Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh

Setan Kecil Tuan Muda Lumpuh
84


__ADS_3

Suara kicauan burung di pagi hari terdengar begitu tenang. Sang mentari kembali menyinari bumi Pertiwi pertanda hari baru dimulai.


Cherry dan Grape memeluk Alvaro dan masih terlelap dalam tidur mereka yang nyenyak. Tanpa mereka sadari Hansel si bocah nakal sudah berkreasi dan membuat karya seni yang begitu luar biasa indah di wajah mereka.


Senjata andalannya adalah spidol warna yang dibelikan Philip untuk dia dan Alvaro.


"Heheh... mommy Cheli cantik, byutiful heheheh..." celetuk bocah itu sambil menggambar bunga di pipi kiri dan kanan Cherry menggunakan spidol warna . mencoret coret alis Cherry dan melukis kening gadis itu sesuai dengan imajinasinya.


Tangannya tak berhenti disana, dia berpindah dan mencoret coret wajah Alvaro dengan gambar tanduk di kepalanya," Abang seperti iblis, heheheh telus malahin ancel, Abang galak sepelti setan!!" Celetuk bocah itu sambil menggambar kumis di wajah Alvaro, taring di bibirnya dan bercak bercak merah di wajahnya yang dia gambar kan sebagai monster.


"Bang Monster!! grahhhhhwww celam kalau malah!!" celetuk bocah itu sambil meniru monster.


Setelah berkarya di wajah Alvaro dia berpindah ke wajah Grape.


"Daddy hensem mau digambal bunga bunga uga cepelti mommy byutiful!!" celetuk bocah itu. Sambil bergumam gumam anak yang super aktif itu menggambar bunga di wajah Grape. Membuat seolah alis tebal pria itu adalah tanah untuk tempat tumbuhnya bunga dan melukis kupu kupu di pipinya.


Dia tersenyum sumringah setelah menggambar benda benda itu di wajah mereka. jangan salah, bukan hanya mereka bertiga yang jadi korban, keempat manusia yang tinggal di rumah itu juga jadi korban.


Elton, Philip, Phineas dan juga Sarah jadi kanvas lukis si bocah aktif lima tahun ini. Bagaikan tak lelah, dia terus melukis kesana kemari sejak bangun jam empat pagi tadi.


Merasa ada yang mengganggu tidurnya, Cherry terbangun dan menatap seisi ruangan dan dia mendapati Hansel sedang berbaring di atas lantai sambil mencoret coret kertas berisi gambar grafik yang entah milik siapa.


"Ya ampun Hansel, kenapa di lantai nak!?" panggil Cherry.


Bocah itu menoleh. Betapa terkejutnya Cherry saat melihat wajah Hansel yang belepotan dengan tinta warna dan gambar gambar aneh yang dia lukis sendiri di wajahnya.


"Pftthhh bwahahahahahha.... astaga nak ada apa dengan wajahmu !? hahahha...." Cherry tertawa terbahak bahak saat melihat wajah Hansel yang penuh dengan coretan.


"hahaha...ancel gambal mommy!!" celetuk bocah itu sambil tertawa bahagia dan menunjukkan semua gambar yang dia buat. tanpa ragu dia malah memanggil Cherry dengan sebutan itu.


Cherry terdiam sejenak saat Hansel memanggil dirinya dengan sebutan itu, sebentar dia berpikir apakah dia pantas untuk menyandang nama itu. Panggilan ibu dari seorang bocah kecil yang kekurangan kasih sayang, apa Cherry sanggup mengemban tugas menjadi seorang ibu?


Di saat yang sama Alvaro Dan Grape terbangun, " Ada apa sayang?" tanya Grape sambil menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya kamar.


Cherry menoleh, dia baru sadar kalau Alvaro dan Grape juga jadi korban si bocah itu.

__ADS_1


"pffth bwahahahahha.... astaga wajah kalian ahahaahhaha....." Cherry tertawa terbahak bahak melihat betapa lucu wajah Grape dan Alvaro akibat ulah Hansel.


"Hahahaha.... sayang wajahmu juga..." ucap Grape.


segera Cherry menatap ke cermin di lemari samping tempat tidurnya.


Dia tertawa melihat wajahnya yang dipenuhi dengan gambar bunga itu.


"Ya ampun hahahaha... wajahku jadi taman bunga hahahahha Hansel kamu nakal ya!!" Celetuk Cherry yang tertawa bahagia dengan ulah bocah itu.


