Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
35


__ADS_3

Grape terus melacak keberadaan Cherry, mereka segera melaju menuju rumah hunian yang sudah lama tidak ditempati tetapi selau dirawat dan dibersihkan dengan baik.


Grape tampak panik dan khawatir, apalagi dia sedikit banyak mendengar percakapan Cherry dan Alex sebelum penggilan itu berakhir beberapa saat lalu.


“ Philip percepat mobilnya... Cherry dalam bahaya!" pekik Grape. Jantungnya berdegup kencang tak karuan, instingnya mengatakan kalau istrinya sedang dalam bahaya saat ini. Grape, Rania, Philip dan Phineas berangkat terpisah. Phineas membawa anak buahnya untuk mengepung rumah itu. Sejak awal dia merasa curiga dengan Alex dan kejadian di rumah besar itu hanya saja dia tak bisa menemukan bukti .


Sementara itu Elton dengan angkutan miliknya sudah tiba di rumah utama milik keluarga Cornelius sejak dulu. Rumah mewah itu adalah rumah keluarga Grape yang sudah lama tak mereka tempati karena misi balas dendam yang sedang mereka laksanakan .


“ Jika sampai adikku kenapa kenapa maka kepalamu akan melayang di tanganku bangsat!!” pekik Elton. Dia menabrak gerbang pintu masuk utama rumah itu . kegilaaannya semakin menjadi , semua orang yang melihat kedatangan angkutan misterius itu berteriak histeris karena Elton mengemudi seperti orang kesetanan.


Secepat kilat dia menghancurkan taman halaman depan dan menerobos masuk ke rumah itu.


“ Dimana pria bajingan sialan itu!!" pekik si pria bersurai biru itu.


Para pelayan dan kepala penjaga keamanan dibuat terkejut dengan kedatangan Elton. Mereka pikir awalnya orang yang membawa angkutan itu adalah orang sinting , ternyata orang sinting itu adalah rekan Tuan muda mereka.


“ tu.. tuan Elton ada apa?” tanya kepala penjaga keamanan dengan tatapan takut. Dia jelas tau kalau pria itu sudah menggila maka hanya ada satu hal yang pasti akan terjadi yaitu kekacauan.


“ Dimana kepala pelayan sialan itu!!! kau sebagai kepala penjaga keamanan tetapi bisa kecolongan bangsat!!” Elton mencekik leher pria itu dengan wajah memerah karena marah. Amarahnya membuncah, emosinya tak bias dia kendalikan.


“ Pa... pak Alex pasti sedang di ruangannya tuan... saya.. saya...


“ Tu... tuan apa tuan mencari pak Alex di... dia....” Nani ternyata belum pulang, rasa bersalah menghantui pikirannya, baru saja dia ingin menemui kepala penjaga keamanan untuk memberitahukan kejadian yang dia saksikan tadi ternyata di saat yang sama elton pria yang dia kenal sebagai supir angkot teman pemilik rumah itu datang ke tempat itu.


Nani berdiri dengan tubuh gemetaran sambil menunjuk ke arah taman depan ,” di.. dia pergi kesana, Cherry juga pergi kesana pak, rekan saya pergi mengikuti Pak Ale memasuki taman itu, ta... tadi saya melihat dia menyeret rekan kami ke dalam taman, sudut paling kanan,” jelas Nani dengan suara gemetaran.

__ADS_1


Elton tak bisa menunggu lama, dia berlari sekuat tenaga menuju sisi bagian kanan taman itu dengan wajah panik, dia memasuki bagian seperti lorong bunga, dia masuk semakin dalam hingga menemukan jalan buntu,” buntu?” pikir Elton, namun matanya sangat jeli, dia melihat bracelet Cherry menyangkut di bagian pojok kanan atas tempat itu. Pria itu menarik sulur tanaman yang menutup pintu dan tampaklah pintu rahasia di balik tempat itu.


Elton masuk dan membuka pintu itu dengan kasar, matanya terbelalak saat melihat ruangan luas dengan ranjang besar di tengahnya.


Krakkk....


“ ponsel cherry...” gumam pria itu saat dia melihat ke bawah kalau benda yang dia pijak barusan adalah ponsel gadis itu.


