Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
77


__ADS_3

Mereka menatap ke arah sumber suara yang memanggil Cherry diantara kerumunan itu. Sarah berjalan diantara kerumunan menghampiri mereka semua. Mata Bella membulat sempurna saat melihat sarah disana. Cherry belum bilang kalau Sarah juga menjadi korban penculikan itu. Yang jelas melihat Sarah disana tentu membuat Bella yang mencari cari keberadaan gadis itu beberapa waktu belakangan terkejut setelah melihat perubahan total pada gadis itu.


“ Cherr...itu Sarah? Dia... dia kemana aja selama ini?” ucap bella yang langsung maju ke depan namun Philip yang bergabung dengan mereka setelah melihat kerumunan besar itu menahan tangan gadis yang sudah tercium aroma aroma pembuat onar itu.


“ Heh jangan buat masalah dulu, dia juga korban penculikan itu, biarkan dia bicara dulu, kau ini selalu mencari ribut, apa kau preman?” celetuk Philip sambil menggenggam tangan Bella dan menahan gadis itu disana.


Bella terdiam dalam keterkejutannya saat mendengar penjelasan singkat dari Philip yang mengatakan kalau Sarah juga menjadi korban kejadian besar itu. Dia terdiam di tempat, tak bisa berkata-kata dan hanya patuh pada perintah Philip yang memegangi tangannya.


Sarah berjalan ke depan menghampiri mereka. Gadis itu membungkuk hormat sebanyak tiga kali di depan mereka semua, “ terimakasih banyak untuk semuanya, dan untuk Cherry juga suaminya, aku meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang terjadi ebberapa waktu lalu, terimakasih banyak telah menyelamatkan nyawa kami semua, jika kalian tidak ada mungkin kami... ka.. kami..


Greppp....


Cherry menarik gadis itu dan memeluknya dengan erat sambil menangis,” tak apa Sarah, bukan salahmu, ini bukan kesalahanmu, aku tau semaunya, aku tau semaunya, kau sudah melakukan yang terbaik... maaf tidak ada disisi mu di saat terburuk dalam hidupmu, maafkan kami Sarah,” Cherry menangis. Dia tak tahan lagi ingin segera memeluk gadis itu. Sahabat yang sangat dia kenal sejak mereka satu sekolah di bangku SMP bersama Alesha dan Bella.


“ Cher.. a..aku...” Sarah terdengar lirih, suaranya tercekat, air matanya mengalir sempurna di kedua pelupuk matanya.


“tak apa apa, aku tau semuanya, aku sudah tau semua yang terjadi Sarah, dan untuk tante aku turut berduka, maaf aku tidak tau kejadian itu beberapa waktu lalu, maafkan aku Sarah” Cherry menangis memeluk sahabatnya yang setia.


Sarah semakin tak tahan lagi menahan dirinya. Akhirnya tangisannya mengalahkan dirinya. Dia menangis sesenggukan sambil memeluk erat Cherry, orang yang selalu berhasil membuatnya merasa tenang .


“ hiks hiks hiks... Cherr... maafkan aku....” tangis gadis itu. Setelah kejadian yang menimpa Cherry, dia terus diteror oleh Viona dan nyonya Amira. Mendapatkan banyak ancaman dan pada akhirnya di permainkan oleh kedua perempuan munafik itu . keluarga Sarah dibuat bangkrut, ayahnya pergi meninggalkan mereka dan berselingkuh dengan perempuan lain sedangkan bisnis keluarga mereka hancur begitu saja. Ibu Sarah yang hari itu sakit sakitan butuh biaya untuk berobat.

__ADS_1


Semua uang Sarah habis untuk membayar utang keluarga dan biaya pengobatan ibunya. Sarah memohon pada Viona dan Nyonya Amira untuk membantu dirinya, tapi yang dia dapatkan hanyalah hinaan dan pada akhirnya ibunya meninggal dunia karena sakitnya dan hanya dirinya yang memakamkan sang ibu tanpa dampingan siapa pun.


Hidup Sarah hancur karena Viona dan ibunya, dia tak lagi jadi gadis dengan keberanian seperti dulu, namanya telah hancur di lingkungan sosial mereka, disebut sebagai wanita penggoda padahal dia bekerja sebagai seorang kopral wanita tapi tak ada yang mengakui dirinya akibat pengaruh keluarga Raharja.


Sarah keluar dari jabatannya di kemiliteran dan meninggalkan karirnya karena rumor buruk yang diberikan keluarga Raharja. Hingga ibunya meninggal dan lagi lagi dia di jebak oleh keadaan dan pengaruh keluarga Raharja di dunia politik dan keamanan.


