Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
54


__ADS_3

Cherry berjalan dengan perlahan sambil menggenggam sepotong kayu. Dia mendekati mereka dengan mata yang tertuju pada Lina dan adik kecilnya yang berada dalam genggaman tangan kedua pria itu.


"Aku akan mendekat jadi kumohon lepaskan mereka!!!" ucap Cherry yang berusaha untuk tetap tenang meski dia sudah sangat ketakutan sekarang. Tangannya bergerak ke belakang dan merogoh tasnya, "Sial, aku harus mengikuti mereka, tapi pasti Grape dan yang lain akan mencariku, bagaimana ini apa yang harus kulakukan!!!??" pikir Cherry.


"Ponsel!!! aku harus membawa ponselku!!!" batin Cherry.


Karena gang itu tampak kurang pencahayaan, tangan Cherry bergerak dengan leluasa mengambil ponselnya dan menyelipkan benar itu ke dalam celananya di bagian belakang.


"Simpan disini, jangan sampai ketahuan!" pikir Cherry.


"Apa mungkin mereka ini adalah sindikat penculik itu!!!??" pikir Cherry sambil menatap mereka dengan serius. Tangannya terus merogoh rogoh tasnya di belakang, sedangkan kakinya terus berjalan mendekati mereka. Tanpa sengaja dia menjatuhkan gelang pemberian Elton yang belum sempat dia pakai setelah pria itu pamit dar rumah sakit seminggu lalu.


Cherry terus berjalan sampai dia mendekati kedua pria itu.


"lepaskan mereka maka aku akan mengikuti kalian!!" ucap Cherry sambil mengangkat kedua tangannya dan melemparkan pentungan itu ke sembarang arah.


Si gigi emas dan pria rambut panjang itu saling melirik, mereka tersenyum sambil menatap Cherry dengan sinis. Cherry paham maksud tatapan mereka, "Cihh aku tau aku dan kedua anak ini tidak akan lepas dari kedua pria busuk ini, tapi tak apa aku akan mengikuti permainan kalian, dengan begini aku bisa tau apa yang terjadi pada anak anak ini dan kemungkinan Alvaro dan Hansel juga ada dalam kungkungan mereka, aku harus mencari tau, satu satunya cara adalah masuk ke dalam lingkungan mereka, syukurlah aku masih membawa ramuan itu," pikir Cherry.


Sebutan terlalu berani mungkin sangat cocok disematkan dalam nama gadis berambut biru ini. Dengan begitu berani dia mempertaruhkan nyawanya hanya untuk mencari tau apa yang terjadi pada anak anak itu. Gadis licik dan pintar yang orang orang tak tau kemampuan seperti apa yang selama ini dia pelajari dari mendiang sang Ibu yang meninggal tepat di depan matanya.


"Misi satu, penyamaran sebagai gadis lugu dan naif !" batin Cherry yang tangannya sudah menyuntikkan sebuah cairan injeksi di punggungnya . Karena Cahya yang minim kedua pria itu tidak menyadari perubahan pada warna rambut dan bola mata Cherry. Warna rambut dan bola mata Cherry berubah menjadi hitam setelah dia menyuntikkan cairan ramuan resep dari sang ibu yang baru berhasil dia racik secara diam diam di rumah sakit.


Suntikan itu dia buang disana"Ku harap seseorang yang paham menemukan benda ini, terutama jika kak Elton memang saudara ku,dia pasti akan paham dengan kegunaan ramuan darurat ini!"pikir Cherry.


"Aku... aku akan ikut tapi lepaskan mereka!!" pinta Cherry dengan tatapan takut dengan tangan gemetaran sambil menatap mereka berdua.


Kedua pria bertubuh besar itu tersenyum puas. Pria berambut panjang itu menyerahkan adik Lina pada pria gigi emas itu.


"Bodoh!!!"ucap pria itu sambil mengangkat pentungannya dan...

__ADS_1


Bughhhh....


Kepala Cherry di pukul dengan pentungan kayu itu.Dalam sekali ayunan, Cherry ambruk di atas tanah tak sadarkan diri karena di pukul di bagian punggung.


Pria berambut panjang itu mengangkat tubuh Cherry," Bro kita dapat mangsa terbaik, si bos pasti akan senang, tuan Nagata akan puas dengan gadis pesanannya ini, sesuai dengan tipe si hidung belang itu hahahhahaha....." Si rambut panjang tertawa terbahak-bahak.


"Shhh diamlah, sebaiknya kita cepat sebelum si dalton berengsek itu berhasil melacak kita, dia bergerak sangat cepat, tak bisa di suap seperti kepala kepolisian sebelumnya, aku takut kita sudah dilacak!" ucap si gigi emas.


si rambut panjang mengangguk setuju, mereka berdua pergi dari lokasi itu sambil membawa tubuh Cherry dan kedua anak dalam genggaman mereka, masuk ke dalam mobil grandmax dan pergi dari sana tanpa sepengetahuan siapa pun.


Cherry mengerutkan keningnya, dia merasakan sakit yang amat sangat di punggungnya, sepertinya luka di punggungnya kembali terbuka karena pukulan pria kasar itu.


"Sialan padahal aku baru pulang dari rumah sakit dan dia memukul punggung ku!!!" kesal Cherry yang ternyata hanya berpura pura pingsan.


"Pukulan seperti itu tidak akan membuatku pingsan, bahkan luka lebar dan dalam saja tidak mempengaruhi kesadaranku meski aku akhirnya dirawat selama dua Minggu di rumah sakit, haihh kali ini aku akan dirawat berapa lama!?" pikir Cherry.


"Aku harus mengungkap organisasi mereka, sudah terlalu meresahkan banyak orang!!!" pikir gadis yang terlalu naif dan gila sama seperti seorang pria yang sedang berada di belahan bumi lain yang menghadapi panasnya sinar matahari di siang hari yang cerah.


"Yaaaahhooooo....." teriak Elton yang berayun kesana kemari seperti orang yang sudah bosan dengan hidupnya. Pria itu berayun dengan tali tambang yang diikat di tubuhnya dan ditahan di bagian paling puncak gedung itu hanya untuk mengukur dan membuat desain terbaik untuk gedung Kedutaan besar luar negeri di negara daun maple itu.


Semua orang melihat kegilaan Elton si kadal biru, mereka hanya bisa geleng-geleng kepala melihat pria itu tidak menyayangi nyawanya padahal mereka tidak tau kalau Elton sudah memastikan semua keamanan sebelum dia nekat melakukan itu.


"Ya Ampun aku melihat Avatar sedang berayun ayun di gedung kedutaan besar luar negeri, bagaimana bisa dia begitu nekat hanya untuk desain sebuah bangunan!!??" para penduduk yang menyaksikan itu mulai berbisik bisik.


"Pantas saja dia disebut sebagai si gila dari Inggris, si kadal gurun dari Mesir dan si tangan dingin, dia tak peduli dengan nyawanya dan melakukan banyak hal ekstrim dalam pekerjaannya!"


Sementara itu Elton yang sedang berayun menikmati angin kencang yang menerpa wajah tampannya.


puk...puk...

__ADS_1


"Huh... untung pakai helm hahahahha....." Celetuk Elton sambil menepuk helm biru di kepalanya untuk menghindari terpaan angin yang begitu kencang.


"Aku harus selesai hari ini dan pulang ke rumah, aku bosan bekerja disini, aku mau menemui adikku dan membawanya ke rumah yang sudah ku desain!!" gumam Elton yang sudah merencanakan perayaan pertemuannya dengan sang adik.


Namun saat mengingat Cherry, jantung pria itu tiba tiba berdegup kencang seolah mengatakan bahwa adiknya butuh bantuan dari dirinya.


"Sial kenapa aku malah khawatir? jantungku berdegup kencang, apa yang terjadi? kenapa aku mengkhawatirkan Cherry!??" gumam Elton sambil menepuk nepuk dadanya.


"Sialan... ada apa ini!!!!" kesal Elton yang tak bisa menghalau pikirannya dari Cherry.


"CK... Hei naikkan aku ke atas!!!!" teriak Elton yang tak lagi bisa fokus Karena memikirkan Cherry.


"Pokoknya ukuran sudah dapat, aku tinggal desain saja, aku penasaran dengan keadaan adikku!!" ucap Elton.


Sementara itu di negeri dimana mereka semua tinggal, Grape, Phineas, Philip dan Rania sedang berusaha mencari tau keberadaan Cherry.


Mereka berpencar mencari Cherry namun Grape dibiarkan di rumah kalau kalau gadis itu kembali ke rumah.


Grape membuka komputer nya berusaha melacak Diaman keberadaan Cherry.


"Cherr dimana dirimu!!!" pikir Grape namun tiba-tiba lampu rumah dan seluruh kota mati saat dia berusaha melacak Cherry.


"Sial apa apaan ini!!!"


.


.


.

__ADS_1


like vote dan komen 🤗


__ADS_2