“ Sial... kemana Cherry di bawa...”kesal Elton. Dia menatap seluruh ruangan dan matanya tertuju pada pintu yang terhalang dengan sepatu milik Cherry.


“ Cherry...” elton menghampiri tempat itu , dia membuka ruangan itu dengan kasar bahkan saking kasarnya pintu itu dibanting sampai rusak.


“ Cherry dima..... astaga apa apaan ini!!” Elton terkejut bukan main saat melihat kondisi ruangan itu. Di sudut ruangan itu ada Cherry yang sedang membalut lukanya dengan kain seadanya setelah bertarung sengit dengan Alex beberapa saat lalu. Punggung gadis itu mendapat sayatan besar dari pisau yang di layangkan Alex ke tubuhnya.


“ Cherry.......


“ kak... hiks hiks hiks.....” Cherry bangkit berdiri sambil menutupi tubuhnya dia menangis dan memeluk Elton . Ketakutannya berkumpul menjadi satu, tubuh gadis itu gemetaran, rasa sedih dan takut yang sejak tadi dia tahan akhirnya tumpah dalam pelukan Elton. Pria itu bisa merasakan tubuh Cherry yang gemetaran ketakutan.


Kejadian sebelum Elton datang tadi cukup menegangkan, Cherry dan Alex terlibat pertarungan satu lawan satu dengan proporsi tubuh yang jelas berbeda. Meski demikian siap sangka cherry petarung yang curang. Gadis itu memukul titik titik lemah pria itu membuatnya ambruk.


Jika Alex menyerangnya dengan otot,maka Cherry menyerangnya dengan otak dan dia berhasil menumbangkan pria itu meski sekujur tubuhnya terluka dan dia hampir diperkosa oleh penggila **** itu.


Pakaian Cherry di robek oleh pria itu, tetapi Cherry dengan insting bertahan hidupnya menyerang jamur pria itu dan membuatnya tumbang saat itu juga dengan jamur yang menggantung karena dia membuka celananya sendiri ingin menggagahi Cherry. Jika tidak entah apa yang sudah terjadi pada gadis itu saat ini.


Elton tau pasti gadis itu mengalami trauma yang berat, dia sudah bertahan samapi sejauh ini hanya untuk menyelamatkan gadis yang menghina dirinya.

__ADS_1


Pria itu memeluk Cherry dengan hati hati,” tenanglah kakak disini, kau sudah melakukannya dengan baik cherry, tenanglah tak apa,” ucap Elton dengan lembut.


Cherry menangis sesenggukan, bayang bayang wajah Alex yang hendak memperkosa dirinya terus menghantui kepala gadis itu . setelah berhasil melumpuhkan Alex, yang tersisa bagi gadis itu adalah trauma akibat kejadian mengerikan ini.


Di saat yang sama, Phineas dan timnya masuk ke dalam ruangan tersembunyi itu, mereka langsung mengamankan semua korban dan juga pelaku. Beberapa gadis dalam ruangan itu telah diidentifikasi sebagai orang hilang dan ini memberikan angin baru bagi penyelidikan yang sedang ditangani oleh Phineas.


“ Bawa para korban dan berikan perawatan, dan bajingan sialan itu, bawa dia ke markas, aku belum selesai dengannya,” ucap Phineas.


Elton memangku Cherry dengan kedua tangannya, gadis itu masih menangis sesenggukan, tubuhnya kini ditutupi oleh jaket pria itu.


“ tenanglah tak apa, kami sudah datang, kau melakukan hal yang benar...” bisik Elton yang terus berusaha menenangkan gadis yang dia anggap sebagai adiknya itu.


“ Cherry....” Suara panik Grape terdengar di telinga mereka. Pria itu melihat Cherry yang berada dalam pangkuan Elton, dia hendak berdiri dari kursi rodanya, tapi kakinya sangat sakit dan tak bisa berdiri.


“ Cherry.... kau baik baik saja?” Grape sontak berusaha untuk berdiri hingga..


Brukk...


Dia terjatuh di atas tanah , lagi lagi kakinya tak bisa diajak bekerja sama, pria itu memukuli kakinya, pikirannya kalut, dia tak bisa berdiri bahkan hanya sekedar untuk menemui Cherry.


“ akhhhh sialan.... kaki sialan......” umpat pria itu sambil memukuli kedua kakinya.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2