Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
188 (PERBURUAN ALCHEMIS ATAU BIG MOUSE)


__ADS_3

(ALPHA X TOM VS BIG MOUSE- BIG SECRET!)



( Nagata Hong)



(Nathama Hong)


Markas Besar Big Mouse.


Gedung besar yang berdiri di tengah kota A bersebelahan dengan Kota tempat tinggal Cherry dan yang lainnya adalah sebuah bar kelas atas yang dikunjungi banyak orang. Bar bintang lima yang dikenal dengan nama Mystic Bar yang selalu laris dan dikunjungi banyak penikmat dunia malam. Bar ini diberi bintang lima karena eksistensinya menjaga privasi pelanggan dan tidak pernah berurusan dengan polisi.


Bar yang berdiri sejak beberapa tahun lalu berkembang pesat karena segala fasilitas yang mereka tawarkan pada pengunjung.


Namun dibalik kesuksesan Mystic Bar tersebut, ada sebuah organisasi raksasa yang mengendalikan manajemen kerja mereka. Big Mouse, musuh bebuyutan Kepolisian dan Kemiliteran yang selalu berhasil lepas dari kejaran pihak pertahanan ini sampai lima tahun terakhir kelompok ini mulai terusik dengan kehadiran pahlawan di masing-masing lembaga pertahanan itu.


Phineas Dalton, Kepala Kepolisian ibu kota menjadi salah satu yang paling mereka takuti karena berhasil menghancurkan satu ranah bisnis mereka yang berjalan dalam bidang penyelundupan barang ilegal. Penyelundupan senjata ilegal ke dalam negari itu berhasil dikuak oleh Phineas yang kala itu masih berstatus sebagai detektif biasa.


Dalam 5 tahun terakhir, satu-satunya yang berhasil mengusik kelompok itu hanyalah keturunan Dalton. Dan saat ini bertambah satu orang lagi musuh mereka yang sudah menunjukkan taring mereka mengusik informasi rahasia yang kelompok ini jaga.


Sarah Lorenzo alias Nana Dalton gadis yang berhasil mengusik ketenangan Big Mouse setelah berhasil menerobos sistem jaringan data mereka dan memperoleh beberapa data sensitif yang disimpan rapat oleh organisasi itu.


Hanya saja mereka tidak tau nama Sarah, dia dikenal sebagai Tom nama ID gadis itu pada sistem yang dia gunakan. Dalton bersaudara ternyata berhasil mengusik ketenangan mereka sampai membuat Nagata, pemimpin Big Mouse kebakaran jenggot dan gelisah sepanjang waktu.


Pria itu bahkan sampai terbang dari China ke Indonesia untuk mengecek sendiri dengan apa yang terjadi pada organisasi besar itu.


tak... Tak.... Tak...

__ADS_1


pranggg....


"Arrkhhhh sialan siapa si Tom kurang ajar ini, beraninya dia mengusik kelompok ini arrhkkkk kurang ajar!!!!" Nagata berteriak histeris sambil menghancurkan seisi ruangan. Memecahkan semua benda yang ada di depannya.


Hancur sudah etalase ruangan itu karena amukan pria Asia ini. Wajahnya merah seperti banteng, pembuluh darahnya membengkak, rahangnya mengeras, amarahnya telah mencapai puncak ubun-ubun. Dia menerima banyak laporan darurat dari tangan kanannya bahkan salah satu Mucikari besar yang jadi anggotanya mengirimkan laporan tentang Kepala Kepolisian yang lagi-lagi ikut campur dalam bisnis penjualan organ manusia yang mereka lakukan.


Alesha, menjadi salah satu' produk' mereka. Seharusnya organ milik Alesha memberikan transaksi yang cukup besar dengan total uang tunai sampai milyaran, tapi nasib sial dan karma mulai mendatangi organisasi hitam tersebut sejak Phineas mulai mengusik mereka.


Nagata berjalan kesana kemari, di depannya berlutut tangan kanannya yang mengurus pekerjaannya di negara itu. berlutut dengan wajah bersimbah darah dan tangan di belakang tubuh mereka sambil duduk gemetaran menahan rasa sakit. Tak ada yang boleh bicara, tak ada yang boleh bergerak.


Kepala Nagata hampir pecah memikirkan semua kejadian yang terjadi berturut-turut tanpa tau siapa dalang di balik semuanya. Bahkan sistem mereka dibobol oleh orang lain selain Tom a.k.a Sarah dan Phineas.


Saat pria itu sedang berjalan kesana kemari sambil mengumpat dan berdecak kesal, tiba-tiba ketua tim kemananan data jaringan mereka berlari dengan wajah pucat pasi sambil membawa tabletnya.


" Bos besar ada masalah!!!" Teriak pria itu sambil duduk berlutut di depan Nagata, sebuah keharusan dan tata Krama yang mereka atur sejak awal. Nagata diperlakukan seperti seorang raja dan selalu dipuja dan disembah. Katakan saja dia mendapatkan karmanya Karena telah berani meminta orang lain menyembah dan memuja dirinya.


