Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
212


__ADS_3

Ziora panik, dia tak menyangka kalau Nagata akan keluar dari penjara. Beberapa hari yang lalu dia mengunjungi pria itu disana, berbicara dengan Nagata terkait penangkapannya serta betapa susah hidup Ziora setelah Nagata dikurung.


Keduanya berbicara dalam beberapa kali kunjungan, dan Nagata tampaknya membuat Ziora yakin padanya.


Wanita itu melaju menuju lokasi yang dikirimkan oleh Nagata Sebuah rumah sederhana milik Nagata yang biasa dia dan Ziora pakai hanya untuk menikmati ranjang yang bergoyang. Setelah coblos sana sini, Ziora lebih sering bermain dengan Nagata dan mereka selalu bersama.


Wanita itu pergi ke rumah di dekat pinggiran kota dimana ada rel kereta api disana rumah yang tak jauh dari kota dan lokasinya sedikit terpencil.


" Sialan, kenapa kau sampai memakai manusia sampah seperti Nagata Grape, apa kau tidak tau kalau dia itu sangat licik!? cihh... dasar bodoh!!" umpatnya dengan wajah masam.


Nagata yang Ziora kenal adalah pria licik yang akan balas dendam pada siapa pun yang mengusiknya. Tetapi fakta inilah yang Ziora tak sadari akan berubah menjadi Boomerang bagi wanita itu. Tanpa tau bagaimana Nagata yang sebenarnya dia pergi mengikuti alamat yang diminta Nagata.


Tanpa dia ketahui, Daniel dan Pak Bono serta tim Alpha sudah mengikuti mereka dari belakang. Siapa sangka penjual bakso, penjual jamu keliling, tukang sirkus, dan penjual petasan yang tiba-tiba berkerumun di dekat mobil mereka adalah tim Alpha yang menyamar secara dadakan.


Setelah menghubungi Grape soal penculikan Cherry, Pak Bono dan Daniel memimpin tim Alpha dan langsung mendapat lokasi Cherry dan anak-anak berdasarkan jejak pelacak yang terpasang pada aksesoris mereka.


Cherry dan anak-anak terkejut melihat Pak Bono berubah menjadi badut bertubuh besar dengan perut buncit dan wajah super putih.


Bahkan penjual jamu berkerudung di sebelah mereka bukan perempuan tapi Anggita tim Alpha yang menyamar.


" Bwahahahhahaha......" Cherry dan anak-anak tak bisa menahan tawa mereka ketiganya langsung tertawa terbahak-bahak melihat penyamaran konyol dan totalitas dari tim Alpha.


" Penampilannya all out!!!" seru Cherry sambil mengangkat jari jempolnya pada motor dan mobil d dekat mereka.


Cherry membuka plastik penutup itu, menampakkan dirinya dan anak-anak sambil melambai ke arah Pak Bono and the geng.


Tim Alpha tentu saja terkejut melihat nyonya muda serta dua tuan muda menggemaskan mereka malah melambai sambil tersenyum bukan ketakutan karena dalam kondisi diculik.

__ADS_1


Cherry dan anak-anak tetap tenang, mobil yang dibawa anak buah Ziora melaju menuju jalan sepi sedangkan kendaraan yang dinaiki oleh tim Alpha melewati jalan pintas sesuai dengan peta yang mereka miliki.


Mobil itu melaju dengan Ziora yang menatap jalanan dan mencoba menghubungi Vira, kembaran nya yang berasal dari rahim lain.


" Kenapa gadis ini tidak menjawab panggilanku!?" Ziora berdecak kesal.


" Nona, mungkin saja dia ditangkap, bukankah sudah jelas kalau dia ketahuan dan melakukannya sesuai perintah anda?" ucap supir di samping Ziora. Dia hanya melakukan bisnisnya tanpa tau apa-apa.


Ziora melirik pria itu," aku tau tolol, bawa saja mobilnya, kau hanya supir tak usah ikut campur!!" kesal Ziora yang malah mengumpat pria itu.


Supir Ziora hanya bisa merotasikan kedua bola matanya. Dia tau perempuan di sampingnya itu licik tetapi sepertinya otaknya hanya sampai setaraf licik biasa.


" Sebenarnya ingin kubilang kalau kami diikuti, tapi bukan Bisnisku, aku hanya membawa barang saja dan dibayar, " gumam pria itu seraya melirik kaca spion, jelas dia bisa melihat Cherry dan anak-anak sudah lepas dan malah tertawa disana.


Pria itu melirik Ziora yang sibuk dengan kacang dan ponselnya, dia malah jadi malas memberitahu kondisi mereka," bukan urusanku, tapi wanita di belakang itu sepertinya aku kenal, dia.. dia kan istri dari Tuan Benedictus Cornelius!?? kenapa ada disini? dan apa hubungannya dengan wanita ini?" pikir pria itu.


" Apa wanita ini tidak takut? heh seharusnya pertanyaan itu untukku, tapi aku hanya menjalankan bisnis, CK... ini salah, arrhhhh kalau bukan karena utang aku tak akan melakukan ini!!!!" gumam pria itu sambil mengacak-acak rambutnya.


"Sialan!!" umpatan itu tak sengaja keluar dari mulutnya dan malah membuat Ziora terkejut.


" Apa kau bilang tadi bajingan!? " kesal Ziora sambil melempari pria itu dengan kulit kacang.


" Bu..bukan apa-apa nona, saya hanya mengumpat kucing yang sembarangan lewat tadi," ucap pria itu.


Ziora hanya diam dan menatapnya sambil mengunyah kacang itu.


Tak beberapa lama mereka tiba di rumah yang dimaksud oleh Nagata. Ziora tersenyum menatap rumah itu, jelas terlihat terawat dan kenangan malam indahnya dengan Nagata masih terbayang bayang di kepala kotornya itu.

__ADS_1


" Hahahha.... akhirnya aku kembali ke surga ini..." ucap wanita itu sambil membuka pintu mobil dan turun dari sana menatap rumah itu dengan wajah sumringah.


" Hei kau manusia dekil, turunkan mereka!!!" ucap Ziora dengan angkuhnya dari dalam mobil.


Pria bernama Harto itu tiba-tiba menginjak gas dan melaku dari sana tanpa mendengar perkataan Ziora, dia kabari dari sana membawa Cherry dan anak-anak yang menurutnya dalam bahaya.


" Yakkk...apa yang kau lakukan berengsek, kenap kau bawa mereka!!!" teriak Ziora. Sontak Cherry dan anak-anak menutup kepala mereka lagi dengan plastik sebelum ketahuan, Cherry juga terkejut karena mobil itu tiba-tiba bergerak.


" Urus urusanmu bodoh, aku melakukan bisnis ku tapi tidak untuk melukai orang lain, dasar perempuan sinting, beraninya menculik orang lain!!!!" teriak pria itu dengan nada marah.


" F*CK you b*tch!!!!" teriaknya sambil mengacungkan jari tengahnya dari dalam jendela mobil dan melaju dengan sangat kencang meninggalkan lokasi itu.


Ziora terkejut bukan main, dia melongo dengan apa yang baru saja terjadi. Apa dia sedang di prank atau sedang dikhianati, bukankah seharusnya pria yang sudah dia bayar mahal itu menuruti nya?! tapi kenapa malah membawa tawanan yang seharusnya bisa dia gunakan untuk memeras Grape.


"Arrkhhh sialan...pria bangsat sialan,mati kau arrkhhhh Kembali kau!!!!" pekik Ziora yang tak bisa lagi mengejar mobil itu.


Padahal susah payah dia mengatur semua ini dan banyak uang yang harus dia keluarkan untuk menyewa orang, tapi nyatanya dia malah ditipu oleh orang bayarannya sendiri.


Terkadang alam bekerja sendiri tanpa ada campur tangan manusia, begitu nasib sial Ziora dimulai, terjebak dengan perangkap nya sendiri, dan kini tak ada siapa pun di sisinya.


" Sialan!!!" kesal wanita itu, dia berjalan masuk ke dalam rumah sambil terus mengumpat.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2