahilinya dua hari berturut-turut.


" Yang ini kok merah merah ihhhh....." kesal Cherry sambil menunjuk leher, lengah bagian atas dada bahkan perutnya yang penuh dengan mahakarya dari sang suami.


Grape terkikik geli, " maaf sayang habisnya kamu gemesin, jadi pengen makan lagi..." celetuk Grape sambil memeluk Cherry dari belakang. Gadis itu hanya mengenakan handuk panjang begitu pun dengan Grape, kedua manusia yang dimabuk cinta ini tampaknya baru selesai mandi, mandi yang panas dan nikmat.


plakk...


Grape terkekeh, dia memang memakan istrinya tanpa henti. Sekalinya belah duren lanjut terus sampai dua hari gak keluar dari kamar.


Cup.


Sebuah kecupan lembut mendarat di kepala Cherry,pria itu memeluk istrinya dengan erat, dia sangat bahagia setelah memiliki Cherry seutuhnya.


"Habisnya kamu gemesin, apa lagi ini nih, semangka kecil nya hahahah..... " Celetuk Grape sambil menyentuh dua benda berharga Cherry yang sudah sah jadi milik ya seutuhnya.


" Dasar mesum, ihh pikiran kamu gak jauh dar itu itu aja ya Grape, bisa bisanya godain aku lagi?? ini juga masih sakit tau... jamurnya serem... sakit..." rengek gadis itu sambil bergidik ngeri membayangkan adegan panas mereka.


" Tapi kamu sampai minta lagi tuh, nikmat kan? hahahah.... kamu sampai Sayaaaangg... ahhh... please.... ahhhh....


Bughhh


"Grape malu tauuuu....." Cherry berdecak kesal dia memukuk.pert suaminya dengan wajah memerah Semerah tomat, sepertinya hobi baru pria itu adalah menggoda istri cantik nya.


" Akhh... sakit yang, kamu mukul perut aku... akhh...." tiba-tiba Grape meringis kesakitan dan terjatuh ke atas ranjang sambil memegangi perutnya.

__ADS_1


Mendengar itu membuat Cherry panik, sontak gadis itu menghampiri suaminya dan mengecek keadaan Grape.


" Aduhh maaf sayang aku....aku emang semangka sih tapi kan kamu yang bikin kesal...." ucap Cherry sambil memeriksa kotak kotak di perut suaminya itu.


" Dimana sakitnya,maaf ya...kamu sih godain terus, aku malu tau..." ucap Cherry sambil mengusap usap perut suaminya dengan lembut.


Grape terkekeh, Cherry memang sangat sabar menghadapi tingkah laku gilanya. Rasa rindunya pada gadis yang kini resmi menjadi seorang wanita seutuhnya itu membuat Grape tak bisa menahan gejolak asmara di dalam dadanya.


Grape memeluk Cherry," Nggak sakit kok, bercanda, maaf ya, aku bikin kamu kelelahan, aku hanya sangat merindukanmu, " ucap Grape sambil mengusap kepala istrinya dengan lembut.


Cherry membalas pelukan suaminya," kamu bikin khawatir saja, emang hak kamu sih sayang tapi jangan begini juga, sakitnya gak kelar kelar..." rengek Cherry.


" iya maaf, besok besok aku atur deh hahahha....


" Dasar mesum!"


" Mesum sama istri sendiri dong sayang,"


" Ohh iya, sebentar, aku punya sesuatu buat kamu dan anak anak, kelupaan kemarin," ucap Grape sambil bangkit berdiri.


Pria itu membuka kotak kecil yang sudah dia persiapkan, mengeluarkan sebuah cincin indah bermatakan permata berkilauan yang sangat langka, ditempa dan diukir oleh tenaga profesional dan merupakan salah satu jenis permata tertua di dunia.


Grape memakaikan cincin itu ke jari manis istrinya,"untuk istriku tercinta, Mommynya anak anakku, rumahku, dan setengah dari jiwaku, maaf kalau selama ini aku belum bisa membuat kamu bahagia, cincin ini sebagai cincin pernikahan kita, meski terlambat ku harap kamu suka, aku juga sudah pakai," ucapnya sambil menunjukkan jarinya.


Cherry terharu, hatinya benar benar bahagia, dia menatap cincin itu dengan mata berkaca-kaca," ini sangat cantik..." lirih Cherry dengan bulir bulir air mata yang mengalir di kedua pelupuk matanya.


" Kamu suka?" tanya Grape dan dibalas anggukan kepala oleh Cherry.


" Terimakasih babe... terimakasih banyak, kamu membawa sangat banyak kebahagiaan bagiku, aku senang memilikimu sebagai suamiku, aku mencintaimu..." ucap Cherry sambil memeluk suaminya dengan penuh haru.


" I Love you too baby,"


.


.


.


like, vote dan komen 🤗

__ADS_1


__ADS_2