Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
190( Serangan Pertama Big Mouse)


__ADS_3

Ziora berjalan berlenggak lenggok memasuki Mystic Bar dimana markas Big Mouse berada. Dengan wajah dipoles bedak dan pakaian kurang bahan yang selalu berhasil membuat orang yang melihatnya bersumpah serapah dia berjalan dengan elegan seolah dia harus diperlakukan khusus oleh organisasi itu karena beberapa kali menjadi teman ranjang Nagata.


Padahal dia tidak tau Nagata orang seperti apa, seorang Big Boss yang bahkan bisa membuang istrinya tanpa tau bagaimana nasibnya sampai saat ini.


Dengan bangga Ziora masuk kesana, senyuman sumringah tergambar jelas di wajah wanita itu seolah dia baru saja mendapatkan hadiah besar. Sebuah dokumen yang disimpan dalam amplop cokelat persegi panjang dibawa olehnya dengan bangga.


" ini akan jadi alat balas dendam yang paling berpengaruh, tunggu saja Grape aku akan mendapatkan dirimu kembali, dan kau wanita sialan, akan habis di tanganku, beraninya kau membalas pesanku!" geram Ziora.


"Coba saja mendekati suamiku, aku ingin lihat bagaimana ulat bulu telanjang seperti dirimu diserang oleh ulahmu sendiri, hahhha ini akan menyenangkan Ziora Yabes!!!"


Sehari yang lalu, Cherry yang tak pernah membalas pesan yang di kirim Ziora memberikan balasan menohok pada wanita itu. Begitu membaca pesan tersebut, Ziora langsung naik pitam, amarahnya membuncah dan merasa kalau harga dirinya diinjak injak oleh perempuan yang dia anggap lebih lemah dari dirinya.


"Tapi bagaimana dia tau nama belakangku!?" pikir Ziora.Tetapi dia adalah Ziora yang naif, bukan masalah besar baginya darimana Cherry tau nama belakang perempuan itu, yang jelas dia sudah mendapatkan semua informasi tentang mereka melalui mata-mata yang dia kirim untuk mengawasi Keluarga Cornelius.


Langkahnya semakin cepat, dia berjalan menuju ruangan dengan tulisan 'AKSES TERBATAS', di saat yang sama, Nagata keluar dari dalam ruangan itu dengan wajah geram dan nafas naik turun, lagi lagi percikan darah segar menodai pakaiannya, sepertinya pria psikopat ini tak akan bisa hidup tenang jika tidak melukai orang lain.


Sebuah kotak hitam juga dibawa bersama anak buahnya," Bagikan ke setiap orang, pastikan mereka semua bersenang-senang malam ini,j dan jangan lupa tagihannya, kita akan memeras darah Alchemis sebagai penawar nya!" ucap Nagata seraya melirik box hitam berisi Kapsul Black Dragon nama asli kapsul hitam yang sedang diteliti oleh Phineas dan yang lainnya.


"Baik tuan, lalu penawar nya!?" tanya mereka.


" Akan didistribusikan besok, kita buat kekacauan di negeri ini, kita hisap darah semua keturunan Alchemis sampai mereka mampus hahahhaha..... terutama perempuan sialan itu, heh... beraninya seorang kopral cengeng mengusikku, aku akan membuatmu menikmati hidup seperti di neraka!" geram Nagata. Langkahnya semakin besar, dia berjalan dengan tubuh tegap dan tatapan tajam.


Ziora yang melihat Nagata tiba langsung menghampiri pria itu dan spontan memeluk lengannya dengan erat seraya tersenyum mengusap usap lengan pria itu.


" Honey mau kemana,ada yang ingin ku bicarakan!" ucap Ziora sambil memberikan amplop itu pada Nagata.


" Apa ini?" tanya Nagata dengan nada dingin.


" Semua data tentang Kepala Kepolisian dan Kopral itu, ternyata dia saling berhubungan dengan Grape, pria yang kutunjukkan waktu itu, " jelas Ziora singkat.

__ADS_1


Nagata terlihat tertarik, dia mengambil amplop itu lalu membuka isinya. Mulai membaca dan menemukan beberapa informasi baru tentang Phineas dan Sarah juga teman-teman mereka.


"Kenapa ada informasi tentang anak!?" tanya Nagata saat melihat dua nama anak kecil sebelum dia membuka halaman selanjutnya yang berisi foto Hansel dan Alvaro.


Dia menatap wajah Alvaro, anak yang jelas dia temui di apartemen Phineas beberapa hari lalu, namun dia sangat tertegun ketika melihat wajah Hansel yang persis seperti dirinya saat dia masih kecil.


" Anak angkat, dari informasi yang kudapat, mereka adalah anak angkat perempuan sialan itu, anak-anak yang seharusnya dulu masuk dalam perdagangan tetapi digagalkan oleh pembuat onar ini,i seharusnya anak-anak itu sudah menghasilkan uang tetapi malah digagalkan, dan yang lebih mengejutkan lagi, Kopral wanita itu juga salah satu tawanan si Bon-bon agen yang menawarkan budak untuk Big Mouse!" ucap Ziora dengan senyum sumringah.