Sarah diikat dnegan berbagai ancaman, dan pada akhirnya di jual oleh Nyonya Amira kepada bon bon yang entah bagaimana nasibnya sekarang.


Phineas dan Elton yang mencari tahu data lengkap tentang gadis itu, cukup terkejut dengan kenyataan bahwa Sarah adalah seorang kopral yang malah terjebak dengan keadaan dan diperalat oleh keluarga Raharja. Bakat gadis itu tak bisa diragukan, penjinak bom dan hebat bertarung, tapi dia bagaikan serangga pengganggu di kaki keluarga Raharja yang tak lagi memiliki pengaruh apa pun karena perbuatan keluarga Raharja.


Bella yang melihat kedua sahabatnya menangis melirik Philip,” Pak bisa lepas?” tanya gadis itu dengan mata berkaca-kaca. Philip paham situasinya,dia melepaskan tangan Bella dan membiarkan gadis itu memeluk Cherry dan Sarah.


“ hei kalian kalau nangis ajak ajak dong hiks hiks hiks.. aku harus kebagian tauuuu...” ucap Bella yang bergabung dengan mereka berdua. Ketiga orang itu menangis saling menguatkan satu sama lain.


Mereka yang menyaksikan ketiga gadis itu tersenyum bahagia terutama Grape dan teman temannya. Kesalahpahaman Cherry dan Sarah telah berakhir dan mereka kembali bersatu meski tanpa Alesha yang tak bisa hadir karena ada urusan mendadak.


Semua yang hadir disana bertepuk tangan meriah, mengucapkan terimakasih pada Cherry dan yang lainnya yang telah berusaha keras untuk menyelamatkan mereka dari kejadian itu. Gadis yang hampir mendapatkan pelecehan dari bon bon datang bersama kedua orang tuanya. Ternyata gadis itu adalah putri salah satu petinggi di negeri itu, seorang pemilik perusahaan besar yang kehilangan putrinya beberapa bulan lalu dan diberitahu kalau gadis itu sudah meninggal.


Lina dan adiknya adalah anak dari pasangan dokter yang bekerja di luar negeri. Karena terlalu sibuk orangtuanya lalai dan kehilangan kedua anak mereka, dan hal itu pasti tidak akan terulang lagi.


Semuanya kembali dengan selamat, namun Alvaro menatap mereka semua dengan tatapan sendu, pria kecil itu menunduk dengan wajah sedih, entah apa yang hinggap dalam pikiran bocah itu tetapi dia tampak sedih saat melihat yang lain bersama orang tua mereka.

__ADS_1


Grape mendapati wajah Alvaro yang murung, dia dengan lembut menarik tangan bocah itu,” sini sama om,” ucapnya sambil menggendong Alvaro di atas kedua kakinya.


“ Jangan sedih, om dan tante akan menjaga kalian, kami juga suka sama Alvaro maka dari itu mulai hari ini kami adalah keluarga Alvaro dan Hansel, tak peduli apa pun masa lalu yang Alvaro pernah alami, om akan pastikan semua itu tidak pernah terjadi lagi,” ucap Grape sambil menatap anak itu dan meyakinkan Alvaro kalau semuanya akan baik-baik saja mulai sekarang.


Alvaro menatap pria itu berusaha untuk mencari kebohongan di mata Grape, dia yang sulit menaruh percaya kembali menjadi lebih baik setelah bertemu dengan Cherry dan yang lainnya.


“ Apa boleh... Alvaro... emm...”


“ kenapa nak?” tanya Grape.


Alvaro melirik mereka, “ nggak jadi om,” jawabnya pelan sambil memeluk Grape dan menggenggam pakaian pria itu dengan erat, menahan dirinya untuk tidak mengungkapkan keinginannya.


“ Alvaro ingin panggil Daddy.. tapi Alvaro takut om dan tante akan benci pada Alvaro, lebih baik seperti ini, Alvaro nggak boleh banyak tingkah, Alvaro harus bersyukur karena sudah diterima, biar Hansel juga senang, gak apa apa kok... nggak punya Mom dan Daddy juga nggak apa apa selama Alvaro punya Hansel, tante Cherry,om Grape, om elton, Om Philip dan om Phineas, “ batin anak itu sambil menatap mereka satu persatu. Orang orang yang telah menempati ruang kosong dalam hatinya.


Rasa takut dibuang, takut di marahi dan trauma membuatnya menahan segala keinginan yang ada di dalam hatinya.


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen


__ADS_2