Alvaro menatap Cherry dan Grape, lalu melihat wajahnya di cermin," Ummm? ini gambar apa Hansel??" tanya anak itu sambil menatap Hansel yang duduk anteng di atas lantai.


"gambal iblis, monstel jahat, Abang kan suka malah malah sama ancel, graaawrrhhhhh Abang celam!!!" celetuk bocah itu.


Betapa tidak tahannya para orang dewasa yang melihat kelakuan bocah itu. Di saat itu Philip, Phineas, Elton dan Sarah yang mencari pembuat onar itu masuk ke kamar Cherry dan Grape dengan wajah penasaran saya mendengar tawa mereka.


"hahahahahaha....." mereka semua tertawa mendengar celetuk bocah kecil itu.


Alvaro sendiri Samapi garuk garuk kepala karena ucapan adiknya.


"lah kalian juga kak!?" ucap Cherry saat menatap para paman dan Tante yang datang ke kamar itu dengan wajah penuh coretan dari Hansel.


"Bisa bisanya dia melukis wajah ku seperti badut hahahah.... apa aku ini badut!?" celetuk Philip dengan wajah badut nya.


"Hahaha memang cocok!" ucap mereka sambil tertawa.


"Semuanya kita ambil gambar!" usul Phineas yang siap dengan kameranya.


"biar saya yang ambil" ucap Sarah.


"Nggak perlu, masuk sani sama anak anak!" ucap Elton sambil menarik Sarah ke tengah tengah dan duduk bersama yang lain.


Phineas mengambil foto bersama," satu dua say Cheese!!!" seru pria itu


"Cheese!!!" seru mereka.

__ADS_1


Keseruan pagi mereka tentu membuat siapa pun iri, tawa dan bahagia yang begitu indah.


Sarah menatap mereka semua, dia merasa diterima di keluarga itu. padahal dia yang membuat Cherry dan Grape mengalami hal tak mengenakkan di masa lalu, tetapi mereka menerima gadis itu dengan baik.


" Ehh ada beri heboh!!!" terik Philip saat dia memeriksa ponselnya. Semua menatap ke arah pria itu, sedang Grape hanya memperhatikan sambil tersenyum tipis. Cherry menatap wajah suaminya," ada apa?" bisik Cherry.


"Ada kejutan sayang," balas pria itu.


Philip menyalakan televisi di dalam kamar itu dan masuk ke channel berita nasional.


"Berita pagi ini, Nyonya Amira Raharja dan Viona Raharja ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penjualan manusia yang melibatkan seorang kopral wanita berinisial S yang merugi karena ulah keji wanita pendatang di keluarga Raharja, seluruh bukti telah diajukan ke pihak berwajib dan kini kedua tersangka telah diamankan ke pihak kepolisian, Kopral wanita yang mendapat ancaman fisik dan Verbal mengalami trauma akibat pengaruh nyonya Amira yang menyuap pihak kemiliteran untuk memberhentikan penugasan kopral berbakat tersebut, selain atas tuduhan tersebut, keduanya juga ditahan dalam kasus tabrak lari yang mengakibatkan korban lakalantas satu tahun yang lalu,"


"Korban melayangkan gugatan karena tak adanya tindak lanjut atas kejadian di masa lalu dan tak ada penyesalan dari tersangka......


Mereka semua melongo mendengar berita itu. Tentu saja mereka semua menatap Grape dengan tanda tanya besar di kepala mereka.


Grape membuka kembali kasus kecelakaan yang dia alami satu tahun lalu dan menuntut Viona atas kejadian itu. Pagi ini mereka berdua di tangkap di kediaman mereka tanpa sepengetahuan tuan Raharja yang disengaja dibuat sibuk oleh Grape.


Penangkapan ini mungkin baru sampai di telinga tuan Raharja yang sedang berada di luar negeri untuk urusan bisnis palsu yang dikarang oleh Grape dalam skenarionya.


"Kena kalian!" ucap pria itu sambil menyeringai.


"Sayang apa yang terjadi!?" tanya Cherry penasaran.


"Rencana pembalasan dendam dimulai sayang, aku akan memperbaiki nama keluarga kita, Kelu Alchemis dan Cornelius akan kembali muncul dan berjaya di dunia, aku berjanji!" ucap Grape.


"Sudah dimulai!?" ucap Elton dan Philip bersamaan.


"Sejak seminggu lalu!" tambah Phineas.


"Dan nama kopral kita sedang di pulih kan!" ucap Elton sambil menepuk kepala Sarah.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen


__ADS_2