Dia berharap Nagata akan senang dengan kabar ini sebab mereka mendapatkan kelemahan mereka. Tetapi apa yang dia harapkan tak sesuai dengan realita. Bukannya mendapat wajah bahagia Nagata,wanita itu justru diserang dengan tatapan tajam dan menyeramkan psikopat itu.


"Pergi!!!" satu kata penuh tekanan dan amarah yang berusaha diredam keluar dari mulut. Agata.


Ziora terbelalak bahkan para pengawalnya pun ikut terkejut. Tak pernah Nagata memperlakukan Ziora seperti itu.


" Sa...sayang a..ada.. apa? aku hanya ingin menawarkan kerja sama, aku yakin kita punya musuh yang sama, kau hancurkan wanita itu maka aku akan bantu membawa si kopral perempuan itu!!" ucap Ziora dengan tawaran menariknya.


"Kita bisa mulai dengan menculik anak anak ingusan itu, mereka juga tak berguna, untuk apa memungut sampah tak bergun... hmpekkk.....akhhhhhh......


Brukkkh....


" Sialan, sejak kapan organisasi kami memasukkan anak kecil dalam target nya hah!!!???" Nagata mencampakkan wanita itu sampai Ziora terjerembab ke atas lantai dan berhasil melukai lututnya sendiri.


" Na..Nagata apa yang akhh.... sakit!!!!" pekik Ziora merintih kesakitan.


Nagata tak peduli, dia berjalan melewati Ziora begitu saja dengan hati yang kacau. Pria itu beranjak dari sana, pergi dengan wajah masam menuju rumahnya yang terletak tak jauh dari tempat tersebut.


Mobil yang dibawa Nagata tiba di sebuah rumah yang cukup mewah tetapi sangat gelap dan terkesan horor. Para penjaga berdiri di sekeliling rumah itu dan memastikan semuanya aman.


Nagata berjalan dengan cepat sambil memijit kepalanya," aku tidak mau diganggu, apa pun itu!" tegas Nagata pada anak buahnya.

__ADS_1


Pria itu memasuki rumahnya dan berjalan menuju kamarnya. Melepaskan kemejanya dengan kasar dan sabuk pinggangnya juga dilemparkan begitu saja. Tampak banyak bekas luka di tubuhnya, bekas luka jahit dan tusuk yang malah diberi tato untuk menutupi nyam


Brukkk...


Pria itu duduk di atas sofa sambil menatap foto Alvaro dan Hansel. Hatinya berkecamuk, gejolak panas dalam dadanya semakin menjadi-jadi. Tangannya mengusap foto itu dengan mata sendu" Apa ini anak anak kita sayang? apa ini mereka? anak-anakku?" suaranya terdengar lirih.


" dimana kau sekarang? dimana keberadaan mu sekarang? maafkan aku... maafkan aku telah meninggalkan kalian.... aku... tidak bisa berbuat apa-apa... jika aku tetap mempertahankan kalian....maka mereka akan membunuh kalian... sudah lima tahun berlalu dan aku masih belum bisa menemukan posisimu, " matanya menatap ke arah sebuah figura pernikahan yang sangat romantis.


Dalam foto itu, Nagata memeluk sang istri dengan begitu mesra. Di samping figura itu, ada foto keluarga dimana Nagata, istrinya dan kembarannya serta Alvaro sedang merayakan ulang tahun pertama Alvaro sekaligus perayaan kehamilan istrinya yang ke tiga bulan. Sungguh sebuah kenangan yang hangat tetapi semua hancur sejak orangtua Hong bersaudara menentang pernikahan Nagata dan istrinya.


Nagata dengan terpaksa meninggalkan mendiang istrinya karena mendapat ancaman, dia meninggalkan kenangan yang buruk bagi Alvaro dan mendiang istrinya.


Setelah meninggalkan mereka, kehidupan mereka hancur, bukannya selamat, Istri Nagata malah jadi sasaran orangtua Nagata yang tak Sudi memiliki garis keturunan dari orang biasa, orangtuanya mengharapkan Nagata yang 'normal' menikah dengan bangsawan dan keturunan kerajaan, inilah alasan Nagata selalu memburu keturunan Alchemis.


Tetapi sampai saat ini baik Nagata maupun Nathama tak mengetahui keadaan mereka di luar sana, padahal istri Nagata meregang nyawa di tangan ayah pria itu sendiri.


Pria itu duduk melamun disana sambil memeluk foto-foto itu. Semuanya telah hancur bahkan hidupnya terus menerus dipenuhi dengan teror dari keluarga nya.


Sementara itu di tempat lain,


Brakkk....


Suara meja yang dipukul dengan sangat kuat menggema di dalam ruangan Phineas setelah dia menerima kabar buruk tentang adiknya.


" Bagaimana bisa Sarah diculik!!!!!" pekik pria itu dengan wajah geram.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 🤗


__ADS_2