
Jack dan Elsa memiliki hubungan gelap yang baru seminggu terjalin sejak pria itu sering datang kesana untuk menemukan Bella, gadis yang selau bisa dia ancam dan peras . siapa sangka dia dan Elsa saling tertarik hingga sering melakukannya hubungan gelap di luar nikah dan sudah becocok tanam berkali kali menyaingi si pengantin baru.
Sementara mereka asyik bercocok tanam di kamar sampai lupa waktu dan tujuan keluarga mereka berkumpul hari ini, ayah Philip berlari masuk ke dalam rumah itu dengan wajah penuh kemarahan .
“ Marina apa yang kau lakukan sialan, beraninya kau menjodohkan Philip dengan perempuan pilihanmu!? Dia tidak akan menikah dengan siapa pun kecuali dengan gadis yang kupilih, kau tidak punya hak untuk mengatur dia...” taun Hamdan ayah kandung Philip memasuki rumah itu seperti orang kesetanan, dia bahkan sampai membawa senjata dan menodongkan nya ke arah kepala Nyonya Marina.
Tentu saja semua orang yang ada dalam acara itu terkejut dan berlari ketakutan saat tuan Hamdan menodongkan senjata pada mantan istrinya itu.
“ Ka.. kau .. bagaimana kau bisa tau hal ini?” mata nyonya Marina membulat sempurna, dia tak menyangka kalau mantan suaminya itu mengetahui rencana ini.
Padahal tanpa mereka semua sadari, mereka telah masuk ke dalam jebakan yang diatur sebaik mungkin oleh si bumil cantik yang hebat dalam tak tik penyerangan bersama dengan suaminya yang bahkan lebih hebat dan lebih teliti lagi dalam hal seperti ini.
“ Sialan kau... dimana sekarang anak itu, kau tidak boleh menikahkannya dengan siapa pun selain yang kupilihkan , cam kan itu..” geram pria itu sambil mencekik leher nyonya Marina dan menatapnya dengan tatapan tajam.
“ Nyonya apa apaan ini, bukannya kita berjanji akan menikahkan anak kita untuk kepentingan bisnis yang telah berjalan? Ada apa ini?” Tuan Rameses terlihat syok dan tak terima dnegan apa yang dia saksikan dan apa yang dia dengar hari ini.
Pasalnya pernikahan itu adalah pernikahan bisnis untuk mengikat hubungan antara keluarga nyonya Marina, dengan keluarga Rameses, jika sampai pernikahan batal maka bisnis mereka akan batal dan itu akan mempengaruhi keuangan keluarga.
“ tidak boleh .. aku yang boleh mengatur pernikahan Philip bukan siapa pun ... tak ada dari kalian yang berhak mengaturnya..” tuan Hamdan berteriak marah sambil mencekik nyonya Marina dengan kuat.
Nyonya Marina dengan kesalnya meraih garpu yang ada didekatnya dan..
Jleb..
"beraninya kau... mencekikku bajingan sialan...” Nyonya Marina menyerang pria itu dengan pisau makan dan garpu yang dia ambil sembarangan. Tangan tuan Hamdan terluka karena ulah wanita itu.
Dengan amarah yang membuncah taun Hamdan mencampakkannya perempuan itu ke dinding sampai dia terbentur dan kepalanya berdarah.
“ beraninya kau bangsat, beraninya kau mencampuri urusanku..” geram tuan Hamdan yang sama sekali tak punya hati.
__ADS_1
Saat itulah tuan Rameses dan Vina, orangtua Bella tersadar kalau mereka akan bernegosiasi dengan psikopat sinting yang tak segan segan saling menusuk di depan semua orang .
“ sialan.. pergi kalian dair rumah ini, pernikahan batal.. beraninya kalian membuat kekacauan!!" pekik nyonya Vina yang tak tahan melihat serangan itu.
“ Tidak.. Elsa dan Philip harus menikah, kumohon bantulah aku,jika tidak aku akan mati di tangan keluarga suamiku sekarang, bisnis kita harus berjalan dengan lancar,...” nyonya Marina menyeret tubuhnya dan duduk bersimpuh sambil memohon bantuan dari nyonya Vina untuk tidak mengubah pikirannya .
“ tidak... aku tidak bisa menyerahkan putri kesayanganku pada orang orang sinting sperti kalian, dia itu ibarat emas, kupikir Kalian keluarga baik baik , rupanya keluarga psikopat, pergi dari sini..” pekik nyonya Vina dengan amarah yang membuncah.