"MASALAH... MASALAH DAN MASALAH LAGI!!????" Geramnya sambil melayangkan satu pukulan telak kepada salah satu ajudannya.


Ajudannya tergeletak di atas lantai, cincin tajam yang dipakai Nagata berhasil merobek rahang pria itu sampai membuatnya ambruk berlumuran darah dengan tubuh gemetar ketakutan.


Bukannya tetap di tempat, korban Nagata kembali ke posisi awal, duduk berlutut sambil menahan rasa sakit dengan darah yang bercucuran dari rahangnya.


" Masalah apa lagi hah!?? Kenapa setiap aku datang ke tempat ini kalian selalu membawa berita buruk tikus tikus sialan!!!"umpat pria itu sambil melayangkan tendangan keras dengan sepatu bootnya yang memiliki tekstur keras.


Uhuk... Uhukk.....


" A..ampun tu..tuan..." Lirih orang yang ditendang perutnya itu. Dia memuntahkan darah, wajahnya merah dan matanya mulai keruh, bukan hanya darah yang keluar, cairan bening dan kuning juga keluar dari mulut orang itu pertanda ada masalah pada organ bagian dalamnya.


Nagata berjongkok, dia mencengkram kuat wajah pria itu sambil menatapnya dengan tatapan pembunuh.

__ADS_1


"maaf katamu??? Perbaiki dulu kesalahan dan kelalaian kelompok mu bajingan sialan, kenapa mengurus satu orang kepala kepolisian bau kencur saja kau tak sanggup!!" Umpat pria itu sambil mendorong pria di depannya dengan angkat kasar. kepalanya membentur lantai sampai berdarah.


"Bos mohon maaf menyela, tetapi ini darurat, anda harus segera melihatnya Bos!!!" Pinta ketua tim IT Big Mouse tersebut. Pria bertubuh kurus dengan kacamata tebal dan tato tikus besar yang tercetak jelas di lehernya.


Nagata menarik nafas dalam dalam dan membuangnya dengan kasar, meredam emosinya dan menahan dirinya untuk tak mengamuk walaupun setelah ini ia bisa memastikan kalau semua orang di dalam ruangan itu akan habis di tangannya.


Nagata mengambil tissue, mengusap kedua tangannya sampai bercak darah itu bersih. Membuang tisunya ke wajah anak buahnya dan berjalan menghampiri pria kurus yang sering disapa Nino itu.


" Ada apa kali ini!?" Tanya pria itu sambil menepuk leher Nino dengan keras. Pria cungkring itu hanya gemetar ketakutan. Sekalipun dia tau kalau Nagata tak akan membunuh atau menghajarnya karena dia sangat berguna bagi kelompok, tetap saja Nino tak bisa berbuat macam-macam di kelompok itu.


Tubuh cungkringnya berhasil menyelamatkan dia dari amukan Nagata. Nagata tentu tak ingin rugi dan harus mencari ahli IT sehebat Nino karena pria itu mati di tangannya.


"ID lain masuk dan membobol sistem kita tuan, entah apa yang mereka cari tetapi sepertinya mereka mengorek informasi tentang kapsul Black Dragon, tim sudah memblokir sistem mereka dan membalas serangan dan kami menemukan dalangnya!" Ucap Nino dengan suara gemetar sambil menunjukkan serangkaian data pada Nagata.


"Siapa!?? SIAPA LAGI YANG BERANI MENGUSIK BIG MOUSE!!!" Pekik Nagata dengan rahangnya yang mengeras sempurna.


Seluruh anak buah di dalam ruangan markas besar itu terdiam dengan tubuh gemetar ketakutan. Hanya mendengar suara Nagata saja sudah membuat mereka senam jantung.


"Tu..tuan yang membobol sistem kita adalah Tim Alpha!!!!" Ucap Nino dengan wajah pucat pasi saat mengetahui alamat ID pengacau itu. Dia jelas tau siapa tim Alpha karena Nino adalah mantan hacker di perusahaan independen yang terlepas dari Cornelius grup itu.


" TIM ALPHA!??? TIM ALPHA ATAU APAPUN ITU AKU INGIN MEREKA SEMUA MATI SEKARANG JUGA!!!!!!" pekik Nagata yang sudah sangat marah.


Dia berjalan dengan cepat, mengambil tongkat bisbol. Tongkat keras itu dia ayunkan pada semua tangan kanannya yang duduk berlutut di lantai. Memukuli mere tanpa habis tanpa ada perlawanan,semuanya merinding ketakutan dan tak bisa melawan pria itu.


Nino terdiam, dia menatap ayunan tongkat itu dengan mata gemetaran ," bagaimana ini? Kenapa harus tim Alpha!???"


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2