“ tidak.. tidak boleh... mereka harus menikah..” pekik nyonya Marina yang tetap dengan keputusannya.
Grep...
Tuan Hamdan menarik kepala Nyonya Marina dan menggeser tubuh nya lagi seperti sedang menarik sampah.
“ kau tidak berhak mengurus hidup Philip, dia itu bonekaku, dia itu anakku, dia harus menghasilkan uang untukku..” geram tuan Hamdan.
“ Sialan, hampir saja aku menikahkan putri kesayanganku dengan pria yang memilik orangtua sinting seperti mereka, pengawal usir mereka..”teriak tuan Rameses yang tak senang terjadi keributan di rumah itu.
Tiba tiba di tengah keadaan tegang dan sengit itu, ditengah tengah ruangan yang dihiasi dengan drama jambak menjambak antara mantan istri dengan mantan suami, suara tawa besar nan berat dari seseorang terdengar menggelegar.
Semua orang terdiam dan menatap ruangan itu, suara tawa yang sangat besar dan tak tahu dari mana asalnya.
Diiringi dengan itu... Duarrr... suara gencatan senjata api terdengar di dalam ruangan itu yang tentu saja sontak membuat semua orang merunduk ketakutan, bahkan sampai berteriak histeris karena tembakan senjata tajam yang snanagt tiba tiba itu.
“ Soapa itu sialan..” pekik nyonya Vina sambil menatap ke kanan dan kiri mencari siapa gerangan pelakunya. Tetapi tak mereka temukan siapa pun yang melakukan penembakan secara tiba tiba itu.
Semua orang merunduk, pihak keluarga jack juga sampai ketakutan melihat apa yang terjadi di dalam rumah itu.
“ Kenapa begini ? apa yang terjadi dengan rumah kalian? Kalau tahu begini aku tidak akan menyia-nyiakan waktuku untuk datang ke rumah ini, kenapa aku malah menyerahkan nyawa kami disini sialan...” keluarga Jack mulai mengumpat tak senang dengan kondisi di rumah itu.
__ADS_1
Setelah gencatan senjata itu terjadi, untuk beberapa menit suasananya kembali tenang. Tak terjadi apa paa seolah gencatan senjata tadi hanya hiburan sekilas yang tak ada artinya.
Mereka semua berdiri sambil menatap ke kanan dan kiri memastikan bahwa situasi kembali aman.
“ Haishhh sialan, tuan Rameses apa apaan ini? Kenapa kami mengalami ini saat datang ke rumah kalian, sialan arrhhhhh... “ pekik ayah Jack.
Tak ada satupun yang tahu apa yang sedang terjadi di rumah itu, yang jelas mereka sedang di teror oleh manusia manusia yang memiliki dendam besar pada keluarga tersebut.
Tuan Hamdam memijit kepalanya, dia mencari cari dimana gerangan Philip berada, pria itu tiba disana setelah menerima berita yang belum jelas tentang Philip yang sudah menikah. Beberapa portal berita menyiarkan tentang pernikahan Philip dan Bella namun seolah bukan mereka Portal berita itu membuat gosip dan kericuhan di dunia maya.
“ Dimana kau sembunyikan anak itu, aku akan membawanya hari ini,” tuan Hamdan menatap nyonya Marina dengan tatapan memastikan seolah dia siap untuk memakan mantan istrinya itu.
“ tidak.. tidak boleh, kau tidak boleh membawanya..” pekik nyonya Marina.
Mereka jadi bahan tontonan, tak tahu malu dan tak menggunakan otaknya dengan baik.
Di saat yang sama tiga orang wanita masuk ke dalam rumah itu dnegan wajah marah, satu wanita yang sedang hamil, dua lainnya perempuan dengan penampilan yang super menawan tetapi berwajah masam dan kesal.
“ Dimana pria bajingan itu, beraninya dia kabur setelah membawa lari uangku...”
“ dimana tukang rayu itu, manusia kurang ajar yang membawa kabur Ducatiku setelah bermalam dengan ku... sialan kau akan kubunuh kau sekarang juga... bajingan tengik..” pekik wanita lainnya.
“ Dia harus mempertanggungjawabkan bayi ini.. sialan dia mengatakan akan menikahiku setelah tahu aku hamil tapi dia malah menghindar ? wahhh dimana kalian sembunyikan bajingan itu..” wanita hamil itu berteriak marah sambil menunjuk perutnya yang membuncit.
Benar benar sebuah kekacauan yang sangat besar terjadi secara beruntun di dalamnya rumah keluarga bella.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen